Posts Tagged ‘noken as racing’

PORTING SUPERFLOW

PORTING SUPERFLOW

Alhamdulillah,

lagi dial noken as broo

lagi dial noken as broo

Adalah MR.D , Pelanggan lama yang dulunya naik Shogun datang lagi ke RAT MOTORSPORT untuk menyekolahkan motornya. Mungkin karena kecanduan yang dulu kencang dan awet hihihi… Ya pokoknya sabar, dan ada waktu supaya para engineer bekerja tenang pasti hasilnya memuaskan. Tak lupa dukungan ATM BCA,BRI,MANDIRI dkk hahahaha..

Terkenal sulit di modifikasi, ternyata New Megapro salah dilahirkan dengan kapasitas mesin 150cc. Udah terlalu mainstream Nda..Honda… Kamu punya CBR150, CB150R, Vario150, bikin kek yang beda :D Masa cuma TIGER aja yang 200 cc. Megapro boleh dong 200 cc bradeeerr :D

Dengan spesifikasi teknis pabrikan , motor ini cuma menelurkan 10 dk, waduuuhhh.. mending beli GL MAX seken aja 4jtan masih ber tenaga 7 dk, sekalian buat pelan-pelan enak :D Tapi alhamdulillah juga sih AHM ngeluarin tenaga – tenaga rendah dulu, jadi dimodif dikit udah naik banyak ^_^ biar keliatan mekaniknya pinter wkwkwkw… padahal aslinya buntu hahahaha..

Langsung spesifikasi piston dirubah. Piston Hi-SPEED ber diameter 66mm khusus honda new megapro dipesan langsung lewat MC-RACING JAKARTA , doi yang punya chanel lebih ke piston thailand model aneh-aneh. Head duluan sudah dirombak dengan konfigurasi klep 33/28 dari merk SPS Racing. PIr katup Swedia ikutan nangkring mengikat batang klep. Porting ditata ulang, tak begitu besar karena intake masih berada di 27mm, sedangkan outlet di kisaran yang sama.

cek lagi setelah dyno

cek lagi setelah dyno

Karburator keihin pe28 mm kw RAT dijadikan opsi dengan kawinan jarum ninja, spuyer ketemu pj 42 mj 128 tenaga atas nya nampol banget hingga ke limiter mesin di 10,000 RPM. Biar ga usah diganti, jadi mekaniknya gaya kalau blayer-blayer mesin bore up pun masih bisa sampe limit-limit hihihi.. BLLAAARRR Preettpreettpreettt kena limit :D

Knalpot touring tentu ga boleh berisik, jadinya knalpot Standard, dimodif ulang- ganti leher serta diameter belakang silincer dibesarin 5mm. Lha kalau ga dibesarin ya buntu- ngentut aja susah. Bayangin kalau perut kamu mulas, sebah, ga bisa kentut… menderita toh? Apalagi mesin. Kita harus juga ber pri-kemesinan #tepok jidat

Dengan modifikasi yang tergolong sederhana, tapi cukup makan biaya ini- eh hasilnya ngga’ malu-maluin. Tenaga 25dk gampang di kail. Asolole Jossss… Kini Megapro sudah siap touring dan mengejar tiger ataupun scorpio jika songong di jalan ^_^ GASSS…!!!

20140908_174356

TETAP SEHAT _ TETAP SEMANGAT!! BIAR BISA MODIFIKASI MESIN TIAP HARI

RAT MOTORSPORT INDONESIA

raya bypass juanda no 17

SIDOARJO – JAWA TIMUR

085645577007 / 081231080940

pin bbm : 28a08677 / 264aca8d

SAMSUNG CSCSAMSUNG CSC

 

Alhamdulillah,

Dengan adanya support dari bima kids bersama SAYEKTI racing, riset di RAT bisa terus berkembang. Sehingga bengkel sederhana ini bisa menyalurkan hobby balap nya. Meski masih hanya bisa mengantarkan bima kids podium ke V saat gelaran drag bike awal tahun lalu di kenjeran, tak menyurutkan semangat kami untuk mengusik tim-tim papan atas. Semoga tercurah berkah dan bisa melejit di atas adalah cita-cita kami.

SAMSUNG CSC

Apalagi kami berjalan di teorema yang berbeda pada motor 130cc kali ini. Bisa kalian lihat video nya atau apabila menyaksikan, suara motor SAYEKTI racing ini lain dari pada yang lain. Orang-orang menirukannya dengan irama, PREM..PREM..PREM..BLLAAARRR…!!! :D Layaknya motor-motor tiger 200cc jaman dahulu. ^_^

Diawali konfigurasi kompresi piston 55,2 forged KAWAHARA masih dengan dome mentok kubah ruang bakar. Kubah standard yang di squish ulang 9 derajat mampu mengumpulkan kompresi 15,5 : 1 . Porting intake masih dikisaran 26,5mm, model porting semi-downdraught. Klep menggunakan honda cs1 aja, ga usah mahal-mahal, titanium dicoba juga belum menunjukkan banyak faedahnya :D Tetep aja yang dikembangkan kompresi, porting, durasi noken as. Hadeeehhh…

werpak

Mending-mending daripada beli klep, dibuat beli knalpot, naik powernya jelas :D Kali ini WRX GP6 dipercaya untuk disanding pada motor ini. Kenapa ga pake AHM? Katanya yang baru tenaganya lebih jos… karena AHM sudah terlalu mainstreaammm.. Lagian kita lebih suka produk lokal Indonesia. Toh pak Indrawan bos WRX sendiri begitu semangatnya men support kemajuan balap drag, jarang lho.. rata-rata pada terjun roadrace :D Semoga kedepan WRX makin berjaya aamiin… Knalpot GP6 ini sengaja tidak kami pasang standard begitu saja, silincer diganti menggunakan Oval yang sarangannya dimodifikasi ulang. Hehehe… kok bisa kombinasi gitu sih? Ya karena memang RAT motorsport disupport oleh WRX. Knalpot WRX 130cc tipe apa aja punya semua :D Padahal RAT itu tim apa, balap ya jarang menang- kok masih ada aja yang mendukung ^_^ wkwkwkkwkw… Tanya kenapa?

SAMSUNG CSC

CDI REXTOR PRODRAG dipercaya membantu akselerasi noken as gendut, karena base circle cams sebesar 20mm, menjadikannya perlu api yang dimajukan 37 derajat. Belum lagi durasi 280 derajat yang mengawal bukaan klep 9,8mm cenderung bertenaga besar tapi ada lemotnya. Karena noken as itu pilihan, kuat dan bertenaga di atas, pasti bawahnya berkurang. Kuat dan cepat keluar di bawah, pasti tenaga nya tak sebesar yang bermain di rpm tinggi. Oleh karena nya LSA juga pengaruh mas… coba-coba browsing artikel lama RAT. Durasi besar efeknya apa, durasi kecil efeknya apa. LSA sempit efeknya apa, LSA lebar efeknya apa, kalau di padu-padankan hasilnya bijimane!? :) Mungkin bukan kita mekanik handal di Indonesia, tapi kita ingin kamu yang membaca dan masih muda-muda lebih semangat untuk mengembangkan mesin hihihi…

SAMSUNG CSC

Balancer kanan berat 150 gram, magnit 400 gram diharapkan mampu mengerek akselerasi RPM. Rasio di set up berat, kombinasi 13/34, 18/32, 21/29, 23/26 menghantarkan top speed 122 kpj dengan final drive 13/34 di 201 meter. Karburator keihin pwk original JEPANG pun di set up basah kombinasi pj 65 mj 105, direamer habis hingga diameter 31mm. Bersih motor memang 8,2 detik, sayang RT bima masih perlu diasah lagi – sembari ancang-ancang minta gelontoran dana untuk pasang Quickshifter Dan Launcher  ke bos SAYEKTI racing supaya tetap semangat membina pebalap pemula dan mekanik pemula ^_^

result

TETAP SEHAT! TETAP SEMANGAT! BIAR BISA MODIFIKASI MESIN TIAP HARI!

RAT MOTORSPORT INDONESIA

raya bypass juanda no 17

Sedati – SIDOARJO , JAWA TIMUR

085645577007

pin bbm : 7fbcf205 / 28872529

 

 

bima kids line up

bima kids line up

hasil

bima n yogi

 

 

Alhamdulillah,

Maha besar Allah yang Maha Pengasih serta Maha Penyayang. Diberi banyak kepercayaan dari bos-bos yang jauh, meski hanya bercakap via bbm maupun telf. Semua itu tak kan mungkin terjadi tanpa kehendakNya. Dan inilah cara kami berbagi nikmat. Dari orderna yang kami dapat ini, semoga kalian bisa memetik manfaat. Siapa tahu juga sedang mengerjakan projek yang sama, atau kedepan mendapatkan kerjaan yang sama. Jadi bisa sharing dan mengembangkan.

moldiv

Dragbike kini semakin maju memang, meski penyelenggaraan event nya makin kedodoran. Bak sebuah sirkus, setiap minggu gelaran dragbike berkeliling dari satu kota ke kota lain. Peserta makin membeludak, penonton pun tak kalah banyaknya. Dibalik pesatnya perkembangan dragbike tanah air, promotor masih harus berbenah, sebagaimana laiknya lomba, seharusnya ada babak penyisihan dan babak final. Karena saat ini Force Majour selalu dijadikan alasan untuk menjadikan lomba berjalan hanya 1 ronde, langsung final, tak ada lagi babak penyisihan, dan tegangnya Final. Seolah-olah hanya seting motor yang berbayar dan berhadiah :D

Oke sedikit curhat dari event drag Jawa, kini kita menghampiri spesifikasi teknis. Apa istimewanya motor dragbike ini? Tidak ada!! Hanya sebuah pembelajaran lanjut dari projek mesin roadrace jupiter z mp4. Spesifikasi piston daytona sudah jamak digunakan oleh pelaku balap tanah air. Diameter piston 52mm, dengan konfigurasi head 26/23, menuntut perpaduan kompresi 13,1 : 1 , yang bisa diminumin bahan bakar pertamax.

noken as blade

Lubang porting juga masih relatif kecil, 24mm pada bagian luar. Kanan kiri bosh klep hanya diratakan 26mm. Sedangkan model porting dibuat langsung lurus mengarah ke seating klep, kata- orang orang model seperti ini adalah porting dari swedia saat om benny djati dulu membuat head racing nya. Tinggi rooftop port yang tidak sampai 0.65 %, membuatnya seolah seperti selang yang dipencet di ujungnya. Berharap aliran flow nya DERAS!!

Porting buang masih selaras diameter katup saja, 23mm rata sampai ke ujung. Knalpot WRX tipe oval spec mp2 menjadi kesayangan kami menjaga tenaga. Header knalpot diameter 24 mm, dirasa cukup untuk menjaga torqi motor untuk start. Akselerasi RPM ringan didapat dari kombinasi berat balancer 300 gram dan magnit 500 gram. Dikawinkan dengan kampas FR serta pir kopling smash, supaya tidak terjadi slip kopling meski gas dibesut habis-habisan.

Head super by RAT

Head super by RAT

Penjaga irama mesin masih mengandalkan noken as berbahan dasar cams mobil, dimodifikasi ulang oleh assisten kami Endrow Baskara sehingga pas profilnya untuk rocker arm honda blade. Durasi 282 derajat diandalkan untuk menghasilkan tenaga besar di semua putaran, LC noken as yang sempit dipakai untuk menghentakkan rpm cepat ke peak power. Buka tutup noken as kombinasi 60 / 42, di dinamika sentuhan selisih 25 derajat, serta penjagaan puncak lift yang hanya bergeser 5 derajat saja, tak boleh lama-lama menggantung pir klep JEPANG, bahaya! ^_^ Karena lift noken as yang sudah menusuk 9,1mm itu telah mencapai 35% dari diameter katup in.

Pengapian dipercayakan pada rextor Prodrag di 35 derajat pada 11,000 rpm, untuk menjaga puncak torsi motor digantung di RPM tinggi. Hasil dynograph menunjukkan mesin masih kurang optimal mengeluarkan tenaga, hanya bermain di 19 dk dengan kombinasi jetting pwk28 di angka 65/115. Tentu penampilan perdana ini tetap wajib disyukuri ketika bima kids mampu menembus 8,818 dan mengantarkannya podium 2 bersama tim Dani Nawe Salatiga. Kedepan mungkin baik pembalap maupun engineer mampu saling kolaborasi untuk menorehkan hasil yang lebih tajam lagi.

siswa kursus sedang fokus mengukur mesin balap

siswa kursus sedang fokus mengukur mesin balap

TETAP SEHAT!! TETAP SEMANGAT!! BIAR BISA MODIFIKASI MESIN TIAP HARI!!

RAT MOTORSPORT INDONESIA

raya bypass juanda no 17

sedati – sidoarjo , JAWA TIMUR

085645577007

pin bbm : 28a08677 / 28872529

Kalau yang ini pak, khusus paketan balap hehehe...

Kalau yang ini pak, khusus paketan balap hehehe…

powerhead

 

Alhamdulillah,

Ditengah kesibukan kami mengerjakan paketan mesin bore up harian maupun balap, masih diberi kesempatan untuk berbagi dengan sahabat-sahabat RAT di seluruh tanah air. Apa kabar saudara? Kami harap kalian dalam limpahan rahmat & berkah Allah :)

Dengan adanya Dynotest, banyak memberi manfaat – pada kami khususnya , serta pada kalian umumnya ^_^ sehingga kalian memiliki referensi untuk modifikasi – tentunya dengan hasil pasti :)

Dengan dana secukupnya apa sih yang harus dilakukan pada vixion , supaya tepat sasaran dan nyata hasilnya.

BLOK BORE UP 78mm baru gokill,, hahahha

BLOK BORE UP 78mm baru gokill,, hahahha

1. BORE UP!!

Kenapa sih modifikasi di RAT motorsport harus bore up? siapa yang mengharuskan bore up? hehehehe… Bagaimana cara menaikkan tenaga signifikan tanpa harus dengan kompresi tinggi kawan- bore up jawabnya. Mumpung diameter tengah crankcase vixion itu lebar, kenapa dianggurin? mending di jejalkan piston besar. Blok 62mm, menjadi pilihan paling aman dan nyaman untuk dipakai. Alasannya pak guru…

a. Tebal liner masih sangat aman

b. Tidak rawan bocor

c. Relatif murah

d. cukup… jangan kebanyakan alasan hahaha

175 cc menjadi angka idealisme baru untuk motor vixion buatan RAT. Naik 25cc saja bro, ga usah extreme-extreme :D Tapi.. dari 15dk wajib jadi 24dk ^_^ CC naik dikit aja, tapi power naik gila-gilaan. Cukup bore up saja? tentu ya ga mungkin lah semudah itu kawan…

Ingat bore up vixion / mx itu tidak bisa asal modif blok. Pemilihan blok yang pas ( yang biasa dipasang oleh mekanikmu ) adalah pilihan yang terbaik. Terlepas apapun itu merknya. Intinya ketika beli blok bore up, paking harus dalam kondisi lengkap. Dan yang perlu diperhatikan adalah clearance piston / gap ring kompresi. Ukur hingga seperti standar milik vixion, kalau terlalu rapat celahnya rawan M.A.C.E.T boss…

Karena itu blok bore up tak selalu plug n play, kecuali yang sudah dimodif lagi oleh mekanik, baru jadi plug n play. plug n play iki panganan opo to sakjane hahaha :p

Kenapa tidak stroke up? Ribet, Lama, resiko Geter… dll :D Stroke up pada vixion tak haram dilakukan, hanya jika kalian sudah siap dana untuk riset dan untuk keperluan yang lebih besar. Balap misalnya… Atau ingin sensasi yang wah bikin vixion 35dk baru stroke up dikeluarkan..

blok bore up 65

2. RUBAH HEAD KLEP LEBAR

Merombak diameter klep menjadi menu wajib pengail tenaga. Kalau pakai standarnya gimana gan? Ya kalau ga seberapa (niat) nyari power gede ya klep standar aja gpp. Kalau tujuannya optimalisasi performa – masih optimalisasi lho, belum maksimal – tentu ubahan katup menjadi menu wajib setelah BORE UP!! Ukurannya gan? ukurannya yang tahu siswa kursus modif di RAT wkwkwk… ngga’ lah, kalau cuma ukuran dikasih aja. Untuk piston 62-63mm klep masih bisa menggunakan 22/19 atau kalau pengen lebih powerful pakai 23/20 siiippp…

Tahu ukuran klep, lantas apa yang membedakan antara Head klep besar made in A,B,C dengan RAT … ^_^ desain porting itu pasti. Desain back cut valve itu juga. Sudah ah.. nanti dikira promosi kerajinan tangan RAT. Padahal ya iya hehehe… Masih ingat kan more flow = more energie. Nah mau kamu desain porting segila-gila , segede-gedenya- kalo pintu (klep) mu kecil kan sama dengan MUBADZIR cintaaaa… Mubadzir , sia-sia, adalah sama hal nya membuang nikmat Allah di jalan yang salah, nah lo, … :D Mekanik cuma bisa mengingatkan wkwkwkw

powerhead

3. PORTING & MODIF CAM

Kenapa Porting-polished dan Modif Camshaft menjadi satu-kesatuan. Padahal mereka dua hal yang berbeda namun sulit tuk dipisahkan. Seperti simbol Wiro Sableng 212. Opo maksude? Hehehe… Head nya diporting tapi noken as ga dimodif seperti sayur tanpa garam. Noken as udah kepasang, tapi head belum diporting, seperti garam tanpa sayur. mbuleeeetttt… hihihi

Porting n Polish (PnP) adalah suatu pekerjaan tangan atau manual yang bertujuan untuk memperbaiki efisiensi volumetric suatu mesin. Opo meneh volumetric efisiensi itu, hadeh… V.E intinya adalah menyempurnakan campuran udara bahan bakar sebelum masuk ke ruang bakar. Ga asal dihalusin pake ampelas, pula lebih bahaya asal-asalan pake bor tuner tapi ga tau bagian mana yang boleh diambil dan tidak serta bagaimana arah aliran udara nya dibentuk. Wiiisss… yang gini-ini kalian kudu punya pengalaman porting diatas meja flow. Tapi intinya bukan asal dibuat besar lantas CFM nya ikut besar, trus hasil tenaga besar juga. Kok begitu gampangnya modifikasi mesin? hahaha :D itu kan keinginanmu. Pada kenyataannya porting besar tak selalu bertenaga besar, porting kecil tak selalu bertenaga kecil. Patokannya porting 0,85 x diameter klep. Nah kalau multi valve seperti vixion gini ini harus dikonversi dulu.

Noken as juga begitu, ga asal bikin lift tinggi dan durasi besar. Njebluk, mati nak… Dibuat dengan kehati-hatian, durasi untuk harian selalu kita pilih 255 derajat saja, dengan lift noken as bila diukur tinggi bubungannya serta pinggangnya ketemu 6,2mm. Tak terlalu besar durasinya sehingga responsif di tangan. Lift secukupnya supaya engga floating.

 

4. ECU

Tak hanya membuka limiter RPM mesin. Control Unit Elektronis ini berfungsi mengatur debit bahan bakar yang dimasukkan ke dalam silinder sesuai bukaan gas dan RPM mesin, byuh opo ra mumet sirahmu? Hahaha… Tak hanya itu ECU racing tentu bisa mengatur ulang derajat kurva pengapian. maka tak ayal 2-3 dk penambahan tenaga vixion mu setelah bore up berasal dari kesempurnaan setting.

Untuk injektor pakai standar masih oke kok, kan kapasitas mesin ngga’ naik banyak. Mau ganti Throtle body / reamer lebih besar itu lebih mantap!! Joss…

5. Knalpot

Saluran pipa gas buang ini tidak bisa dipandang sebelah mata. Fungsinya emang cuma melepas sisa pembakaran. Tapi tanpa perhitungan yang tepat , tenaga yang dihasilkan mesin tidak akan seimbang. Mau dari bahan pipa besi maupun stainless itu terserah yang punya motor. Kalau saya yang punya motor, sorry aja deh kalau ngga’ make yang bagus sekalian. Selain bahan stainless itu tahan karat, juga lebih tahan terhadap perubahan suhu. Merk WRX masiii mejadi salah satu vaforite kalian yang bisa diandalkan, lihat aja RAT juga jadi salah satu dealer WRX juga hihihi…

Nah dari ke-5 kombinasi yang dilakukan ini ada penyempurna nya, jika motor terasa selip karena tenaga, maka gantilah dengan kampas kopling scorpio z, dan pir koplingya ganti juga yang reseeng… supaya kalau di bentak gas nya motor langsung mau ngebuttt :p

Semoga berguna, kurang lebih nya mohon maaf, yang mau jadi sponsor web ini juga boleh :D silahkan ,,,

TETAP SEHAT!! TETAP SEMANGAT!! BIAR BISA MODIFIKASI MESIN TIAP HARI

R.A.T MOTORSPORT INDONESIA

raya bypass juanda no.17

sedati – sidoarjo , JAWA TIMUR

085645577007

bbm pin : 7FBCF205

Alhamdulillah,

fu adit

Bersyukur selalu diperbanyak tali silaturahmi dengan orang-orang baik. Adalah Mr.A kini menjadi seperti saudara dengan salah satu asisten ahli kami, begitu akrab karena motornya udah sukses di ledak kan menjadi 36dk. Tidak main-main dana yang di alokasikan, pula keseriusan  dan tanggung jawab kami dalam tuning. Karena amanahnya adalah supaya modifikasi nya ini menjadi berkah dan ilmu nya bisa ditularkan, siapa tahu bisa dikembangkan lagi oleh teman-teman diluar sana ^_^ Karena kami akan dengan senang hati membantu riset kalian…

Selalu andalan kami adalah memulai dari penguatan bak tengah alias area cranckase. Dengan membelah total, re-build dilakukan dengan menggeser big-end ke atas, alias melakukan stroke up. Big end FU yang ber diameter 30mm dilengserkan dengan big end stang yamaha RX-KING yang berdiameter 28mm. Dengan titik pusat  yang lebih kecil dan lebih menepi, berbanding dengan daun kruk as besar- menurut teorinya hal ini akan menghasilkan daya puntir lebih besar menghasilkan torsi. Langkah naik turun piston kini diperpanjang menjadi 55 milimeter. Panjang stang fu 102,5 mm, sedangn rxking 100mm, selisih 2mm menurut kalkulasi kami masih sangat aman. Karena perbandingan ROD TO STROKE ratio masih di angka 1,8 : 1 , itu artinya mungkin kita akan kehilangan sedikit kemampuan mengail RPM tinggi, namun yakin akan torsi yang melimpah di putaran bawah dan menengah. Tapi kalau dipikir-pikir jupiter z balap saja masih di angka 1,7 dan bisa mengail RPM hingga 15,000 RPM dengan aman, apalagi cuma motor harian yang bekerja dibawah 13,000 RPM. Hehehe… Lha itu mekanik suzuki juga agak lebai bikin perbandingan panjang stang dengan stroke nya.

fu,,jpg

Langkah selanjutnya yang dilakukan mbah Barjo adalah BORE UP!! Yeeeaaa… Bore up adalah favorit kami dalam modifikasi. Naik motor belum kerasa enjoy kalau enggak di bore up. Tak mau tanggung, set piston LHK Thailand diboyong ke dalam silinder hingga membengkak 10 milimeter dari diameter standardnya. Setelah dihitung, kapasitas mesin terbaru 225cc. Modal torque 23 n.m , paling tidak perkiraan kami bisa menghasilkan tenaga maksimum 32 dk nantinya :) Piston LHK ini dipilih supaya lebih awet untuk harian, untuk balap aja awet apalagi cuma dipakai jalan-jalan di macet kota :D Lagipula top piston lebih rendah dari standar sehingga tampak luar tetap standard. Manis !

Kepala Cylinder langsung dirubah konfigurasi nya menjadii katup 27/ 23 , Bahan dipilih dari katup BAJAJ PULSAR 220 cc. Kapasitas mesin sama, jadi dijamin ke awetan nya :D Dengan batang stem 4,5mm , membuat aliran udara dan bahan bakar melalui lubang porting lebih lega tidak terhalang batang klep yang besar. Ditimbang dari sisi mekanikal, klep bajaj pulsar ini sangat istimewa, selain kuat juga ringan, sehingga tidak diperlukan pir klep yang keras. Maka pir klep FXR made in Japan dijadikan andalan mengembalikan payung klep pada kedudukannya.

barjo lagi porting

Porting oleh mbah barjo dihajar habis, utamanya pada lubang buang yang dilebarkan. Ini seperti prinsip super kips pengennya , biar sisa bahan bakar terbuang habis – bis – bis – bos –  bus – bes – bas :D Lubang intake dibuat selebar 31 mm bulat , digamit manifold koso, sedangkan bowl area dibuat 90 % diameter klep. Tidak lupa punggung klep terkena modifikasi, istilah teknis kerennya adalah : BACK CUT! Alias Dibubut Belakangnya.

Noken as ditambal las , kemudian di profil ulang oleh pak Indra dan ditata pada bukaan 50-27 untuk klep intake. Sedangkan durasi exhaust sengaja dibuat lebih besar dari intake, memiliki phase 52-29. Pada saat proses Overlaping diukur klep intake terangkat setinggi 2,7 mm, sedangkan overlaping exhaust 2,9 mm, lho exos nya lebih tinggi. Belum berakhir Puncak Lift exos nya dibuat lebih tinggi – Lift Ex 8,4 mm, sedangkan Lift In 8,1mm. Intinya kita lagi tergila-gila riset pembuangan gara-gara Ninja. Wkwkwkw…. Belum lagi Sisa ledakan dikawal oleh Knalpot WRX stainless spesial dari jepang sehingga jelas lebih PLONG dan lebih tahan panas mesin bore up.

setup

Tidak lupa kompresi tetap diwajibkan ditekan pada angka 12 : 1 , supaya tetap bisa dimakan pertamax. Takut kurang padat?! Karburator kami pasang PWK AIRSTRIKER ber venturi 35 mm SUDCO USA. Kombinasi jetting yang disempurnakan diatas mesin DYNOTEST, ketemu ukuran PJ 52, MJ 125. Tidak lupa kombinasi Jarum kita ambil dari karburator PJ 34 untuk menstabilkan sinyal karburator. Menanggapi pasokan bahan bakar yang melimpah CDI REXTOR PRODRAG di komando membakar pasokan bahan-bakar pada 39 derajat sebelum TMA. Mengapa begitu tinggi ? Karena durasi noken as relatif besar, serta perbandingan kompresi rendah, kami membutuhkan pemajuan pengapian untuk meningkatkan torsi. Selain berfungsi meningkatnya torsi – memajukan timing pengapian mempercepat pula akselerasi putaran mesin. Kalau RPM mesin nggak terbuka habis, maka percuma saja karkter seperti ini tidak disukai oleh pebalap kami, Sona Yanmar, yang dititah kan sebagai test driver.

Sebenernya ga beda jauh dari FU yang 32 dk, cuma tambahan ekstra 4dk ini dari barang-barang yang lebih baik kualitasnya, sehingga lebih memudahkan mekanik menghasilkan tenaga lebih besar. Dibawa ke Kenjeran surabaya , dalam beberapa kali seting ketemu waktu terbaik 8,2  detik. Kenapa timer nya belum maksimal?  Karena motornya lebih banyak terbang di udara dari pada melekat lurus ke aspal wakakkaa… kasian kena rasio standard, pebalapnya sulit mengontrol tenaga dan hentakan kampas suzuki RGR dan pir kopling racing bee. Dipasang NOS aja lah sekalian bos Hahaha… Tapi apapun…

Pelanggan juga bisa belajar porting sendiri motornya lho... :D

Pelanggan juga bisa belajar porting sendiri motornya lho… :D

TETAP SEHAT ! TETAP SEMANGAT! JALIN PERSAUDARAAN DALAM MODIFIKASI ^_^

R.A.T SPEED LABORATORY

>> BYPASS JUANDA 17  : SIDOARJO : JATIM

>> INDONESIA

Order Now! RAT hi-performance parts – feel free to contact our assistance

085645577007 / pin bbm : 333011cF / 264aca8d