Arsip Tag: kohar

Alhamdulillah,

Alkisah ada mahasiswa Universitas Negeri Surabaya yang nyasar di bengkel baru R.A.T, dengan mengendarai Suzuki Smash keluaran 2003, meski tergolong lawas tapi motornya masik mulusss… didandani minimalis asyik dengan velg alumunium TDR Racing U-Shape dan ban Comet ramping membuat tampilan motornya sporty. Dengan membawa tas gendong besar warna hitam, syukurla isinya bukan bom hehehe, ternyata setelah dibuka, Ooo… bak kopling manual. Niat ingin pasang Kopling manual, berkonsultasi dengan punggawa-punggawa R.A.T eh,, malah diracuni virus modifikasi mesin.

“Nanggung boss, kata om ibnu sambodo kalok cumak pasang kopling tapi mesin standard itu tabu… ” kata bang Yunus asal ceplos,

“mending di port – polished sekalian mas mesinnya, biar akselerasi lebi ringan ” si jago porting, kang Wawan, menimpali.

“Atur ulang rasio kompresi mas, pakai piston ini, pasti lebih keras, deck clearances sama dengan standard tapi… ” sambung saya menyodori piston DG Daytona yang memiliki diameter 55mm dan menunjukkan kepala piston yang nonong kaya lohan.

“Noken as biar saya yang atur durasi dan lifter nya mas,” Indra si murid bapak Gandoz tepepa yang lagi asyik masyuk bubut cam unjuk bicara.

“Terus saya bagian apa…?” Kata mas donny dengan polosnya menyahut… semua menoleh dan ketawa-ketiwi liat wajah lugunya, melas.. wkwkkwkwkw

Dengan bisikkan-bisikan yang saling bersahutan, masuk kuping kiri, mau keluar dari kuping kanan, dorong lagi dari kuping kanan, mau keluar dari kuping kiri, sahut lagi… akhirnya kata-kata kami merasuk ke dalam jiwa, terlihat dari matanya yang berbinar dan liurnya yang mulai menetes tanda dia ngebeettt banget dan ga tahan godaan modifikasi mesin yang kami tawarkan.

“Oke mas, berapa yang harus saya bayar tuh… ” katanya mantab!

Akhirnya kalkulator dikeluarkan dari laci, kalkulasi dana, Mr. W sang empu motor mengeluarkan dompet, dipikir-pikir, dirasa masik cukup buat jajan di kampus, akhirnya salaman. Tosss… :) Modifikasi pun disiapkan untuk mengguncang jalanan surabaya.

bettzz… bak kopling standard dilengserkan, perangkat kopling sentrifugal di las mati dengan bobot tersisa 800 gram. Kampas kopling diganti bawaan suzuki satria 120 R dengan pir kopling dari CLD Racing.

Blok dan head di bongkar. Porting masuk dan buang tak luput disempurnakan dengan kikisan pisau tuner sebanyak 1mm total pada inlet dan minus 1mm dari packing knalpot pada lubang exhaust. Kubah ruang bakar didesain 11cc untuk menampung jenong piston racing itu. Cylinder segera di overbore, piston DG dipilih karena memiliki lapisan teflon dan jalur oli extra untuk menurunkan friksi di dinding liner, diharapkan dapat mengurangi power losses saat melakukan langkah kompresi.

Noken as didesain durasi kecil untuk harian, 260 derajat pada inlet dan 265 derajat pada outlet, tinggi angkatan klep dipatok pada kisaran 7 milimeter. Knalpot memakai buatan RAT terbaru yang dilabeli “DRAX” siap untuk memberikan efek bernouli maksimum dalam melepas gas buang.

Wruuuuummm… dengan bahan bakar premium, abah – begitu panggilan akrabnya – siap meluncur menjelajahi jalanan surabaya dengan tawa ceria dan semangat berangkat ke kampus.

Tetap Sehat-Tetap Semangat — Biar bisa modifikasi mesin tiap hari.

R.A.T MOTORSPORT

our new garage @ Raya Bypass Juanda No.1

Waru – Sidoarjo

Sms / contact us @ 085645577007

Facebook us : dragswega201@gmail.com

Kulonuwun… :) Pripun kabare sederek, sadulur se-Indonesia? Semoga baik-baik saja…

Alhamdulillah, masih diberi umur buat online lagi di tengah makin padatnya jadwal dan teriakan-teriakan temen-temen yang meminta order mesinnya segera diselesaikan (haik guaya… wkwkkw), jadi banyak yang terlewatkan n ndak sempet foto-foto dan berbagi hehehe… Tapi kali ini spesial request datang dari Meja 10, pesananya Bir Bintang, halah… itu kan kalok liat dangdut di pub :D Hehehehe..

Korek mesin, atau istilah bahasa inggrisnya : ENGINE TUNING, adalah kegiatan merubah / menyempurnakan kinerja mekanikal mesin dengan melakukan berbagai upaya dan perubahan yang dapat menambah performa mesin. Sesuatu yang sangat kami cintai dan kami lakukan untuk sesama pecinta kecepatan, meski bukan pebalap, pecinta kecepatan ini bisa saja dari sahabat-sahabat yang bekerja di kantor dan ingin memodifikasi motornya agar cepat dibawa ke kantor, ada teman-teman dari mahasiswa yang ingin motornya laju jika waktu sudah mepet untuk masuk kampus, semoga saja bukan dari penjambret yang ingin kabur dari kejaran polisi wkwkwk…

Kali ini seseorang bernama Mr. U, datang ke bengkel dengan curahan hati, “Mas, saya request trend modifikasi 2010 ala RAT, dan nanti jika orang-orang search di Google hingga anak-cucu saya, mereka bisa lihat modif mesin ini, biar saya juga kebagian pahala mas berbagi-bagi ilmu” wetzz,,, requestnya dalem banget… Kita tanya buat apa mas, pak boss menjawab, “yah buat ngantor aja, sama kalok dijalan ketemu suzuki satria FU bisa enak buat kejar-kejaran heheheh” ujarnya cengengesan.

silinder head racing jupiter z

Oke deh boss, boleh-boleh, Langsung aja serah terima motor, “mau diapain aja terserah pokoknya manteb karena ini motor sejak jaman saia muda dulu, nanti bayar belakangan kontan!” pesan pak boss. “SIAP!! Pokoknya Mur-Mer-Ceng pak boss,” jawab kami. ” Apa itu mur-mer-ceng, obat kuat?” timpalnya. Kami ketawa geli, terus kami jelaskan kalo Murmerceng itu slogan baru kami, Murah-Meriah-Kenceng hehehe :D

Motor ditinggal di bengkel , beliau pulang dengan tenang mengendarai kuda, halah… :p

Langsung mesin dibelah total, wah, jupiternya terlalu tua nih, crankcase nya udah agak oblak. Tanpa ba-bi-bu, crankcase diganti dengan crankcase baru dari Thailand, demi manjaga stabilitas puntiran kruk as, menambah torsi mesin. Kemudian rencana akan dibenamkan kruk as bawaan motor Yamaha Vega ZR dengan langkah ayunan 4mm lebih jauh daripada kruk as Yamah Jupiter Z. Daun kruk as juga membulat, dengan bobot kesetimbangan yang agak lebih berat dibanding daun model setengah bulan bawaan mesin Jupiter.

Bak Crankcase X1

Perpaduan transmisi juga diracik ulang, namun kali ini hanya gigi 4 saja yang dirubah, mengingat peruntukannya bukan di lintasan balap, dengan mengusung transmisi 20/23, membuat nafas motor di persneling top gear lebih memiliki dorongan kencang mengail topspeed.

Kelar membenahi kesetimbangan di kompartemen tengah, magnit disisakan 800 gram, dengan bobot balancer 650 gram. Kanvas kopling aplikasi milik TDR, pir kopling TDR mengawal agar tenaga mesin tidak hilang di bak kanan yang juga ditutup dengan sistem kopling manual bawaan yamaha X1 Thailand.

Mesin komplit, sekarang saatnya membenahi kompresi mesin, piston honda sonic 0v. 300 dikawal masuk ke dalam silinder blok yang sama sekali tidak terkena papasan mesin bubut. Torak Honda dipilih berdasarkan bobot yang ringan, serta dimensi yang pendek akan meminimalisir beban gesek permukaan silinder yang memberikan gaya normal terhadap piston. Meski harus ditebus dengan harga mahal, perpaduan antara piston ini dengan liner dari Honda CB membawa manfaat yang luar biasa mantabnya.

Blok Bore Up Jupiter Z 155 cc

Ruang bakar di isi spesifikasi katub dari Honda Sonic, pir katub Honda Sonic, Porting di geser ke atas sebesar 24mm. Lebih istimewa lagi, bushing penahan laju naik-turun katub direquest dari bahan albronze, dengan model ulir, begitu pula dengan bahan seating valve, menjaga suhu mesin tetap dingin dan komponen katub awet, sebagaimana riset mekanik-mekanik handal di roadrace. Sudut squish ruang bakar disetarakan dengan pelipis piston untuk memfokuskan jeram udara/bahan bakar ke arah busi.

Tidak semua berjalan mulus ternyata, Pembuatan noken as kali ini menghadapi kendala, wah… mesin bubutnya lagi rusak, setelah berjasa membantu ratusan order noken as dari teman-teman seluruh indonesia… T_T Semoga amal, ibadahnya diterima :D heheheh

Akhirnya kita berlari ke guru kita, H.Sofyan tuner DDS SPEED, yang motor drag 105cc nya baru saja menyabet podium. Kita terkagum-kagum dengan keterampilan tangan mas sofyan mengolah noken as diatas gerinda batu yang diapit ragum sangat istimewa, karena kita sendiri terbiasa bekerja dengan bantuan teknologi, ternyata dia memiliki rahasia-rahasia sederhana (mungkin karena sudah terbiasa, “Kalau kamu sudah pernah gagal dan menghabiskan noken as sebanyak 1 ember untuk praktik, baru kamu bisa” begitu jawabnya, padahal batin kami menimpali. “Kita sudah habis 1 kardus noken as om, hehehehe..” ). Setelah kami rayu-rayu, bocor juga ilmu sederhananya yang sangat mudah diterapkan hingga mampu membuat noken as dalam 5 menit, tanpa dial-tanpa mesin khusus bubut noken as, busur derajat dll heheheh… modul cara grinding noken as ini sekarang bisa kalian dapetin juga bagi yang pengen belajar bikin noken as racing sesuai keinginan tanpa harus beli yang bermerek :) Tapi kalok banyak yang rusak daripada yang jadi itu hal wajar dalam latihan lho :D

Wow, ketika jadi pun kami tidak percaya begitu saja meski beliau guru kami, hehehe.. Sorry pak guru. Beliau memang merendah, ketika ditanya hanya diberi jawaban lift noken as, tapi ketika di ukur dengan indicator dial, Subhanallah… Indahnya durasi dan lifter Noken as yang didesain dengan angkatan setinggi 7 mm dan waktu membuka spanjang 300 derajat untuk memperderas aliran udara yang masuk. Hebatnya, aliran grafik akselerasi dan deselarasi noken as nya begitu lembut, tidak kasar sama sekali. Profil noken as begitu halus, tidak terkotak-kotak, bekas gerinda batu seakan tidak ada ketika telah difinishing dengan amplas dan dipolished dengan autosol. Jika mario teguh ada, dia pasti berkata “SUPERB!!” heheheheh… Duh, jadi berharap semoga mesin bubut terbaru kami segera datang, kan ketamabahan fitur pengunci durasi dan lifter, bahkan kita bisa meng-copy noken as, jadi yang sudah ketemu kencang, kalau ada pesanan tinggal bikin sama persis durasi dan liftnya :D

Ke sisi pengabut bahan bakar, kita mempercayakan bawaan Suzuki Shogun yang direamer ulang dengan tabung skep stainless stell sebesar 20.5mm custom made, venturi dikejar hingga 24mm pada pantat karburator diselaraskan dengan 85 % dari katub masuk. Knalpot berdiameter pipa 25mm dibawa mengawal gas buang, dengan desain mengerucut dan pipa sarangan hanya sepanjang 50 milimeter dipakai untuk memberi lontaran nafas yang sengaja dibuat pendek-pendek untuk areal perkotaan.

Komputer pengapian di set up melaui remote untu mengatur kurva pengapian yang dibatasi di 12.500 RPM dengan timing 29 derajat sebelum titik mati atas. Koil bawaan YZ125 dari TDR dikawinkan guna melentikkan gelombang listrik ke elektroda TDR balistic yang dianggap dapat menghasilkan pembakaran di combustion chamber lebih bersih.

Setelah semua selesai, dan motor di-inreyen, kami telf juragan. ” Boss, waktunya tagihan!” hehehehe…

Tetap Sehat – Tetap Semangat – Biar Bisa Modifikasi Mesin Tiap Hari.

RAT MOTORS INDONESIA

Kompleks Tropodo Indah Blok N no. 26-28

Waru – Sidoarjo :: Kode pos – 61256

Contact person : 085645577007

email us : dragswega201@yahoo.com

be our facebook friend : rat motorsport, swega RAT

Assalamuallaikum warrahmatullah,
Riset diatas Dynotest bukan hanya dikhususkan untuk motor balap saja, atas dorongan permintaan pelanggan kami dan tentunya dengan itikad untuk tetap menjaga dan menjadikan kepuasan pelanggan adalah hal yang utama bagi kami, maka kami melakukan riset korek harian untuk motor new vega dan jupiter mx ini diatas mesin pengukur daya. Apakah benar korek harian murah meriah mampu memberikan perbaikan dalam hal tenaga dan torsi, dan membuktikan dengan efisiensi dana kita mampu mengembangkan motor yang bertenaga optimal dan masih nyaman untuk ke kantor, ke sekolah, pacaran, maupun kejar-kejaran kalau ada pengendara lain yang tengil di jalan hehehe…
Dan alhamdulillah, ingat hasil akhir bukanlah power mesin besar, tetapi satu kata pelanggan, “terima kasih, saya puas dengan hasil modifikasinya mas…”
Hasil Dynotest Yamaha Vega setelah Modifikasi Ringan  11 DK on wheel @ 9000 RPM & 8,97 Nm @ 8700 RPM. Karakter power band yang luas di putaran tinggi serta kenaikan tautan torsi dan tenaga yang sudah mampu didapat di putaran rendah dan tetap bertahan hingga putaran tinggi adalah sebuah ukuran mesin mampu berakselerasi cepat dan masih bernafas panjang. Untuk memperoleh itu, desain porting dan noken as yang berimbang dengan konfigurasi mesin square ( panjang stroke dan diameter piston serupa) merupakan bukti bahwa mesin square mampu membagi rata tenaga dari RPM bawah hingga atas. Untuk aplikasi perkotaan yang membutuhkan stop and go, mesin akan merespon pelintiran gas dengan baik namun lembut. Tidak ada aplikasi part racing kecuali BRT neo hyperband, untuk mengontrol pengapian pada mesin hasil modifikasi kita, kami percaya Capasitor ini mampu menunjang bunga api hingga putaran tinggi dalam kondisi mesin kompresi tinggi dengan stabil, dapat dilihat kurva tenaga masih terjaga hingga RPM 10.500 dengan angka mendekati 10 dk. Jauh di angka standard tenaga Yamaha Jupiter-Z yang hanya sanggup bertarung hingga power 6,95 dk di 7.500 rpm, dan kami beruntung bisa diberi kesempatan mengembangkan mesin 60 % lebih besar dari bawaan pabrikan. Alhamdulillah, hasil inilah yang membuat pemiliknya bangga mengendarai motornya saat ini. Terima kasih atas kepercayaannya untuk meriset bersama kami, saudara.

Spesifikasi modifikasi :
Head work : Light Port inlet – polished outlet, Polished combustion chamber, Camshaft customized by RAT 5.9mm lobe lift, Piston kawasaki KAZE R 0v. 1mm , cylinder block mill 0.80 mm, Clutch Suzuki FR 80, spring yamaha RX-S, Balanced reduction 300 grams, Free Flow customized by RAT , BRT hyperband ignition control, Denso Iridium Spark Plug, Fuel used Pertamax.

All modification by RAT Motors INDONESIA

TROPODO INDAH BLOK N no. 26-28

WARU – SIDOARJO

085645577007

mail us : dragswega201@yahoo.com

Begitu pula dengan motor yamaha jupiter MX ini, bukannya tanpa penderitaan, hehehe… dengan budget terbatas sang empu memohon motornya untuk dapat mampu mengimbangi vixion. Permohonan yang masih masuk akal dengan budget yang disodorkan, maka modifikasi kami fokuskan pada pengembangan cylinder head, merubah diameter klep dengan dimensi lebih besar adalah aplikasi pertama yang kita lakukan, sementara bore up kit dari vixion kita usung ke dalam mesin jupiter mx untuk mencari keuntungan dari diacyl cylinder. Karena nantinya mesin motor ini akan sering dipakai ke luar kota, beliau hanya ingin jika bertemu vixion mampu berjaban. Dan meski peningkatan 23 % tenaga ini masih kalah oleh cantuman brosur motor vixion, namun di jalan, beliau mampu membuat vixion harus membuntuti lampu belakangnya  terus.  Just remember to be safety on road sir…

Spesifikasi modifikasi :
Head work : Port inlet – outlet , polished outlet, Valve inlet – outlet taken from Suzuki F150, Camshaft customized by RAT 5.9mm lobe lift, Bore Up 150 cc with vixion kit, Exhaust system customized by RAT, Clutch AHM, Head mill 0.7mm, Ignition control REXTOR adjustable.

All modification by RAT Motors

TROPODO INDAH BLOK N no. 26-28

WARU – SIDOARJO

085645577007

mail us : dragswega201@yahoo.com

facebook : swega RAT, indra matamera, wawan RAT

Blok Bore Up Mio

Bore Up Mio

Alhamdulillah,

Wanita memang ngga mau ketinggalan, dan pabrikan yamaha motor Indonesia sudah mengantisipasinya. Dengan menurunkan tunggangan bernama MIOBI, Halah… kok malah nyerempet2 kesitu… Nganu, maksud saya motor yamaha Mio memang diluncurkan untuk menanggapi era modernisasi, dan bagi orang-orang yang modis, dinamis dan mobilitas tinggi tapi anti repot. Dengan slogan yang sering dibanggakan pemakainya ” HARI GENEEE MASIH OPER GIGI?!” menyentil keras pengguna motor-motor “kuno” di jalanan. Tapi pengguna motor bebek pun bisa dengan mudah mencela pemakai motor matic, apalagi yang sudah kena korek harian didalam mesinnya oleh RAT Motorsport, ehm.. ehm.. Beettzzz langsung diangkat-angkat, wheelie di gigi 1 , masuk 2 , njemping, masuk 3 nyentak! bujubuneg… Kesetanan saking tidak mau dihina.

Penyemplak matic satu ini pun tak mau kalah, maka dibawalah Yamaha Mio ke Graha Dukun Motor RAT SPEED untuk di carikan ajimat sakti buat motornya

pasien : “mbah, niki spedah kulo wegah mlayu pripun nggih penake…?” (mbah, ini motor saya tidak mau lari gimana solusinya?  -red)

si-mbah : “uhuk… uhuk.. nek spedahmu iso ngadeg banjur trus mlayu opo ora medeni uwong2?” (kalau motormu bisa berdiri terus berlari apa orang-orang tidak pada takut semua?” -red)

pasien : GUBRAKK!!! “maksud kulo, i want my mio can run fast like a comet!”

si-mbah : MLONGO -ngomong opo bocah kui-

terpaksa kita potong pembicaraan antara si-Mbah dan pasien karena percakapannya bakal lama, gak nyambung-nyambung… hehehhe. “Dana tidak masalah, yang penting motor ngibrit mbah., ” begitu pesannya. “Kalau mau ngabuburit nanti agak sorean saja…” jawab si mbah ngga nyambung lagi. Pusing-pusing wis pokoknya motor ditinggal, sang pasien menyerahkan, kunci kontak, stnk, dan segepok uang tunai untuk memberi suntikan tenaga baru pada motor matic kecintaannya. Si mbah yang melihat duit langsung kembali perkasa layaknya waktu muda, “Allrite beibeh, im gonna pimp your ride” jawab si mbah semangat. Oalah, wong gendeng!

Setelah sang empu pergi, si mbah pun baru sadar, namanya dukun, dikasih duit banyak malah ngelu (pusing- red) diapakno iki…

Distarterlah vespa si Mbah untuk pergi ke Mall, belanja-belanja, shoping je.. Tapi yang ini Mall untuk motor, belanja part racing dan performa untuk Yamaha Mio. Barang-barang import dari Thailand semua diborong.. Baru kali ini simbah berlagak jadi borju, hehehe… tunjuk sana-tunjuk sini. Biasanya cuma bisa ngiler kalau di etalase speed shop :)

Mesin dibongkar, kerja utama adalah memperbaiki torsi mesin. Karena motor matic bekerja utamanya memanfaatkan daya sentrifugal , maka untuk menciptakan lontaran yang kuat pada kruk as, perlu disokong oleh piston besar dan kompresi padat. Tidak tanggung-tanggung, piston honda CS-1 yang baru di launching oleh Honda langsung dibenamkan di dalam silinder blok Mio. Kapasitas sekarang melonjak drastis jadi diatas 150 centimeter cubic. Dengan kontur piston agak jenong dijamin mampu melesakkan bahan bakar berdentum di ruang bakar. Ditambah lagi papasan pada pantat blok sebanyak 1.5 mm. Ngeri…

Porting Head by RAT :: PASTI PAS!

Porting Head by RAT :: PASTI PAS!

Pasokan udara/bahan-bakar perlu ditambah untuk mensuplai kapasitas baru di dalam silinder, oleh karenanya lubang pemasukan- dan pembuangan di head cylinder tak luput oleh pisau tuner digital terbaru milik mbah RAT. Dihitung melalui RPM yang dimau, dikalikan panjang langkah, dibagi konstanta, dikalikan kuadran diameter porting berbanding diameter piston maka ditemukan puncak tenaga yang pas di 7.500 RPM. Torsi puncak di kisaran 5.000 RPM. Tapi oleh pir cvt pada putaran 1.500 RPM tenaga mesin sudah dibuka sepenuhnya.

1.500 RPM out perform

Tak ubahnya noken as, perangkat pengatur buka-tutup katub ini kena modifikasi di bagian pantat noken as digrinding antara durasi 0.15mm sebanyak o.72mm inlet dan 0.55mm outlet. Profil noken as yang lebih tinggi pada bubungan masuk memang disengaja untuk mengail tenaga pada bottom to mid power band, bagaikan karakter motorcross. Karena mio memang tidak bermain hingga belasan ribu RPM.

Grinding cam mio

Grinding cam mio

Suplai bahan bakar diserahkan oleh KEIHIN PE 28mm yang sudah direamer habis untuk menghisap lebih banyak udara dan mensalurkan lebih banyak kabut bahan-bakar kedalam silinder. Karburator PE28 ini direamer bulat utuh di bagian belakang untuk meredam agar tidak mudah wheelie saat pertama kali motor dijalankan.Venturi yang diperbesar dimaksudkan untuk memberi nafas extra pada motor matic ini agar putaran atas terus berisi, untuk mengimbangi karakter cam yang mengumbar akselerasi. CDI untuk membuka putaran mesin dipercayakan buatan dari om Tomy Huang.

PE 28 mm full reamer

PE 28 mm full reamer

Untuk mengimbangi torsi liar yang kini dihasilkan, masih perlu bantuan penyalur daya dari KAWAHARA didaulat untuk mengatur perbandingan tenaga dari mesin ke Roda. Jadi untuk akselerasi awal motor tidak terlalu wheelie dan sampai boss berkata, “ini baru namanya MODIFIKASI!”. Mantab!

Final Gir Kawahara

Final Gir Kawahara

Tetap Sehat- Tetap Semangat Biar Bisa Modifikasi Mesin Tiap Hari!

RAT MOTORSPORT INDONESIA

Graha Modifikasi Mesin Motor

Visit Us @ Tropodo Indah Blok N no. 26-28

Waru – Sidoarjo

contact us @ 085645577007 / 031-77518483

mail us @ dragswega201@yahoo.com

be our friend at facebook : SWEGA_RAT :: WAWAN_RAT

BIG D RED DEVIL SCORPIO

BIG D RED DEVIL SCORPIO

Alhamdulillah…

Masih teringat siang itu, panas, terik mentari meninggi dan gerah udara surabaya. Alkisah abunawas, eh.. kita mau berangkat men-set up motor, sudah siap-siap nih mengeluarkan kereta-kereta bayi, halah… keliru. Ngomong motor aja kok kereta hehehe… bawa kunci-kunci dalem tas, kunci L, kunci Ring, Kunci Pas, Kunci T, Kunci Y, Kunci satu bengkel dibawa (mau nyeting opo pindahan) hehehe… Trus indra menyahut : “Lupa Laptop e keri bos…”,  “Walah, bawa laptop mau nyeting CDI ta rek?!”, disahuti lagi “Gak boss… buat main solitare. Huahahah..!”, “Guaplek gayamu rek… hahahha”

Maklum bengkelnya di desa, jadi kalau mau setting harus ke luar desa biar ga dilempar sandal ama ibu-ibu yang asyik nggosip hehehe..  dandan kaya mau perang nih ceritanya udahan hehehe… cari daerah rawa-rawa (lho, perang beneran…) cari ada jalan-raya yang sepiiii… kaya kuburan (mungkin lebih sepi, hantu aja takut kali ke tempat kita setting, wong sepi banget) mungkin, kalo kita jatuh juga ga ada yang peduli, saknoe… tempat favorit nyeting di daerah sawah-sawah nan hijau, menikmati udara segar aroma racing fuel sambil memandang padang padi yang mulai menguning oh indahnya desaku nan kucinta…

Engine Scorpio

Korek Mesin Scorpio

Begitu pagar bengkel mau ditutup, (krieettttt… pager tuek rek, karaten) dari kejauhan terdengar gemuruh suara knalpot : “Bub Bub Bub Bub Bub…!!” (udah mirip Suara motor di iklan oli itu belum ya?) Datanglah dua Yamaha Scorpio Riders. Ampun, gede-gede, gagah-gagah… dengan sedikit takut-takut kita tanya, “Ya mas, Ada yang bisa di bantu mas..?”, sang pengendara turun, buka helm, langsung cari ” Mas Swega ya?! “, hiaaa… ada apakah gerangan, “saya mau port-polished mas…” kata sang pengendara Scorpio itu. Oalah boss, ngomongo ta, heheheh Alhamdulillah kalo gitu dapet saudara baru nih :) Monggo mampir mas.. gak jadi nyeting malah semua motor ngandang lagi. Balik Kanannn… Gerak! Kekekkeke… :D

Brother D. (Big D) curhat neh, dia tuh hobby turing untuk melepas penat (kok gak hobby balap bos, lak bisa bikin motor balap disini boss hehehe) kebetulan kalau turing tuh bersama saudara-saudaranya yang juga pengendara Scorpio Z, warna merah punya Big.D , warna biru punya Om. H, dan si hitam ini yang jadi misteri katanya paling kenceng dan suka ngasepin sodara-sodaranya, batin saya mungkin komeng nih yang naik kok kayaknya wazzz wussszz banget naik motornya wkwkkwkw… Coba kalo mereka rukun, scorpio merah, hitem, biru bergabung : Tetereterettt… jadilah power ranger Hahhaha… ketoro tuek, nontone pas cilik power ranger. Gak keren mas, yang musim sekarang TRANSFORMER. Walah mboh boss ketinggalan jaman nih..

Hmmm.. satu hal yang kami salute : Brotherhood yang mereka miliki, benar-benar mangstab! Selamat datang di rumah kami bos. Langsung suguhan utama kami keluar, tara… mbak wiwid yang ayu (tokoh siapa lagi ini hahahha) membawa kopi hitam ala R.A.T, Sang boss pemilik motor geleng-geleng. Glodak! Ealah arek’e gak seneng ngopi to, dasar emang rejeki kita, tumben2an minum kopi gak ngaduk sendiri :D kopi langsung di seruput dewe tanpa malu wkkwkwkw… Sukanya apa omm…?! Ohhh… Teh, baiklah kita bikinin dulu teh-nya. Keluar lagi mbak wiwid membawa teh satu jerigen (lebay…) hahahaha…

Yamaha R.A.T Racing Team :) ...

Yamaha R.A.T Racing Team :) pengennya Hhehehe...

Baik kita bicara serius. Pengennya gimana nih…? Ternyata Big D, memiliki cita-cita gak muluk2 : cuma ingin  scorpionya bisa lari 140 kpj dengan berat badan doi… Hmmm… Baiklah kita ukur tinggi badan, berat badan, lingkar dada, lingkar lengan, hus hus… lha opo kita penjahit!? hahhaha… penjahit mesin iya :D Baik! Sanggup  bos, hanya gak mungkin kalau cuma port polish aja. Harus pasang jet turbo, hahaha.. guyon. Sebaiknya kita main step by step aja, headwork stage 1 dulu, nanti dirasakan bedanya, baru lanjut ke spec-spec sing luwih kejam, nggih nopo nggih..?!

Lalu dengan yang biru, bagaimana? Oohhh.. ternyata Om. H cuma mau pasang kaliper cakram belakang.. ealah. Gak asik rek! Dengan berbisik pelan… kami hembuskan nada : “apa tidak di porting sekalian ta ommm… ?” Whuusss… Whuusss… hasutan bisikan surga untuk memodif mesin pun perlahan-lahan merasuk gendang telinga. “Jangan ragu, dan jangan takut. tidak ada waktu untuk meragu.. bayangkan nikmatnya gas poll..!!” Clingg… akhirnya setelah menjelaskan : Bahwa dengan melakukan modifikasi engine port-polished , reliabilitas mesin tidak akan terpengaruh, artinya mesin tidak jadi cepet rusak, bahan-bakar juga tidak tambah boros malah justru lebih irit, karena yang kita kembangkan adalah efisiensi volumetrik dan dengan peningkatan tenaga, gas tidak lagi perlu dipuntir lebih dalam, jadi di gas dikit langsung zuuuuttt… lah sing di gonceng nggeblak !! Hehehehe… :)

The Blues...

The Blues...

Setelah detik-detik menegangkan : deal or no deal, akhirnya jawaban mereka : DEAL! Yeah… semangat langsung, kita minta kunci kontak, stnk, Bpkb ga ada skalian bos… hehehe :D Langsung kita panggil taxi buat mengantarkan si boss kembali pulang. Hehehe semangat nek suruh ngusir orang. Kekekke…

Waktu si empunya motor sudah pulang, langsung nih ngajak si Indra buat tantangan nyeting dulu mesin standardnya.. Hmmm, top speed padahal dah lumayan lho bisa 130 kpj, tapi aku naik si merah masih di tinggal yang biru, gantian balas dendam naik yang biru eh… jeketek malah ditinggal jauh ama yang merah, hahaha… tas pinggangku ini ngganjel mungkin yang berpengaruh haahhaha.. Anteb! Tapi kayanya udah pas nih simulasinya, supaya cocok setingan mesin dengan berat badan ridernya, hahaha.. alasan!

Spion Racing untuk ngintip lawan yang dilibas! Cool...

Spion Racing untuk ngintip lawan yang dilibas! Cool...

Waktunya bongkar-bongkar jeh! Sambil ngumeki mesin, sambil liat2. wiihhh… accesorries nya rek, pake full V-Max (opo iku, terkenal ta?! hehehhe gak ngerti -polos-) spion KOSO, lhe alah pabrik iki ngetokno spion tibake rek.. Katanya si Yunus ni spion mahal, bisa ratusan ribu sebiji. Oalah… la lapo gak dipake beli karburatornya aja ya, byuh byuh byuh… dibuat beli pecel mak di pagi hari dapet banyak tuh hehehe.

Selesai mbongkar mesin, tiba-tiba : Halhadalah, Surprise! Hehehe.. biasa aja ding. Mesinnya item semua, ruang bakar gosong, klep gosong-gosong -keborosen- porting gosong, piston gosong. Hehehhehe… welek cak pokoke.

BLACK PORTING :: THINK OF SPEED?! NO!!

BLACK PORTING :: THINK OF SPEED?! NO!!

BLACK COMBUSTION! DONT EVENT THINK OF POWER

BLACK COMBUSTION! DONT EVENT THINK OF POWER

Haiikk… dengan semangat 2009 (modern dikit gitu loohhh) kita langsung bongkar, cuci bersih, poles pake silikon, lho lho… cuci motor apa piye.. hehehe.. salah, kita bersihkan mesin pakai pertamax plus, gak pakai air sabun atau bensin, sorry ya ga level heheheeh, bengkel katrok tapi congkak, kyakakakak… nyuci mesin aje pake pertamax plus huahhahaha… Sombong…! padahal ini ya ngambil dari tangkinya si Om… (upzzz ketauan) permisi ya om, amit… minta dikiiiittt… sorry!!

Betzzz… ambil klep in, sett.. kita ukur, set… dihitung perkaliannya, set… ternyata ketemu sekian, Oalah, tiba’e ukurannya sebesar klep Exhaust. Jadi temen2 kalo mau bikin porting ingat RAT ya, pake patokan klep api nya aja, anti repot… untuk geometri, dan bagian2  mana yang boleh diporting dan haram kena porting, bagian mana untuk mengatur “nafas” motor, bagian mana yang harus dimodifikasi untuk mencegah motor tersedak saat keluar tikungan, bagian mana yang harus 100 % diameter klep inlet, masih dikantongi dulu.. hehehe.. :D

Langsung jojohkan klep ex aja ke dalam porting in, eittzzz gak sedeng, wajar wong masih virgin… lha kalo tembus, wah… tidak wajar, mending jangan digedein tuh porting, malah gak karu2an nantinya :D bismillahhirahmannirrohim… dengan ini saya porting lubang masuk sebesar 28.5mm, dengan bor tune foredoom dibayar nanti belakangan. Sah?! saksi? Sah.. oke… Gradak!!! Zuungg… Kletuk.. walah mata bor e pedhot… :D terlalu seru nginjak pedal gas bor tunernya (serius ada pedal gas nya, sayang kopling dan rem ga ada  heheheh) lupa tekan abis gas poolll… eh pas tembus 20.000 RPM, langusng dass.. kena limiter! Patah deh batang bor tuner nya. Akhirnya starter vespa, treng teng teng tereng.. Ngroonggg.. ngebut cari mata bor tuner. Yah, demi saudara, gapapa lah.. meski belum apa2 udah tekor, hehehe…

Ready to port

Ready to port

Oke, ffiuuhhh capek juga setelah 2 hari dihajar ama cylinder head scorpio… wah kita bikin porting apa bikin seni ukiran ya :D hahahha… maklum namanya bikin sebuah State Of The Art alias karya seni itu butuh ketelitian dan kesabaran, terutama ilham :) tidak selalu Yang Lebih Cepat Lebih Baik, penting bagaimana kita Melanjutkan perjuangan, konsisten, tidak grasa-grusu, dinikmati ajalah prosesnya :) Ngopi dulu, ngisep Star Mild dulu, porting lagi ke bagian2 yang sulit. Kalo bagian yang gampang-gampang aja yang diporting trus bentuk kaya kerucut makin menyempit ke dalam mah ketinggalan jaman bung, katrok :p Huahahah.. gpp jadi wong katrok itu malah ngrejekeni :D

Hitung lagi kompresinya… bagaimana cara kita meningkatkan rasio kompresinya. Simple, sama R.A.T itu ga ada repot, semua demi rakyat, modif mesin murah adalah salah satu program kami, jadi pilih kami jadi presiden pada tanggal 8 nanti… hahahhaa, pas tanggal 8 malah mau diajak turing ni sama temen2 scorpio :D Kalo bisa cara naik kompresi gak usah mahal2, gak perlu keluar uang, wis kurang opo coba, cukup berkorban keringet, lepas paking cylinder head nya, betzzz sisain 1 lembar yang tebelnya hampir 1mm itu. Apalagi big D dan om H sudah mengisi scorpio nya dengan pertamax plus. Wes gak takut ama musuh utama rasio kompresi : detonantion.

YAMAHA SCORPIO PORTING DESIGNED BY R.A.T

YAMAHA SCORPIO PORTING DESIGNED BY R.A.T

Lihat itu diatas adalah gambar desain porting, bikin permukaan terlihat lembuutt, indah, tapi kalo diraba tetep terasa kasar, begitu mas… mosok gak iso, rek?! Masa pake tanya habis diporting gimana cara numbuhin jerawat2 di dalem portingnya lagi… krik..krik..krik.. (suara tangan garuk-garuk rambut) bisa jerawatan muka kita kalo ditanyain kaya gitu, hehehe.. stress berlebih bisa menyebabkan wajah menimbulkan minyak berlebih. Jerawatan deh akhirnya muka kita, bukan portingnya. Giamana kalo portingnya kita bikin stress…? biar berminyak – trus jerawatan :D

EXHAUST SIDE POLISHED BY R.A.T

EXHAUST SIDE POLISHED BY R.A.T

Teliti dengan jeli, porting Exhaust juga, karena nih berhubungan dengan nafas mesin. Ukuran idealnya adalah 100 % dari diameter klep, bentuk D-Shaped lebih bagus. Jangan lupa dipolished mengkilat, kaya kaca, pake cairan khusus supaya arang karbon sisa gas buang tidak mudah menempel di area porting yang justru nantinya bakal menghambat velocity ke leher knalpot.

Sudah paham…? :) Sudah merasa puas…? Kami belum lemas tuh, jadi anda jangan puas dulu :D Ternyata setelah punya saudara-saudaranya kelar, sang empunya scorpio hitam, alias Mas. T, akhirnya datang juga ke R.A.T… welcome home brother! Maaf teh atau kopi habis, hahahah kacian deh lu telat :D

Pertama sih cuma mau Tune Up plus Engine Carbon Cleaner, wooo… ngetes nih ceritanya hehehe… lama-kelamaan di R.A.T akan membuat anda tertarik pada indahnya dunia modifikasi mesin. Modif mesin kalau mekaniknya gak lucu2 malah bikin stres.. wong wis rupane mekanike katrok, gak enak diliat, galak pisan. Wis, sopo sing gelem dolan rek… hehehe :) Tapi tenang, di R.A.T semua ramai dan lucu, kecuali kalo lagi patah hati, nyekukruk semua :D Pelayanan ramah kepada konsumen adalah keinginan kami, oleh karena itu disini juga ada pijat plus2nya, halah… ngarang!! Hush! Hehhehe… cuma es teh manis ama kopi kalau mau, gak masuk dalam nota kok :)

Lanjutt… Bagaimana dengan si Hitam? Kami gak mau garap monoton, itu-itu aja. Because we are R.A.T! Apa lagi mas, yang bisa diterapkan? Hi velocity porting yang jadi trend fashion porting kami di 2009 kami keluarkan dari gudang untuk diaplikasikan pada porting scorpio hitam. Yeaahhh… Bonek jeh, bondo nekat! Cuek ae apa kata dunia. Arek Suroboyo gitu, kalo gak ekstrem bukan mekanik surabaya lah :D Sudah berapa banyak bengkel yang menghaluskan porting dengan kertas amplas dan pakai tangan, sudah berapa banyak bengkel yang porting nya mengikuti desain graham bell menggunakan bor tuner, tapi kalau ini… mmm… cuma R.A.T yang bisa diajak gila :)

Hi VELOCITY PORTING IN YAMAHA SCORPIO Z By R.A.T INDONESIA

Hi VELOCITY PORTING IN YAMAHA SCORPIO Z By R.A.T INDONESIA

Bos Klep diratakan

Bos Klep diratakan

Fiiuuhh… selesai? Belum!! Ternyata saudara-saudara pecinta Scorpio ini benar2 kerasukan jiwa modifikasi mesin. Ditawari modif cams, mereka setuju. Wah sayangnya part racing , terutama pir klep racing untuk scorpio belum dapat, jadi grinding cam ini juga ga bisa banyak2… power improvementnya masih moderate lah. Sayang suaranya jadi agak noise, bete dah.. Pir klep, woiii… yang jual pir klep racing scorpio dimana woii… Di surabaya kok gak ada, di telf di jakarta juga ga ada.. Di Jogja?? Don’t know. Buka-tutup klep jadi kurang akurat nih kalo pir klep nya letoy kena tekanan lobe lifter cam.

grinding noken as by R.A.T

Camshaft Grinding by R.A.T

SP_A2661

Selesai…? Belum. Ternyata setelah dicoba, topspeed meningkat, akselerasi semakin tajam, cuma hasrat belum terpuaskan. 140kpj sudah lewat. But, we want more…! om H, pun berkonsultasi tentang penggantian karburator apa yang cocok untuk spec mesinnya sekarang. Saya ambilkan buku graham bell : FOUR STROKE PERFORMANCE TUNING, ini om tabelnya, pada halaman 144, ditulis jika kapasitas silinder 225cc – 250cc, rekomendasi karburator untuk tipe mesin semi race : 32mm, untuk maksimum race hingga 12.500 RPM bisa pakai 36mm. Nah, jadi bisa tahu kan motor dengan kapasitas scorpio jika ingin meningkatkan performa bisa pake karburator ber-venturi mulai dari 32mm. Terus, Om H berargumentasi, katanya karburator standard scorpio itu kan vacum, kalo mau ditransformasi jadi karburator skep langsung itu sama dengan karbu 28mm. Akhirnya saya hitungkan, kalao pake karburator 28mm itu cuma supplai power hingga 8200 RPM, dengan konstanta 0.65 dan kapasitas mesin 0.225 Liter. Sedangkan kalau om pake karbu 32mm, bisa delivering power hingga 10.700 RPM, otomatis nafas mesin lebih panjang kan boss. Enak buat touring om, adem di mesin. Lantas merk apa yang dipilih? Itu sih tergantung isi dalam kantong om, seberapa banyak kartu dalam dompet. Kartu opo mas? Kartu remi opo kartu gaple? halah… kuno kabeh. Kartu yang baru itu kartu UNO. hahahhaa… ngomong apa coba… :P Tapi untuk aplikasi harian tentu tidak rasional beli karburator SUDCO mahal itu, meskipun kita juga pengen kalo om.H beli, tar waktu balap kita pinjem hehehhee.. akhirnya Om. H beli KOSO 32mm. Mantab!

dan kisah masih… berlanjut…

+Special thanks to : Big D, Om H, Mas T -= we are glad to tune your engine, and we are looking forward to develop yamaha scorpio engine performance with you guys.. =-

R.A.T MOTORSPORT INDONESIA

-=HOUSE OF PERFORMANCE=-

Visit us @ Tropodo Indah Blok N no.26-28

Waru – Sidoarjo

Contact Us : 085645577007

Email Us : dragswega201@yahoo.com

Be our friend @ facebook : SWEGA_RAT, WAWAN_RAT