Posts Tagged ‘Jupiter MX’



Alhamdulillah, 

Dapet saudara gila riset mesin asal bontang yang sedang kuliah di malang ini sungguh menyenangkan. Awal datang dahulu ya emang seperti newbie lain modif yang dilakukan pada yamaha jupiter mx nya cuma berani bore up pake block vixion. Makin lama kenal dunia engine  tuning makin tahu asyiknya make barang yang jos. Hasilnya ya pasti gandos.. JOS Gandos kwkwkwk 

Kita lewati tahap riset pake block vixion nya dulu, karena modifan yang ini katanya beda jauh dari gigi 1 sampe 5 ngisi terus. Iya jelas karena grafik dyno juga menunjukkan tenaga di putaran atasnya merata ngga jatuh hingga 12,000 rpm. Yup, nafas seperti ini bisa didapat atas sumbangsih camshaft UMA. Tentu ga asal pasang, ada beberapa penyesuaian dilakukan.

PENATAAN KOMPRESI DAN HEAD PORTING

Karena piston vixion dilengserkan, maka liner block diganti dengan sleeve milik kawasaki blitz joy, kemudian di overbore supaya muat piston 57mm kawahara. Terukur celah ring kompresi ada di 0,15mm mantap. Top piston kawahara yang tinggi diturunkan sesuai ukuran standar vixion, kemudian diberi extra dome 2mm. Dari konstruksi yang ditata ipul, siswa dari bangka belitung ini didapat kompresi 11,7 : 1 cocok minum pertamax turbo.

Head porting dibikin simple aja, rubahan terbanyak pada seating in yang dirubah dengan kombinasi three angle valve job, alias dijadikan 45, 60, 75 derajat. Kemudian klep in di back cut. Oleh ipul Bowl area porting dileburkan, kemudian menyelaraskan hingga pada pertemuan intake dengan cara menghaluskan kulit jeruknya. Modifikasi porting simple tapi mengena ini biasanya membantu peak power ke putatan atas di riset mesin balap kita. Semoga saja hasilnya mantap juga buat harian. 

Dialing camshat & follower

Oke dibelikan cam Uma oleh sang pemilik motor kita juga jadi ikut seneng, bisa belajar juga profil cam dan nanti mengetahui karakternya. Apalagi uma memberikan data spec cam nya lengkap jadi kita tinggal dial ulang sesuai spesifikasi yang diberi. Oya cam yang di instal ini sebenarnya untuk set up block 65mm dan head klep besar oleh karena lifter dan durasinya besar. Maka dari itu pir klep racing ikut di install supaya ga ad gejala floating di rpm tinggi.

Tiga Pilar

Karburator dipilih pe28mm biar ada penyeimbang keuangan hehehe.. Karbu sejuta umat pahe ini lumayan jos. Di set up dengan jetting 45 dan main jet 118 menjadikannya rata pada perbandingan afr di kisaran 13 : 1. Cdi juga penting, pemicu api ini menutupi kelemotan cam durasi besar pada putaran bawah. Api yang besar dan derajat lebih advance dari rextor adjustable membuat bentakan gas tidak ada mbegok nya. Finishing knalpot stainless cld roadrace dipilih untuk menyemburkan tenaga sebesar 21 dk. Wow mantap!!! Tak rugi di dyno ampe lembur hingga jam 7 malam ditungguin sama yang punya hihihi..

Jadi pengen nih bikin mx king atau vixion tanpa bore up tenaga gede juga hihihi.. Yang penting

Tetap Sehat , Tetap semangat! Biar bisa modifikasi mesin tiap hari.

  • Rat Motorsport Sidoarjo
  • Jl. Bypass juanda baru no 17
  • Sedati, sidoarjo
  • Jawa timur 
  • 085645577007 / 081232809454
  • Pin : 5F88F965 / 2BF2C63D

Iklan

head mx dibelah

setelah diwelding dan rubah derajat

dibentuk ulang porting dan papas noken as nya

Finishing… tinggal di seting 🙂 gas gas gas

READY FOR ORDER

CYLINDER HEAD BIG VALVE YAMAHA JUPITER MX

Valve size :: 22/19 :: 23/20 :: 24/21 :: 25/22 :: 26/23:: 28/24 :: 30/25

RAT MOTORSPORT INDONESIA

RAYA BYPASS JUANDA NO 1

SIDOARJO – JAWA TIMUR

085645577007

Bbm pin 28a08677 / 2824fef0

dragswega201@yahoo.com


Assalamuallaikum warrahmatullah,

Bersyukur kita masih bisa bergembira berbagi ceria dalam memodifikasi mesin motor, kali ini Bore Up menjadi tema utama modifikasi di RAT pada tahun 2011, motor harian yang standardnya ber-piston kecil, kita ubah menjadi silinder raksasa, kapasitas membengkak namun tetap minum premium, irit, awet, kencang, yah semua persyaratan motor standard harus ada lah 🙂  Karena kita semakin dipercaya mengerjakan mx kencang, maka saatnya berbagi, inilah riset kita . . .

Paket kiriman motor MX untuk dikerjakan bengkel RAT Motorsport

Paket Kiriman Motor MX untuk dikerjakan di bengkel RAT MOTORSPORT

Mendongkrak tenaga motor yamaha jupiter mx 135cc itu sangat menyenangkan dan mudah! Dari basic dasar kruk as yang mengusung langkah panjang, jarak baut tanam yang berjauhan, radius lubang crankase lebar, menjadikan urusan mendongkrak mx menjadi kencang itu urusan mudah, tapi ingat — beda tangan yang menangani pasti beda hasilnya lho… 🙂

Keterbatasan adalah :

1. Jalur air radiator; yamaha jupiter mx memiliki keunggulan sistem liquid cooled ( pendingin air ) sehingga kepala silinder mampu menerima kompresi hingga mendekati angka 11 : 1. Bandingkan dengan motor konvensional lainnya yang monoton bermain di 9 : 1. Jalur di kepala silinder ikut bersirkulasi di area blok cylinder, menjadikan dinding piston sangat dingin, efisiensi termal lebih bagus menjadikan komponen awet. Nah, ketika bore up, ketelitian pengaturan silinder wajib untuk mencegah kebocoran air radiator kedalam silinder setelah bore up.

2. Diacil Cylinder : Liner penampung piston berupa leburan alumunium dengan lapisan silicon, memberikan gesekan lebih minimum, setidaknya lebih baik dari liner konvensional. Sayangnya, blok silinder tipe ini tidak bisa di corter, ataupun dipakai untuk bore up! Kalaupun bore up harus mengganti dengan silinder tipe konvensional yang umum dipakai di motor-motor lain. Toh, motor sekapasitas tiger (200 cc) atau bahkan scorpio (225 cc) juga masih pakai liner tipe konvensional dan oke – oke aja… 🙂

Ada banyak pilihan tenaga …

kop silinder khusu bore up :: RAT MOTORSPORT ::

Bore Up yamaha jupiter mx 150 cc

Ini adalah pilihan pemula , alias bore up “biasa” , dengan mengubah konfigurasi piston lebih besar menjadi 57mm, maka ketemu perkalian kapasitas mesin 149,78 cc. Yah beti lah, beda-beda tipis hehehe… cuma 15 cc.

Bore up paling aman, ga beresiko, pakai cylinder block set milik yamaha vixion. Istilah orang jaman sekarang Plug N Play, bayar langsung goyang, hahahahaha … apaaa coba?!? 😀

Lari motor? Kok ya gitu-gitu aja… kalau tidak diimbangi modifikasi yang benar. Permasalahan utama, ternyata piston vixion tipe cekung permukaannya, jadi kompresi bukannya naik, malah turun… hehehe.. cape de..

Pakai blok bore up aftermarket untuk 150cc ? Cari yang piston flat ukuran 58,5 mm, itu ketemu kapasitas mesin 155 cc. Lumayan lah buat tarik-tarikan stop n go. Cek ulang clearances antara piston dengan dinding liner. Imbangan porting dan camshaft diperlukan.

Bore up pakai piston thunder…? Pikir 4 kali…

BORE UP ekstrem :: MX PISTON SCORPIO :: RAT

Bore Up Yamaha Jupiter MX 165 cc

Banyak opsi menawarkan blok mx bore up 165 cc, apalagi dulu, sudah jadi primadona blok dari thailand menyerbu pasaran, tips membeli blok bore up ini kudu 1 set dengan : Blok , piston, ring, pen, clip, dan gasket cylinder head serta blok.

Pengecekan juga masih diperlukan meniliki kerenggangan piston terhadap liner. Memberi tambahan ekstra jalur oli di dinding piston layaknya piston izumi.

Di tahap ini perhatikan betul masalah KOMPRESI, kubah ruang bakar jupiter mx tidak lebih dari 11 cc, artinya : perhatikan betul deck clearances piston, serta ketebalan paking cylinder head. Cylinder head bekas yang sudah terpasang memiliki ketebalan 0,4 mm, artinya menambah sumbangan 1.13 cc. Agar aman dipakai harian, kompresi harus kembali di kisaran 11 : 1.

caranya , masukkan ke rumus RK = V1 / V2 + 1.

11 = 165/v2 + 1

10 = 165/v2

v2 = 165 / 10.

v2 = 16.5 cc.

Nah, kekurangan 4cc ini bisa dibantu dari deck clearance, jaga agar piston memendam tidak kurang dari 1 milimeter dari bibir blok. Selain mesin lebih aman, tidak mudah jebol, getaran pada mesin lebih minim, suara mesin adem.

Penyesuaian Porting , Noken as, penggantian suplai karburator, knalpot, disini sangat diperlukan.

Karburator full REAMER untuk mesin BORE UP!

Bore Up Yamaha Jupiter MX 175 cc.

Piston FU bisa dipakai untuk bahan modifikasi jupiter MX, dengan menyesuaikan ulang pin piston, mengatur ulang ketinggian piston dan menambah paking cylinder block alumunium setebal hampir 2 milimeter, membuat modifikasi menggunakan piston fu cukup rumit dilakukan.

Cara lebih praktis bisa memakai forged piston aplikasi merk TDR. Diameter 62 milimeter, piston lebih ringan, hmm… menggairahkan untuk melontarkan kruk as di dalam mesin yamaha MX.

Pastikan engineer sudah sering melakukannya, karena resiko kebocoran akan terjadi jika salah menentukan tebal liner yang dipakai, serta kepresisian saat diatas meja bubut harus tepat persis kembali ke posisi standard bawaan motor.

Mau praktis? Bisa pesan blok mx 175 cc 🙂 Kita siap membantu. Lebih sempurna lagi, kirim cylinder head dan blok set, kita tata ulang semua disini. Mangstab…!!! Perbedaan 30 % volume silinder menjadikan mx super beringas melaju di jalanan 🙂

Kalau ini foto saya waktu kecil : hahaha : Swega RAT

Bore Up Yamaha Jupiter MX 185 cc

Piston tiger merk BM1 bisa dipakai, keunggulannya diameter extra besar namun pin piston masih sama dengan MX jika di daerah surabaya, bisa didapatkan pada bengkel SAM MOTOR, di bilangan Panjang Jiwo.

Perlu diperhatikan ketika memakai piston-piston tipe umum, jarak top piston dari pinion harus dihitung tepat dalam mengatur deck clearances. Kemudian panjang piston, harus benar-benar aman tidak menumbur daun kruk as.

Ketebalan liner tetap menjadi kunci keawetan kinerja mesin. Minimum ketebalan liner 2,5 milimeter. Atau diameter liner umumnya memakai 71 milimeter. Memakai liner diesel adalah pilihan bijak meski harganya sedikit mahal.

blok 200 cc jupiter mx ::R A T ::

Bore Up Yamaha Jupiter MX 200 cc.

Bore up paling eksotis di tahun 2011, dan yang paling menyenangkan bagi kita. Telah beberapa motor mx harian kita desain menjadi 200 cc dengan piston berdiameter 65 milimeter.  Pilihan jatuh kepada piston bm1, atau lebih praktis memakai blok x1r japan.

Set blok x1r memiliki keunikan jalur radiator di bypass menggunakan selang-selang diluar blok yang meski tampak mengerikan tapi asyik. Air radiator tetep nyala. Motor aman buat jalan-jalan keliling indonesia… 🙂

Kompresi meningkat , kapasitas raksasa, karburator gambot, knalpot free flow, camshaft hi-lifter, apalagi diimbangi katub besar…!! Bayangkan sensasi performa motormu sekali seumur hidup , memiliki kendaraan mx yang luar biasa nikmat tenaganya 🙂 Hanya pria sejati yang berani, dan penasaran mencoba untuk ber ekspresi lebih dan lebih lagi…

Kalau yang ini STROKE UP + BORE UP ala RAT 300cc 😀

Perjalanan tahun 2011 masih panjang, dan kita masih ingin berbagi-bagi cerita pembelajaran kita dalam modifikasi mesin, alangkah indahnya anda kita bisa bersatu dan saling bertukar pikiran, silahkan main-main ke padepokan RAT untuk silaturahmi.

Inilah riset kami, memang riset itu membutuhkan waktu, sementara seiring berjalannya waktu pasti mengeluarkan banyak biaya, hanya dengan ilmu pengetahuan lah kita bisa mempersingkat riset, waktu dan biaya sehingga menjadi murah-meriah kencang…

Let’s FLY … ain’r RIDE :: RAT MOTORSPORT

Tetap Sehat -Tetap Semangat ! Biar Bisa Modifikasi Mesin Tiap Hari.

RAT MOTORSPORT INDONESIA

RAYA BYPASS JUANDA NO 1

– samping jalan layang juanda –

SIDOARJO – JAWA TIMUR

:: 085645577007 ::

pin bbm : 28a08677

 


Hari gini, bore up cuma nambah 15 cc dari kapasitas standardnya untuk harian… kok ga jauh beda dengan trik 5 tahun lalu, Lantas apa istimewanya?!

Jupiter z piston Kaze, 125cc, dari jaman saya sekolah naik Vega sudah bore up pake kaze… Sedangkan sekarang teknologi sudah berkembang pesat, ilmu pengetahuan sudah merata, mengapa kita masih takut-takut. Atau mungkin bisa dibilang malu-malu? Malu-malu sih ngga apa-apa, yang penting jangan malu-maluin 😀

Varian motor yamaha adalah kendaraan yang paling enak dimodif, mulai jaman crypton, vega, jupiter, jupiterz, new vegaR, nouvo, mio, vega zr, jupiter mx, new jupiter z… semua adalah varian bebek-bebek yang bisa digali potensinya diluar dugaan kita.

Semua bisa dengan asyiknya di bore up minimum di tahun 2011 kita make bebek 150 cc, untuk ke kantor, kuliah, pacaran, nganter istri jalan-jalan, supaya rider penunggang  bebek sport macam cs1, dan satria fu ga memandang motor kita setengah mata… 🙂 Bahkan penunggang motor sport mulai dari thunder125, megapro, bajaj135, minerva, atau bahkan tiger keder juga.

MX bore up piston Scorpio

Tampilan boleh saja standard habis, cupu, japanese style, kalau bisa dibikin keren modis gaul lebih asyik, mesin pun bisa di desain tampak luar standard tapi beringas habis!

kuncian utama

Karena posisi baut tanam lebar, kita bisa melesakkan piston besar dengan mudah ke mesin yamaha. Sebagai contoh, jupiter z, bisa dengan mudah dimasukkin piston honda sonic oversize 300, berdiameter 61 milimeter. Bandingkan dengan standardnya dimensi 51 milimeter. Selisih 10mm, jika dikonversikan dalam kubik, ketemu perbedaan 47 cc! Ini baru bore up! Kapasitas silinder sekarang jadi 157cc.

Belum bila memakai piston tiger! Lho, pen piston tiger dengan jupiter kan berbeda?! Bagaimana cara pasangya? Bawa dong ke tukang bubut, jaman sekarang tukang bubut sudah semakin canggih. Kalau tukang bubutnya ga canggih?! Beli piston aftermarket. Produsen piston sekarang sudah semakin bervariatif, ada piston Tiger dengan pin piston 13 milimeter. Tinggal pasang. Ngga perlu ribet, hanya perlu sedikit merogoh kocek lebih dalam. Kalau pakai piston tiger ini, oversize hingga 200 tersedia, bila dimasukkan dalam yamaha jupiterz bisa menembus 180 cc! MANTAP!

Mengatur dome piston , mengatur kompresi

Lantas bagaimana kapasitas yang membeludak itu mampu dipakai untuk harian?!

Kunci utama yang wajib menjadi acuan adalah pengaturan kompresi. Saat melakukan super street bore up , sedapat mungkin perbandingan kompresi diatur dibawah 10.5 : 1 , dengan tekanan kompresi tak lebih dari 12 psi. Pentingnya mengatur kompresi , selain masih bisa mendapatkan pilihan bahan-bakar premium, kompresi rendah menjaga mesin agar tetap awet.

Hal lain, pengukuran panjang piston dari pen ke puncak piston adalah mutlak perlu, jika dapat membeli piston yang tidak terlalu selisih jauh panjangnya. Sebaliknya dari pen ke ekor piston juga tidak berbeda jauh, jika selisihnya berlebihan maka diperlukan pemotongan.

Mesin harian jika crankcase relatif baru ( keluaran tahun muda ) maka penanaman piston dapat dipress hingga memiliki deck clearances 0,8 milimeter, jika mesin relatif tua seperti crypton sebaiknya diberi lebih dalam, misal 1,2 milimeter.

Blueprinting

Apa itu blue printing? Menjadi penting dalam melakukan super street bore up, apalagi bila motor sudah dipakai lebih dari 5 tahun. Adalah melakukan segala inspeksi, double check, pembersihan, pembenahan yang diperlukan untuk mengembalikan seluruh ukuran , toleransi suku cadang mesin sesuai dengan standard pabrikan jepang!

Pada kruk-as misal, sebagai tumpuan penerima torsi ayunan piston, haruslah dikembalikan dalam kondisi keselarasan dan kesetimbangan yang prima, menginspeksi kerenggangan setang piston, memastikan bearing kruk as dalam kondisi prima.

Penggantian gigi transmisi juga dapat dilakukan, misal pada yamaha jupiter z, untuk harian, gigi 3 dan 4 dapat diganti dengan perbandingan lebih rapat. Penyalur daya seperti kampas kopling dan pir kopling perlu diganti dengan kualitas lebih bagus. Kampas kopling diambil dari suzuki Fr80 buatan TDR , CLD, atau produk genuine, semua tersedia dan mudah didapat.

Bak kopling manual, boleh dipasang boleh tidak, jika ingin mengejar tampilan dan riding style lebih sporty maka bisa dipasangkan. Keuntungannya adalah, dengan menggunakan bak kopling manual, kita dapat melepas perangkat kopling sentrifugal dan menggantikannya dengan flywheel (balancer) dengan bobot sesuai keinginan. Dengan memperingan flywheel, kita bisa memberikan perlakuan setara pada rotor magneto. Prosentase pengurangan beban harus disetarakan ulang pada sisi kiri motor. Secara teorema, semakin ringan magnit maka torsi nya semakin besar, karena nilai beban putar lebih ringan, putaran mesin tinggi dapat dengan mudah diraih.

Penataan crankcase, bak kopling dan magnit terselesaikan sesuai konsep, maka kita bisa mulai memperhatikan area cylinder blok dan head. Apa yang perlu diperhatikan? Hmm… Sabar dulu

R.A.T MOTORSPORT

Raya Bypass Juanda No. 1
Sidoarjo

085645577007

Dragswega201@yahoo.com

 


Baby Monster Special Engine

Alhamdulillah,

Ditengah gerimis hujan pada minggu pagi itu, setelah kemenangan indah semalam balap drag bike di park sirkuit pantai ria Kenjeran, datanglah seorang MX rider ke bengkel dalam kondisi suram dengan motor yang tampak mengenaskan. Yamaha Jupiter MX itu tinggal kerangka saja, tanpa cover bodynya yang macho, sebagian mesin – radiator sudah dipereteli, tanpa knalpot, datang ke bengkel dalam kondisi di derek bersama temannya. Perjuangan yang sangat gigih, mengingat ternyata jarak antara rumahnya dengan bengkel RAT lebih dari 25 kilometer jauhnya. Beliau rela menembus hujan menderek perlahan-lahan motor nya ke bengkel. Salute!

Setelah berkenalan, MR. T namanya, gayanya sangat santai, casual, namun bicaranya tegas, tersirat kematangan usia dibalik dirinya. Dimulailah sesi curhat, mx ini adalah kendaraan ia sehari-hari bekerja sebagai tenaga marketing, juga jika sore hari ingin jalan-jalan memutari kompleks bersama sang buah hati, kadang dipakai untuk perjalanan keluar kota dengan jarak tempuh ratusan kilometer, tak terkecuali pula buat kebut-kebutan kalau ada bocah smu tengil di jalan… hehehe… Begitu ia mencintai motornya, dan ketika sang motor sakit… betapa sedih dan terluka hatinya… *otak komikku mulai bekerja deh, lebay Hahaha… 😀

Mengatur kruk as

Usut punya usut , problem utama mesinnya adalah air radiator seringkali bocor ke dalam silinder setelah mesinnya dilakukan bore up. History mesinnya , spec awal  memakai kit TDR, tetapi karena mungkin masa inreyen belum optimal, saat di geber mentok di bypass krian piston macet di tengah jalan. Gagal sekali. Dibenahin ulang ke bengkel lain, diganti dengan piston suzuki satria FU, tidak lama problem sekarang mulai muncul, padahal belum sempat digeber jauh. Ternyata setelah ditelaah , waduh… karuan saja bocor, ternyata pakingnya ga cocok! Lha wong paking head nya dicomot dari yamaha vixion dan hanya di gunting menyesuaikan lubang blok selebar 62mm… T_T

Lain hal nya jika dibikin dari bahan paking mobil dengan pinggiran tembaga / alumunium dicetakkan ke RAJAWALI PAKING di bilangan kedungdoro, dijamin ga rembes boss,,, mau sampe bore up piston honda tiger pun kita mampu! Hihi…

Okelah pertama niatnya ingin ngebenahin, tapi setelah ngobrol entah bagaimana kok beliau jadi pengen upgrade performa…  Hahaha.. 😀 Selamat anda telah masuk ke bengkel RAT jagonya modifan Murah – Meriah – Kencang! ehm-ehm… pokoknya kita ga mau lah bikin orang susah : eh sudah jatuh kok malah ditimpa tangga, kan gitu istilahnya…

Piston BORE UP mx special ala RAT ::

Setelah negosiasi budget , akhirnya disepakati mahar untuk restorasi mesin ini. Motor ditinggalkan pasrah di garasi RAT — sang empu pun pulang dan perlahan siluet nya menghilang di balik gerimis pagi. Dimulailah rapat meja bundar antara engineer RAT, karena kita ingin menciptakan mesin yang lebih dari 165 cc namun aman dipakai harian! Pertama analisa kerusakan, ternyata blok TDR yang dioversaiz pakai piston FU tadi liner hanya tersisa 2 milimeter!! Mau dibilang aman buat harian, kok ya ini sudah batas terakhir. Solusinya , kita ganti baru dengan blok bore up import Thailand yang seringkali dipakai RAT . Hehehe… Balik ke diameter piston lebih kecil daripada fu, keuntungan awal ketebalan liner lebih aman dipakai harian! kedua, clearances piston pada dinding liner sangat presisi karena didesain pabrikan canggih. ketiga, desain piston tipis dan ringan, dengan finishing permukaan piston mengkilat memperlambat pengerakan di permukaan piston, plus ekstra coakan klep yang cukup lebar dan dalam, belum ditambah jalur oli extra pada dinding piston, meminimalisir resiko piston macet meski digeber belasan ribu oleh CDI BRT POWER MAX. Intinya Blok ini no. 1 yang kita punya untuk bore up selama ini, jadi tidak masalah.

Disini serunya, trend RAT di tahun 2011 adalah selain biaya modifikasi harus bisa dibuat lebih murah, kita lagi suka-suka nya Stroke Up dan Bore up namun aliran Low Kompresi… 🙂 Dengan menggeser big End pada daun kruk as sejauh 2 milimeter, langkah piston lebih menonjok 2 milimeter dan menghisap 2 milimeter lebih dalam. Stroke awal yang dikisaran 58mm, kini mendekati langkah piston tiger yang berada di 62 milimeter. Dikombinasi dengan lingkar piston 60 milimeter didapatkan volume silinder 175 cc! Dengan konfigurasi mesin OverStroke, dimana nilai langkah kruk as relatif lebih panjang dibanding diameter piston, memberikan karakter pengail TORSI besar di putaran mesin yang relatif rendah, kerja mesin tidak berat, dan cepat meraih tenaga yang diinginkan untuk melontarkan motor jauh… melejitt.. ngibriiittt… 🙂

Blok bore up mx RAT

Inti dari stroke up adalah balance dan centerline! Karenanya pengerjaan ini membutuhkan kehati-hatian dan ketelitian ekstra tinggi, untuk menghasilkan kruk as yang kuat : tidak mudah melintir, atau bahkan patah. Juga tidak bergetar berlebih saat digeber di 10,000 RPM. Pokoknya kudu CIAMIK! Poros kruk as yang mengayun 1/1000 milimeter saja, dapat menyebabkan reduksi tenaga turun 1 HP, belum lagi getaran mesin berlebih! Aduhh dik… bisa mandul diatas jok hehehe… masalah conrod, tidak perlu diganti karena bawaan MX dirasa cukup aman dan kuat menahan beban kapasitas tinggi, bahkan sudah pernah dipraktekkan untuk mendayung piston scorpio pun setang MX terbukti kuat.

antrian kruk as order STROKE UP

Pada cylinder head, kita tidak perlu mengganti pakai klep besar… LHO? Kenapa? Ya karena kembali ke budget tadi hehehe… namun itulah tantangannya. Dengan keterbatasan konfigurasi klep 19 mm pada inlet, dan 17 mm pada outlet, apa yang bisa kita perbuat supaya motor tidak cepat kehabisan nafas? Kalau disatukan, klep 19mm ini sama dengan klep 27mm pada konfigurasi head 2 klep. Belum pada bisa ngitung konversi klep 2 buah dimisalkan menjadi 1 buah klep? Aduh… hitung area luasan klep, misal klep 19 milimeter, luasan lingkar katubnya adalah 3,14 x 9,5 x 9,5 = 283,52. Hasil ini dikalikan 2 ( karena 2 klep ) didapat 567. Lalu untuk mendapat persamaan 1 klep, tinggal membalik proses, mencari diameter 1 klep, 567 / 3,14 = 180,59 , kemudian di akar kuadrat ketemu : 13,43 mm, ini masih jari-jari, kalau diameter ya berarti dikali 2 , ketemu 26,86 anggap saja pembulatan jadi 27mm. Hehehe.. gampang to.

Apa yang kita dapat dari data diameter klep yang 27 mm ini? Artinya rasio antara piston dengan klep in hanya 45 % dari diameter piston. Wah idealnya kan kalau buat performa tinggi itu 50 – 55 % dari diameter piston…? Hehehe.. kalau kita bikin beda , so what!? 🙂 Bukannya mau keminter ngalahin graham bell, tapi emang iya mau punya cita-cita jadi graham bell nya Indonesia :p Ga perlu klep gede untuk bikin motor kencang! Ingat itu! Ambil aja contoh, mio yang bore up 155cc dengan piston 58,5 milimeter, dan diameter klep in cuma 23mm aja bisa kenceng, padahal kalau diukur, prosentasenya klep terhadap piston malah hanya 39 %. Tapi bukan lantas kita modifnya ngawur dan asal-asalan, aduh.. itu bukan RAT banget hehehe…

silver series cam :: black series cam yamaha jupiter mx

Kompensasi diameter klep yang relatif kecil, kita ambilkan dari dinding porting — kita gerus agak besar seukuran 28 milimeter pada bagian pemasukan bahan-bakar, belum lagi pada area sekat yang ditipisikan layaknya pisau, masih ditambah pasokan udara disuplai oleh karburator Keihin PE dengan venturi 28 milimeter,  memberi suplay hingga 10,500 RPM melalui intake manifold KTC.  Seandainya di reamer menjadi 31 mm, pasti lebih Mantap! Perhitungan detail flow inilah pembantu nafas mesin agar tidak cepat ngos-ngosan.

Cylinder head sama- sekali tidak tersentuh mata pisau bubut, kubah standard, klep standard. Noken as yang kita mainkan, lift klep diangkat 22 % lebih tinggi dari bawaan yamaha, untuk membuka gerbang bahan-bakar dari porting ke dalam silinder lebih banyak. Logika pasti, MORE FLOW = MORE ENERGIE. Perubahan papasan noken as yang dibuat oleh kicky RAT ini harus diimbangi oleh pir klep vanadium, apa sih perlunya? Hanya 1 tapi ga bisa diremehkan : Mengembalikan klep tepat pada waktunya!! Menghindari resiko bertabrakan antara klep dengan piston saat TMA overlaping, apalagi di putaran tinggi, 11,000 RPM misalnya, kamu bisa bayangkan, klep bergerak membuka dan menutup 183 kali dalam 1 detik, dan telat sepersekian detik saja… PRAAAKKK!!!! JEBOL!!! Keluar duit jutaan sia-sia,,, oleh karenanya modif diatas kertas harus benar, baru diterapkan, itulah kenapa kita suka disebut sebagai Arsitek 🙂

SPEC head 2011 : Klep besar — low kompresi

Lalu, mengatur kompresinya bagaimana? Gampang aja, kalau kondisi standard MX memiliki rasio kompresi 10,9 : 1 , berarti volume kubahnya didapat 13,63 cc. Sekarang kapasitas sudah melonjak menjadi 175 cc, kalau kubah tetap standard maka, ( 175 + 13,6 ) / 13,6 , hasilnya adalah 13,8 : 1, mati nak… siapa mau jalan-jalan dengan motor dengan kompresi mesin mendekati 14… bahan bakarnya minta bensol mulu. Cara mudah adalah mengatur deck clearance piston, dengan piston dibenamkan sedalam 2 milimeter, berarti ada extra luasan diatas piston dengan lingkaran dasar berdiamater 60mm dengan tinggi 2mm, bisa dihitung volumenya 5,65 cc, jadi volume ruang bakar bertambah menjadi 19,28 cc. Hitung ulang rasio kompresinya, ketemu 10 : 1, lhoooo… justru lebih rendah dari standard! Minum premium bisa, apalagi diisi pertamax! JOSS oktan tinggi pastinya memberi suhu ruang bakar lebih dingin. Dengan kompresi rendah gini aja kalau belum sarapan, starterannya udah agak sulit karena kapasitas mesin membengkak, apalagi pakai kompresi tinggi… hedewww…

Powered by RAT

Penyesuaian torsi besar, magnit dan balancer tidak dibubut, kenapa? kok sepertinya ingin untung banyak tanpa main bubut… Tapi ya karena memang tidak diperlukan. Logikanya, kapasitas standard MX 135 cc, dibekali beban magnit dan balancer yang sudah dihitung oleh insinyur jepang sono. Tujuan kita ingin mereduksi beban pasti berharap untuk meningkatkan torsi dan memudahkan mesin melejit ke RPM tinggi, ya toh? Namun ketika mesin sudah melonjak 30 % lebih dari kapasitas semula, bukankah berarti kita juga sudah mereduksi beban magnit dan balancer sebanyak itu 🙂 Mesin kita 175 cc, tapi beban magnit dan balancer diambil dari mesin yang lebih kecil , 135cc, kan sudah Enteeeenggg… 🙂 Jadi keputusan main bubut- atau tidak, itu perlu dipikir dahulu mendalam, salah-salah bisa celaka.

R9 muffler for jupiter mx

Kampas kopling diganti dari honda karisma, dengan pir kopling milik ninja. Siap menerima hentakan mesin yang berlebih… deruman knalpot R9 yang terpasang kini menjadi mantap saat diajak berjalan pelan, dan mengaum saat gas dipuntir habis meninggalkan jauh motor lain dengan cepat semakin menghilang bayangannya dari kaca spion… Enak ya modifikasi mesin, seru! Apalagi melihat binar mata sang empu motor setelah menerima hasil karya kita, saatnya kita bersulang dengan whisky dari skotlandia, pemberian dari sang pemilik motor sebagai tanda terimakasih! BRAVO!!!

Tetap Sehat- Tetap Semangat :: Biar Bisa Modifikasi Mesin Tiap Hari

RAT MOTORSPORT INDONESIA

RAYA BYPASS JUANDA NO. 1

SIDOARJO

0856-455-77-007

mail us : dragswega201@gmail.com