Posts Tagged ‘bore up’

PORTING SUPERFLOW

PORTING SUPERFLOW

Alhamdulillah,

lagi dial noken as broo

lagi dial noken as broo

Adalah MR.D , Pelanggan lama yang dulunya naik Shogun datang lagi ke RAT MOTORSPORT untuk menyekolahkan motornya. Mungkin karena kecanduan yang dulu kencang dan awet hihihi… Ya pokoknya sabar, dan ada waktu supaya para engineer bekerja tenang pasti hasilnya memuaskan. Tak lupa dukungan ATM BCA,BRI,MANDIRI dkk hahahaha..

Terkenal sulit di modifikasi, ternyata New Megapro salah dilahirkan dengan kapasitas mesin 150cc. Udah terlalu mainstream Nda..Honda… Kamu punya CBR150, CB150R, Vario150, bikin kek yang beda :D Masa cuma TIGER aja yang 200 cc. Megapro boleh dong 200 cc bradeeerr :D

Dengan spesifikasi teknis pabrikan , motor ini cuma menelurkan 10 dk, waduuuhhh.. mending beli GL MAX seken aja 4jtan masih ber tenaga 7 dk, sekalian buat pelan-pelan enak :D Tapi alhamdulillah juga sih AHM ngeluarin tenaga – tenaga rendah dulu, jadi dimodif dikit udah naik banyak ^_^ biar keliatan mekaniknya pinter wkwkwkw… padahal aslinya buntu hahahaha..

Langsung spesifikasi piston dirubah. Piston Hi-SPEED ber diameter 66mm khusus honda new megapro dipesan langsung lewat MC-RACING JAKARTA , doi yang punya chanel lebih ke piston thailand model aneh-aneh. Head duluan sudah dirombak dengan konfigurasi klep 33/28 dari merk SPS Racing. PIr katup Swedia ikutan nangkring mengikat batang klep. Porting ditata ulang, tak begitu besar karena intake masih berada di 27mm, sedangkan outlet di kisaran yang sama.

cek lagi setelah dyno

cek lagi setelah dyno

Karburator keihin pe28 mm kw RAT dijadikan opsi dengan kawinan jarum ninja, spuyer ketemu pj 42 mj 128 tenaga atas nya nampol banget hingga ke limiter mesin di 10,000 RPM. Biar ga usah diganti, jadi mekaniknya gaya kalau blayer-blayer mesin bore up pun masih bisa sampe limit-limit hihihi.. BLLAAARRR Preettpreettpreettt kena limit :D

Knalpot touring tentu ga boleh berisik, jadinya knalpot Standard, dimodif ulang- ganti leher serta diameter belakang silincer dibesarin 5mm. Lha kalau ga dibesarin ya buntu- ngentut aja susah. Bayangin kalau perut kamu mulas, sebah, ga bisa kentut… menderita toh? Apalagi mesin. Kita harus juga ber pri-kemesinan #tepok jidat

Dengan modifikasi yang tergolong sederhana, tapi cukup makan biaya ini- eh hasilnya ngga’ malu-maluin. Tenaga 25dk gampang di kail. Asolole Jossss… Kini Megapro sudah siap touring dan mengejar tiger ataupun scorpio jika songong di jalan ^_^ GASSS…!!!

20140908_174356

TETAP SEHAT _ TETAP SEMANGAT!! BIAR BISA MODIFIKASI MESIN TIAP HARI

RAT MOTORSPORT INDONESIA

raya bypass juanda no 17

SIDOARJO – JAWA TIMUR

085645577007 / 081231080940

pin bbm : 28a08677 / 264aca8d

Alhamdulillah,

image

image

Dengan adanya flowbench dan dynotest engine menjadikan sistem belajar engineer dan para siswa kursus modifikasi di RAT lebih mudah dalam memahami materi. Utamanya dalam sumber-sumber peningkatan tenaga. Sebagaimana ada tiga pilar utama peningkatan tenaga, yaitu menaikkan kompresi, pengapian dan pasokan bahan bakar. 
image

image

Dan suzuki satria fu ini menjadi karya praktikum yang indah. Setelah sebelumnya mencetak fu standar porting 22dk, kini materi berlanjut pada bore up. Menaikkan kapasitas mesin dengan penggantian piston lebih besar pun ngga asal comot seperti beli bakso hehehe… Torak milik cbr150 os 3.00 dipilih , karena dengan diameter yang sama bobot pistonnya lebih ringan 40gr dibanding piston hi speed sekalipun. Lumayan untuk meringankan akselerasi rpm, apalagi ditambah body piston yang slim, minim gesekan dengan liner… ini namanya teori efisiensi mekanis.
image

Namun piston cbr tak serta merta bisa langsung dipasang. Connecting rod harus diganti milik tiger supaya pin piston 15mm bisa pas masuk. Keuntungannya setang tiger selain lebih panjang yang bikin anteng di rpm tinggi pula bisa dibuat lebih ringan. Panjang stang tiger membuat piston cbr saat tma masih bisa dibuat dome. Memadatkan ruang bakar pentroof yang kompak menjadi kompresi12:1. Minumnya jangan oplosan ya bro, bikin koit, yang murni pertamax aja hehehe…
image

image

Dari data diameter piston, kita bisa dapatkan informasi ukuran klep yang harus dipakai. Tinggal masukkan rumus klep in = 0,36 × diameter piston. Ketemu deh data klep in kudu make 24mm. Sedangkan klep ex seperti biasa 85 % klep in, jadinya 21mm. Bahan klep memakai bajajnium yang murah meriah kencang hihi… Setelah data klep ter urai, tinggal bikin porting. Rumusnya masih sama kaya artikel maniak motor sebelumnya itu lho… 
image

Cam dipatok tak jauh dari standarnya, durasi in 229 derajat dengan ritme buka 9 dan menutup 40 derajat setelah tmb dengan lift 8,05mm. Sedangkan durasi ex dipatok 232 derajat, phasing close ex open 41 close 11 serta lift cam 7,88mm. Durasi in kecil lift tinggi serta ex lebar lift rendah membuat karakter rpm nya tetap tinggi. Bahkan meski overlap nya cuma dibawah 2mm tenaga atas nya ngisi terus hingga 13,000 rpm.

Mengimbangi gasingan rpm menggila, Pir klep mengandalkan fxr punya. Peningkatan pasokan bahan bakar lebih sempurna dipacu oleh karbu pwk KTC 28mm yang direamer ulang menjadi 30,5mm serta penggantian nozzle 30 lubang sehingga bisa lebih kering di ruang bakar. Pilot jet 48 dan main jet 110 didaulat mengawal pengapian BRT yang meledakkan bahan bakar 39 derajat sebelum TMA di ruang bakar. 
image

Hasil modifikasi ini nampaknya mampu menyemburkan tenaga melalui knalpot custom by RAT dengan leher type C yang lagi ngetrend itu. Karena dicoba jalan motornya sudah lompat-lompat terus maka kita naikkan pada meja dyno. Video bisa cek di instagram atau fesbuk kita hehehe…

Output 29,3 Dk / 19,8 Nm adalah hasil ujian yang luar biasa bagi sang siswa. Dengan power segini mau pake jjs oke, turing oke, cornering oke, mau drag malam minggu juga sippp…
image

Apapun itu, tetap sehat tetap semangat biar bisa modifikasi tiap hari. 

image

R.A.T MOTORSPORT INDONESIA
Raya Bypass Juanda no.17
Sidoarjo – Jawa Timur
085645577007
Pin : 28a08677/ 320DA3A4
Dragswega201@gmail.com
Fb : R.A.T Motorsport Indonesia
Ig : Ratmotorsby

Alhamdulillah,  

Bersyukur karena diberi kesempatan belajar modif mesin bermacam-macam motor. Kali ini adalah motor sport touring pabrikan suzuki , inazuma 250r. Salah satu motor turing premium dibanding scorpio dan tiger. Kenapa disandingkan dengan scorpio.. karena kalau dilawankan sport r25 ketinggalan jauh bosss.. power pabrikan yamaha yang katanya disunat itu aja udah tembus 32 dk hhehe.. ceyewmmm

image

image

Dengan whellbase panjang dan posisi berkendara tidak membungkuk membuat impresi pertama naik inazuma itu nyaman banget. Jok lebar dan lembut, redaman suspensi juga empuk banget bikin pengendara inazuma ngantuk. Hehehe… 😄

Ngantuk tentunya karena ternyata dapur pacu double cylinder zuma dan konfigurasi dapur pacu overstroke tetap dirasa kurang galak. Stroke 55 tak seberapa membantu dalam menciptakan torsi besar. Efisiensi mekanis terhambat karena selain masih mengandalkan 2 katup di ruang bakar, sistem pelatuk biasa dan sohc tak membantu menutupi sistem injeksi yang terkenal minus torsi. Beda dengan sistem karburator, bulir udara bahan  bakar yang masuk ke silinder disemprotkan sangat halus oleh injector. Halus kaya kuntilanak .. hiiii ceyem 😆

image

Oleh karena itu bagaimana siasatnya teman-teman .. hehe.. BORE UP pak guru… :mrgreen: Ya , bore up adalah solusi penambah tenaga instan dalam modifikasi mesin. Tak perlu kompresi tinggi tak lain bertujuan menjaga keawetan mesin. Toh engineer RAT pun sudah terkenal julukannya dengan nama mas Swega Bore Up hahahha..

Karena innazuma memiliki diameter pin 15mm maka tak sulit untuk mencari pengganti piston standardnya. Piston racing GL NeoTech pun didaulat mengisi ruang silinder. Maka kapasitas per silindernya sekarang adalah 150cc karena ada 2 silinder maka total kapasitas silindernya sekarang jadi 300cc ajiibbbb… mesin turing 300cc minum premium.

image

Untuk mengimbanginya cylinder head tak luput dari pisau tuner. Bor tuner foredom sr usa diayunkan untuk melebarkan saluran isap & buang. Diambil 0,5mm rata pada bagian luar , dan 2mm pada bowl area terbagi masing-masing 1mm disamping bushing klep dianggap cukup untuk spec harian. Penyempurnaan payung klep ditirus ulang 30 derajat. Nama keren nya teknik back cut valve. :D

image

image

Selesai menata head & cyl. Block maka tugas two brother juice box didaulat untuk membajak data ecu standarnya. Base map masih menggunakan milik ninja250fi, karena maping inazuma sendiri masih susah dicari. Penyempurnaan dilakukan dengan men tune putaran bawah nya lebih basah agar lebih mendapatkan torsi awal maksimum. Putaran atas di set relatif lebih kering agar mau teriak melengking.. sexy :D  sebenernya pengen pake knalpot RX-8 pasti keren. Tapi sang pemilik yang memiliki all new crv ini lebih memilih customize. Akhirnya dibuat leher knalpot custom made dengan muffler juga mengambil dari two brother.

Hasil 28 dk dari kondisi std full 18dk harus disyukuri. Torsi maksimum 25 nm masih terasa lembut karena body motor yang super berat. Coba dipasang di megapro hahaha.. mabooorrr… tapi yang penting bikin pemiliknya lebih bahagia naik motornya dan tambah lagi persaudaraan kita hihihi..

image

RAT MOTORSPORT LABORATORY
Dyno tuning powered by REXTOR
Superflow FLOWBENCH USA
Address : raya bypass juanda no 17
                 Sidoarjo – jawa timur
                 085645577007
Pin 333011CF / 28a08677
Facebook : Ratmotorsport sby

Alhamdulillah,

fu adit

Bersyukur selalu diperbanyak tali silaturahmi dengan orang-orang baik. Adalah Mr.A kini menjadi seperti saudara dengan salah satu asisten ahli kami, begitu akrab karena motornya udah sukses di ledak kan menjadi 36dk. Tidak main-main dana yang di alokasikan, pula keseriusan  dan tanggung jawab kami dalam tuning. Karena amanahnya adalah supaya modifikasi nya ini menjadi berkah dan ilmu nya bisa ditularkan, siapa tahu bisa dikembangkan lagi oleh teman-teman diluar sana ^_^ Karena kami akan dengan senang hati membantu riset kalian…

Selalu andalan kami adalah memulai dari penguatan bak tengah alias area cranckase. Dengan membelah total, re-build dilakukan dengan menggeser big-end ke atas, alias melakukan stroke up. Big end FU yang ber diameter 30mm dilengserkan dengan big end stang yamaha RX-KING yang berdiameter 28mm. Dengan titik pusat  yang lebih kecil dan lebih menepi, berbanding dengan daun kruk as besar- menurut teorinya hal ini akan menghasilkan daya puntir lebih besar menghasilkan torsi. Langkah naik turun piston kini diperpanjang menjadi 55 milimeter. Panjang stang fu 102,5 mm, sedangn rxking 100mm, selisih 2mm menurut kalkulasi kami masih sangat aman. Karena perbandingan ROD TO STROKE ratio masih di angka 1,8 : 1 , itu artinya mungkin kita akan kehilangan sedikit kemampuan mengail RPM tinggi, namun yakin akan torsi yang melimpah di putaran bawah dan menengah. Tapi kalau dipikir-pikir jupiter z balap saja masih di angka 1,7 dan bisa mengail RPM hingga 15,000 RPM dengan aman, apalagi cuma motor harian yang bekerja dibawah 13,000 RPM. Hehehe… Lha itu mekanik suzuki juga agak lebai bikin perbandingan panjang stang dengan stroke nya.

fu,,jpg

Langkah selanjutnya yang dilakukan mbah Barjo adalah BORE UP!! Yeeeaaa… Bore up adalah favorit kami dalam modifikasi. Naik motor belum kerasa enjoy kalau enggak di bore up. Tak mau tanggung, set piston LHK Thailand diboyong ke dalam silinder hingga membengkak 10 milimeter dari diameter standardnya. Setelah dihitung, kapasitas mesin terbaru 225cc. Modal torque 23 n.m , paling tidak perkiraan kami bisa menghasilkan tenaga maksimum 32 dk nantinya :) Piston LHK ini dipilih supaya lebih awet untuk harian, untuk balap aja awet apalagi cuma dipakai jalan-jalan di macet kota :D Lagipula top piston lebih rendah dari standar sehingga tampak luar tetap standard. Manis !

Kepala Cylinder langsung dirubah konfigurasi nya menjadii katup 27/ 23 , Bahan dipilih dari katup BAJAJ PULSAR 220 cc. Kapasitas mesin sama, jadi dijamin ke awetan nya :D Dengan batang stem 4,5mm , membuat aliran udara dan bahan bakar melalui lubang porting lebih lega tidak terhalang batang klep yang besar. Ditimbang dari sisi mekanikal, klep bajaj pulsar ini sangat istimewa, selain kuat juga ringan, sehingga tidak diperlukan pir klep yang keras. Maka pir klep FXR made in Japan dijadikan andalan mengembalikan payung klep pada kedudukannya.

barjo lagi porting

Porting oleh mbah barjo dihajar habis, utamanya pada lubang buang yang dilebarkan. Ini seperti prinsip super kips pengennya , biar sisa bahan bakar terbuang habis – bis – bis – bos –  bus – bes – bas :D Lubang intake dibuat selebar 31 mm bulat , digamit manifold koso, sedangkan bowl area dibuat 90 % diameter klep. Tidak lupa punggung klep terkena modifikasi, istilah teknis kerennya adalah : BACK CUT! Alias Dibubut Belakangnya.

Noken as ditambal las , kemudian di profil ulang oleh pak Indra dan ditata pada bukaan 50-27 untuk klep intake. Sedangkan durasi exhaust sengaja dibuat lebih besar dari intake, memiliki phase 52-29. Pada saat proses Overlaping diukur klep intake terangkat setinggi 2,7 mm, sedangkan overlaping exhaust 2,9 mm, lho exos nya lebih tinggi. Belum berakhir Puncak Lift exos nya dibuat lebih tinggi – Lift Ex 8,4 mm, sedangkan Lift In 8,1mm. Intinya kita lagi tergila-gila riset pembuangan gara-gara Ninja. Wkwkwkw…. Belum lagi Sisa ledakan dikawal oleh Knalpot WRX stainless spesial dari jepang sehingga jelas lebih PLONG dan lebih tahan panas mesin bore up.

setup

Tidak lupa kompresi tetap diwajibkan ditekan pada angka 12 : 1 , supaya tetap bisa dimakan pertamax. Takut kurang padat?! Karburator kami pasang PWK AIRSTRIKER ber venturi 35 mm SUDCO USA. Kombinasi jetting yang disempurnakan diatas mesin DYNOTEST, ketemu ukuran PJ 52, MJ 125. Tidak lupa kombinasi Jarum kita ambil dari karburator PJ 34 untuk menstabilkan sinyal karburator. Menanggapi pasokan bahan bakar yang melimpah CDI REXTOR PRODRAG di komando membakar pasokan bahan-bakar pada 39 derajat sebelum TMA. Mengapa begitu tinggi ? Karena durasi noken as relatif besar, serta perbandingan kompresi rendah, kami membutuhkan pemajuan pengapian untuk meningkatkan torsi. Selain berfungsi meningkatnya torsi – memajukan timing pengapian mempercepat pula akselerasi putaran mesin. Kalau RPM mesin nggak terbuka habis, maka percuma saja karkter seperti ini tidak disukai oleh pebalap kami, Sona Yanmar, yang dititah kan sebagai test driver.

Sebenernya ga beda jauh dari FU yang 32 dk, cuma tambahan ekstra 4dk ini dari barang-barang yang lebih baik kualitasnya, sehingga lebih memudahkan mekanik menghasilkan tenaga lebih besar. Dibawa ke Kenjeran surabaya , dalam beberapa kali seting ketemu waktu terbaik 8,2  detik. Kenapa timer nya belum maksimal?  Karena motornya lebih banyak terbang di udara dari pada melekat lurus ke aspal wakakkaa… kasian kena rasio standard, pebalapnya sulit mengontrol tenaga dan hentakan kampas suzuki RGR dan pir kopling racing bee. Dipasang NOS aja lah sekalian bos Hahaha… Tapi apapun…

Pelanggan juga bisa belajar porting sendiri motornya lho... :D

Pelanggan juga bisa belajar porting sendiri motornya lho… :D

TETAP SEHAT ! TETAP SEMANGAT! JALIN PERSAUDARAAN DALAM MODIFIKASI ^_^

R.A.T SPEED LABORATORY

>> BYPASS JUANDA 17  : SIDOARJO : JATIM

>> INDONESIA

Order Now! RAT hi-performance parts – feel free to contact our assistance

085645577007 / pin bbm : 333011cF / 264aca8d

Alhamdulillah,

seting fu diatas meja dyno

seting fu diatas meja dyno

Puji syukur telah dijodohkan kami oleh Allah SWT dengan Mr.B , seorang mahasiswa fakultas teknologi STIKOM untuk riset suzuki satria FU nol paking gaya baru. Bukan main stroke up dan stang pendek, tapi dengan stang panjang dan piston tipis tapi langkah tetap mengandalkan gerak piston dari TMA ke TMB standar pabrikan suzuki. Kali ini memainkan teorema ilmu POWER by RPM favorit salah satu guru kami mr. mosyik priyonggo, bukan dari kompresi dan torsi lagi.  Dan pemilihan part berikut akan membuktikan ke empirikan dari sebuah perhitungan diatas kertas :D Dan berikut adalah cuplikan sebagian yang kita pelajari, sebagaimana nasehat “Saling berlakulah jujur dalam ilmu dan jangan saling merahasiakannya. Sesungguhnya berkhianat dalam ilmu pengetahuan lebih berat hukumannya daripada berkhianat dalam harta. (HR. Abu Na’im)”

asisten spesialis ukur kompresi ehehehe

asisten spesialis ukur kompresi ehehehe

Connecting rod milik honda Tiger yang lebih panjang dari standar FU di daulat untuk mengikat piston honda CBR 150 yang bantet ke daun kruk as. Kenapa Honda CBR, karena piston ini memiliki berat massa lebih ringan dibanding standard fu, tipis, pendek, serta pin piston nya 15mm dibanding piston fu yang berdiameter pin 16mm dan piston tebal. Pada bagian big end stang tiger perlu dibubut 0.5mm di sisi kanan-kiri agar lebar daun kruk as balik seperti ukuran standard jepang ketika semua terpasang kembali. Karena prinsipnya main RPM, maka sebisa mungkin benda-benda yang berputar harus memiliki massa ringan. Kalau perlu yang naik motornya juga diet biar ringan hahahha…

mengecek deck height

mengecek deck height

Pengennya sih kaya moto GP – bisa melengking di RPM tinggi , ngga cuma mendesah basah wkwkwk… Itu bisa terjadi bila panjang stang/ stroke rasio mendukung mesin bernafas di rpm tinggi. Desain piston yang memiliki gesekan minim ke dinding liner sehingga pemakaian part awet. Sparepart ringan untuk mereduksi berat momen inersia. Kita sih kurang paham banyak tentang moto GP, tapi kagum jika membaca-baca perkembangan teknologinya hihihi.. GO MARQUEZ!!! Halah…

Conrod tiger dengan panjang 105 mm berbanding stroke FU 48.8 mm ketemu 2.15 : 1 , bila dibandingkan standardnya yang 102.5mm atau rod/stroke ratio 2.1 : 1 kelihatannya cuma selisih dikit tapi nanti dilihat efeknya di peak power ^_^.  Bila sebelumnya kita juga pernah modifikasi FU 166cc dengan power 22dk di 10,000 rpm, bisa dilihat di artikel Korek Harian FU 166cc.  Top puncak piston cbr perlu dibubut dimodif jenong +- 1 mm serta dibentuk ulang relief nya agar ketemu deck height yang aman untuk harian.

Porting area seating klep

Porting area seating klep

Area porting kita hanya fokus pada bowl area, dibawah seating ini kita buat selebar 22mm inlet dan 19mm out. Arah porting juga ada tips nih , didapat dari M.Yusron – bengkel Alifka , caranya korban aja salah satu klep untuk dipotong batangnya dan dimasukkan ke dalam bushing klep , sehingga lebar radius porting di sekitaran bosh klep seragam dan arahnya sesuai flow derajat sudut klep. Kali ini semoga dengan kapasitas mesin yang hanya 155cc tenaganya mendekati yang bore up, dengan mengandalkan puncak RPM lebih tinggi.

image

Hasilnya, Alhamdulillah meski berbekal kompresi 11,2 : 1 dan  torsi mesin tidak sampai 14n/m tapi tenaganya bisa melonjak hingga 21dk di 12,000 rpm.  Hal ini bisa terjadi meski durasi noken as tergolong kecil, hanya bermain di durasi 230 derajat dengan lsa 103. Ruang bakar cukup di suplai oleh karburator pe28 mm keihin, dengan jetting pj 60 , mj 128 serta percikan busi di nyalakan oleh cdi BRT di 39 derajat sebelum TMA. Cara setting pengapian ini bisa dipelajari dari tips yang saya beri di maniak motor , bisa klik disini.   Ayo- semangat belajar!! Bandingkan dengan bebek-bebek lain yang modif 150cc mungkin hanya dikisaran 13 – 17dk.

hasil dyno peak @12000 rpm

hasil dyno peak @12000 rpm

dial mesin fu

semua asisten rat harus bisa dial cam

Istimewanya peak power mesin ini kuat digeber hingga 13,000 rpm lebih :D Coba bayangkan bila karburator diganti PJ 34mm, torsi dan tenaga bertambah jadi 24dk secara instan. Belum bila kompresi dinaikkan dan porting dibesarkan lagi dan limiter dibuka sampai 15,000 rpm, karena dengan stroke standard mesin fu sebenarnya kuat digeber hingga segitu- karena piston speed nya pun masih di 4800 fpm. Kalau pengen ngitung bisa buka link berikut .Jadi ngiler kalo dibuat mesin 155cc tune up.  Hmmm…. Apapun itu , yang penting…

Tuner cantik RAT Motorsport hehehe

TETAP SEHAT – TETAP SEMANGAT!! BIAR BISA MODIFIKASI MESIN TIAP HARI!!!

RAT MOTORSPORT INDONESIA

RAYA BYPASS JUANDA no. 17 // SIDOARJO

JAWA-TIMUR

085645577007

bbm pin : 27E125D7 / 2824FEF0