Archive for the ‘drag bike’ Category

Ninja-Ninja Pejuang :)

Ninja-Ninja Pejuang :)

ninja

siswa sedang belajar korek ninja

siswa sedang belajar korek ninja

m.Holly si hidung mekrok

m.Holly si hidung mekrok

10941011_1547697455497739_8326246218757473770_n

Meski belum menorehkan juara, kami ingin berbagi pengalaman yang berawal dari korek harian- kini RAT Motorsport mulai mainan 2 Tak. Apalagi yang dipakai praktikum langsung motor “Murah” Kawasaki Ninja 150 R. Hehehe… Belanja motor nya saja udah bisa untuk bikin mesin balap jupiter z wkwkwkw… Belum modifikasi mesin & rangka nya. Tapi kebahagiaan pemilik ketika berkompetisi dan mengikuti kejuaraan serta mendapatkan piala tak dapat tergantikan.

Setelah di Blitar menorehkan podium 4&5 , Ninja Frame standar milik tim DONNY MOTOR SEDAYU, Gresik ini haus akan kejuaraan. Awalnya memang motor ini dibuat untuk main liaran, tapi karena di daerahnya pun sepi dan mainnya gak fair, daripada sang pemilik mengeluh dan cemberut saja akhirnya diriset bersama RAT untuk main balap resmi. Tak ayal diatas dynotest mesin ninja Shaun The Sheep ini dibuat sedikit mengamuk hingga menggapai 42dk ^_^

Saat ini lagi fokus riset rangka supaya lebih nyaman dikendalikan dan memperbaiki traksi – serta akselerasi di Lintasan. Untuk power ke depan sudah disiapkan blok & kop set baru untuk kejar tenaga 45dk :D Maklum pebalapnya pemula, jadi spare tenaganya disimpan dahulu… biar dia bisa mempelajari cara menjinakkan yang ini dulu.

TETAP SEHAT – TETAP SEMANGAT!! BIAR BISA MODIFIKASI MESIN TIAP HARI!!

R.A.T MOTORSPORT INDONESIA

RAYA BYPASS JUANDA NO 17

SIDOARJO – JAWA TIMUR

085645577007 / 081231080940

pin bbm : 2766fcc6 / 264aca8d

Data Korekan Ninja Hijau Frame Standard :

  • Exhaust height 28,8mm – Duration 188 degree
  • Transfer 42,5mm – 116 degree BTDC
  • Head papas 1,5mm squish 11 derajat nat 0,3mm Lebar squish 7mm Volume buret 13,3cc
  • Membran Kawasaki KX
  • Karburator keihin pwl26 reamer to 31mm Pilot jet 65 / Main jet 152
  • Pengapian Ninja AC – CDI RC
  • Knalpot Creampie leher C , Diameter leher knalpot 38,5mm
  • Kruk as kawasaki ZX
  • Piston seri B
  • Ban Eat My DUST
  • Kampas Kopling SCORPIO Z , Pir Kopling CMS

SAMSUNG CSCSAMSUNG CSC

 

Alhamdulillah,

Dengan adanya support dari bima kids bersama SAYEKTI racing, riset di RAT bisa terus berkembang. Sehingga bengkel sederhana ini bisa menyalurkan hobby balap nya. Meski masih hanya bisa mengantarkan bima kids podium ke V saat gelaran drag bike awal tahun lalu di kenjeran, tak menyurutkan semangat kami untuk mengusik tim-tim papan atas. Semoga tercurah berkah dan bisa melejit di atas adalah cita-cita kami.

SAMSUNG CSC

Apalagi kami berjalan di teorema yang berbeda pada motor 130cc kali ini. Bisa kalian lihat video nya atau apabila menyaksikan, suara motor SAYEKTI racing ini lain dari pada yang lain. Orang-orang menirukannya dengan irama, PREM..PREM..PREM..BLLAAARRR…!!! :D Layaknya motor-motor tiger 200cc jaman dahulu. ^_^

Diawali konfigurasi kompresi piston 55,2 forged KAWAHARA masih dengan dome mentok kubah ruang bakar. Kubah standard yang di squish ulang 9 derajat mampu mengumpulkan kompresi 15,5 : 1 . Porting intake masih dikisaran 26,5mm, model porting semi-downdraught. Klep menggunakan honda cs1 aja, ga usah mahal-mahal, titanium dicoba juga belum menunjukkan banyak faedahnya :D Tetep aja yang dikembangkan kompresi, porting, durasi noken as. Hadeeehhh…

werpak

Mending-mending daripada beli klep, dibuat beli knalpot, naik powernya jelas :D Kali ini WRX GP6 dipercaya untuk disanding pada motor ini. Kenapa ga pake AHM? Katanya yang baru tenaganya lebih jos… karena AHM sudah terlalu mainstreaammm.. Lagian kita lebih suka produk lokal Indonesia. Toh pak Indrawan bos WRX sendiri begitu semangatnya men support kemajuan balap drag, jarang lho.. rata-rata pada terjun roadrace :D Semoga kedepan WRX makin berjaya aamiin… Knalpot GP6 ini sengaja tidak kami pasang standard begitu saja, silincer diganti menggunakan Oval yang sarangannya dimodifikasi ulang. Hehehe… kok bisa kombinasi gitu sih? Ya karena memang RAT motorsport disupport oleh WRX. Knalpot WRX 130cc tipe apa aja punya semua :D Padahal RAT itu tim apa, balap ya jarang menang- kok masih ada aja yang mendukung ^_^ wkwkwkkwkw… Tanya kenapa?

SAMSUNG CSC

CDI REXTOR PRODRAG dipercaya membantu akselerasi noken as gendut, karena base circle cams sebesar 20mm, menjadikannya perlu api yang dimajukan 37 derajat. Belum lagi durasi 280 derajat yang mengawal bukaan klep 9,8mm cenderung bertenaga besar tapi ada lemotnya. Karena noken as itu pilihan, kuat dan bertenaga di atas, pasti bawahnya berkurang. Kuat dan cepat keluar di bawah, pasti tenaga nya tak sebesar yang bermain di rpm tinggi. Oleh karena nya LSA juga pengaruh mas… coba-coba browsing artikel lama RAT. Durasi besar efeknya apa, durasi kecil efeknya apa. LSA sempit efeknya apa, LSA lebar efeknya apa, kalau di padu-padankan hasilnya bijimane!? :) Mungkin bukan kita mekanik handal di Indonesia, tapi kita ingin kamu yang membaca dan masih muda-muda lebih semangat untuk mengembangkan mesin hihihi…

SAMSUNG CSC

Balancer kanan berat 150 gram, magnit 400 gram diharapkan mampu mengerek akselerasi RPM. Rasio di set up berat, kombinasi 13/34, 18/32, 21/29, 23/26 menghantarkan top speed 122 kpj dengan final drive 13/34 di 201 meter. Karburator keihin pwk original JEPANG pun di set up basah kombinasi pj 65 mj 105, direamer habis hingga diameter 31mm. Bersih motor memang 8,2 detik, sayang RT bima masih perlu diasah lagi – sembari ancang-ancang minta gelontoran dana untuk pasang Quickshifter Dan Launcher  ke bos SAYEKTI racing supaya tetap semangat membina pebalap pemula dan mekanik pemula ^_^

result

TETAP SEHAT! TETAP SEMANGAT! BIAR BISA MODIFIKASI MESIN TIAP HARI!

RAT MOTORSPORT INDONESIA

raya bypass juanda no 17

Sedati – SIDOARJO , JAWA TIMUR

085645577007

pin bbm : 7fbcf205 / 28872529

 

 

bima kids line up

bima kids line up

hasil

bima n yogi

 

 

Alhamdulillah,

Maha besar Allah yang Maha Pengasih serta Maha Penyayang. Diberi banyak kepercayaan dari bos-bos yang jauh, meski hanya bercakap via bbm maupun telf. Semua itu tak kan mungkin terjadi tanpa kehendakNya. Dan inilah cara kami berbagi nikmat. Dari orderna yang kami dapat ini, semoga kalian bisa memetik manfaat. Siapa tahu juga sedang mengerjakan projek yang sama, atau kedepan mendapatkan kerjaan yang sama. Jadi bisa sharing dan mengembangkan.

moldiv

Dragbike kini semakin maju memang, meski penyelenggaraan event nya makin kedodoran. Bak sebuah sirkus, setiap minggu gelaran dragbike berkeliling dari satu kota ke kota lain. Peserta makin membeludak, penonton pun tak kalah banyaknya. Dibalik pesatnya perkembangan dragbike tanah air, promotor masih harus berbenah, sebagaimana laiknya lomba, seharusnya ada babak penyisihan dan babak final. Karena saat ini Force Majour selalu dijadikan alasan untuk menjadikan lomba berjalan hanya 1 ronde, langsung final, tak ada lagi babak penyisihan, dan tegangnya Final. Seolah-olah hanya seting motor yang berbayar dan berhadiah :D

Oke sedikit curhat dari event drag Jawa, kini kita menghampiri spesifikasi teknis. Apa istimewanya motor dragbike ini? Tidak ada!! Hanya sebuah pembelajaran lanjut dari projek mesin roadrace jupiter z mp4. Spesifikasi piston daytona sudah jamak digunakan oleh pelaku balap tanah air. Diameter piston 52mm, dengan konfigurasi head 26/23, menuntut perpaduan kompresi 13,1 : 1 , yang bisa diminumin bahan bakar pertamax.

noken as blade

Lubang porting juga masih relatif kecil, 24mm pada bagian luar. Kanan kiri bosh klep hanya diratakan 26mm. Sedangkan model porting dibuat langsung lurus mengarah ke seating klep, kata- orang orang model seperti ini adalah porting dari swedia saat om benny djati dulu membuat head racing nya. Tinggi rooftop port yang tidak sampai 0.65 %, membuatnya seolah seperti selang yang dipencet di ujungnya. Berharap aliran flow nya DERAS!!

Porting buang masih selaras diameter katup saja, 23mm rata sampai ke ujung. Knalpot WRX tipe oval spec mp2 menjadi kesayangan kami menjaga tenaga. Header knalpot diameter 24 mm, dirasa cukup untuk menjaga torqi motor untuk start. Akselerasi RPM ringan didapat dari kombinasi berat balancer 300 gram dan magnit 500 gram. Dikawinkan dengan kampas FR serta pir kopling smash, supaya tidak terjadi slip kopling meski gas dibesut habis-habisan.

Head super by RAT

Head super by RAT

Penjaga irama mesin masih mengandalkan noken as berbahan dasar cams mobil, dimodifikasi ulang oleh assisten kami Endrow Baskara sehingga pas profilnya untuk rocker arm honda blade. Durasi 282 derajat diandalkan untuk menghasilkan tenaga besar di semua putaran, LC noken as yang sempit dipakai untuk menghentakkan rpm cepat ke peak power. Buka tutup noken as kombinasi 60 / 42, di dinamika sentuhan selisih 25 derajat, serta penjagaan puncak lift yang hanya bergeser 5 derajat saja, tak boleh lama-lama menggantung pir klep JEPANG, bahaya! ^_^ Karena lift noken as yang sudah menusuk 9,1mm itu telah mencapai 35% dari diameter katup in.

Pengapian dipercayakan pada rextor Prodrag di 35 derajat pada 11,000 rpm, untuk menjaga puncak torsi motor digantung di RPM tinggi. Hasil dynograph menunjukkan mesin masih kurang optimal mengeluarkan tenaga, hanya bermain di 19 dk dengan kombinasi jetting pwk28 di angka 65/115. Tentu penampilan perdana ini tetap wajib disyukuri ketika bima kids mampu menembus 8,818 dan mengantarkannya podium 2 bersama tim Dani Nawe Salatiga. Kedepan mungkin baik pembalap maupun engineer mampu saling kolaborasi untuk menorehkan hasil yang lebih tajam lagi.

siswa kursus sedang fokus mengukur mesin balap

siswa kursus sedang fokus mengukur mesin balap

TETAP SEHAT!! TETAP SEMANGAT!! BIAR BISA MODIFIKASI MESIN TIAP HARI!!

RAT MOTORSPORT INDONESIA

raya bypass juanda no 17

sedati – sidoarjo , JAWA TIMUR

085645577007

pin bbm : 28a08677 / 28872529

Alhamdulillah,

image

image

Dengan adanya flowbench dan dynotest engine menjadikan sistem belajar engineer dan para siswa kursus modifikasi di RAT lebih mudah dalam memahami materi. Utamanya dalam sumber-sumber peningkatan tenaga. Sebagaimana ada tiga pilar utama peningkatan tenaga, yaitu menaikkan kompresi, pengapian dan pasokan bahan bakar. 
image

image

Dan suzuki satria fu ini menjadi karya praktikum yang indah. Setelah sebelumnya mencetak fu standar porting 22dk, kini materi berlanjut pada bore up. Menaikkan kapasitas mesin dengan penggantian piston lebih besar pun ngga asal comot seperti beli bakso hehehe… Torak milik cbr150 os 3.00 dipilih , karena dengan diameter yang sama bobot pistonnya lebih ringan 40gr dibanding piston hi speed sekalipun. Lumayan untuk meringankan akselerasi rpm, apalagi ditambah body piston yang slim, minim gesekan dengan liner… ini namanya teori efisiensi mekanis.
image

Namun piston cbr tak serta merta bisa langsung dipasang. Connecting rod harus diganti milik tiger supaya pin piston 15mm bisa pas masuk. Keuntungannya setang tiger selain lebih panjang yang bikin anteng di rpm tinggi pula bisa dibuat lebih ringan. Panjang stang tiger membuat piston cbr saat tma masih bisa dibuat dome. Memadatkan ruang bakar pentroof yang kompak menjadi kompresi12:1. Minumnya jangan oplosan ya bro, bikin koit, yang murni pertamax aja hehehe…
image

image

Dari data diameter piston, kita bisa dapatkan informasi ukuran klep yang harus dipakai. Tinggal masukkan rumus klep in = 0,36 × diameter piston. Ketemu deh data klep in kudu make 24mm. Sedangkan klep ex seperti biasa 85 % klep in, jadinya 21mm. Bahan klep memakai bajajnium yang murah meriah kencang hihi… Setelah data klep ter urai, tinggal bikin porting. Rumusnya masih sama kaya artikel maniak motor sebelumnya itu lho… 
image

Cam dipatok tak jauh dari standarnya, durasi in 229 derajat dengan ritme buka 9 dan menutup 40 derajat setelah tmb dengan lift 8,05mm. Sedangkan durasi ex dipatok 232 derajat, phasing close ex open 41 close 11 serta lift cam 7,88mm. Durasi in kecil lift tinggi serta ex lebar lift rendah membuat karakter rpm nya tetap tinggi. Bahkan meski overlap nya cuma dibawah 2mm tenaga atas nya ngisi terus hingga 13,000 rpm.

Mengimbangi gasingan rpm menggila, Pir klep mengandalkan fxr punya. Peningkatan pasokan bahan bakar lebih sempurna dipacu oleh karbu pwk KTC 28mm yang direamer ulang menjadi 30,5mm serta penggantian nozzle 30 lubang sehingga bisa lebih kering di ruang bakar. Pilot jet 48 dan main jet 110 didaulat mengawal pengapian BRT yang meledakkan bahan bakar 39 derajat sebelum TMA di ruang bakar. 
image

Hasil modifikasi ini nampaknya mampu menyemburkan tenaga melalui knalpot custom by RAT dengan leher type C yang lagi ngetrend itu. Karena dicoba jalan motornya sudah lompat-lompat terus maka kita naikkan pada meja dyno. Video bisa cek di instagram atau fesbuk kita hehehe…

Output 29,3 Dk / 19,8 Nm adalah hasil ujian yang luar biasa bagi sang siswa. Dengan power segini mau pake jjs oke, turing oke, cornering oke, mau drag malam minggu juga sippp…
image

Apapun itu, tetap sehat tetap semangat biar bisa modifikasi tiap hari. 

image

R.A.T MOTORSPORT INDONESIA
Raya Bypass Juanda no.17
Sidoarjo – Jawa Timur
085645577007
Pin : 28a08677/ 320DA3A4
Dragswega201@gmail.com
Fb : R.A.T Motorsport Indonesia
Ig : Ratmotorsby

Alhamdulillah,

fu adit

Bersyukur selalu diperbanyak tali silaturahmi dengan orang-orang baik. Adalah Mr.A kini menjadi seperti saudara dengan salah satu asisten ahli kami, begitu akrab karena motornya udah sukses di ledak kan menjadi 36dk. Tidak main-main dana yang di alokasikan, pula keseriusan  dan tanggung jawab kami dalam tuning. Karena amanahnya adalah supaya modifikasi nya ini menjadi berkah dan ilmu nya bisa ditularkan, siapa tahu bisa dikembangkan lagi oleh teman-teman diluar sana ^_^ Karena kami akan dengan senang hati membantu riset kalian…

Selalu andalan kami adalah memulai dari penguatan bak tengah alias area cranckase. Dengan membelah total, re-build dilakukan dengan menggeser big-end ke atas, alias melakukan stroke up. Big end FU yang ber diameter 30mm dilengserkan dengan big end stang yamaha RX-KING yang berdiameter 28mm. Dengan titik pusat  yang lebih kecil dan lebih menepi, berbanding dengan daun kruk as besar- menurut teorinya hal ini akan menghasilkan daya puntir lebih besar menghasilkan torsi. Langkah naik turun piston kini diperpanjang menjadi 55 milimeter. Panjang stang fu 102,5 mm, sedangn rxking 100mm, selisih 2mm menurut kalkulasi kami masih sangat aman. Karena perbandingan ROD TO STROKE ratio masih di angka 1,8 : 1 , itu artinya mungkin kita akan kehilangan sedikit kemampuan mengail RPM tinggi, namun yakin akan torsi yang melimpah di putaran bawah dan menengah. Tapi kalau dipikir-pikir jupiter z balap saja masih di angka 1,7 dan bisa mengail RPM hingga 15,000 RPM dengan aman, apalagi cuma motor harian yang bekerja dibawah 13,000 RPM. Hehehe… Lha itu mekanik suzuki juga agak lebai bikin perbandingan panjang stang dengan stroke nya.

fu,,jpg

Langkah selanjutnya yang dilakukan mbah Barjo adalah BORE UP!! Yeeeaaa… Bore up adalah favorit kami dalam modifikasi. Naik motor belum kerasa enjoy kalau enggak di bore up. Tak mau tanggung, set piston LHK Thailand diboyong ke dalam silinder hingga membengkak 10 milimeter dari diameter standardnya. Setelah dihitung, kapasitas mesin terbaru 225cc. Modal torque 23 n.m , paling tidak perkiraan kami bisa menghasilkan tenaga maksimum 32 dk nantinya :) Piston LHK ini dipilih supaya lebih awet untuk harian, untuk balap aja awet apalagi cuma dipakai jalan-jalan di macet kota :D Lagipula top piston lebih rendah dari standar sehingga tampak luar tetap standard. Manis !

Kepala Cylinder langsung dirubah konfigurasi nya menjadii katup 27/ 23 , Bahan dipilih dari katup BAJAJ PULSAR 220 cc. Kapasitas mesin sama, jadi dijamin ke awetan nya :D Dengan batang stem 4,5mm , membuat aliran udara dan bahan bakar melalui lubang porting lebih lega tidak terhalang batang klep yang besar. Ditimbang dari sisi mekanikal, klep bajaj pulsar ini sangat istimewa, selain kuat juga ringan, sehingga tidak diperlukan pir klep yang keras. Maka pir klep FXR made in Japan dijadikan andalan mengembalikan payung klep pada kedudukannya.

barjo lagi porting

Porting oleh mbah barjo dihajar habis, utamanya pada lubang buang yang dilebarkan. Ini seperti prinsip super kips pengennya , biar sisa bahan bakar terbuang habis – bis – bis – bos –  bus – bes – bas :D Lubang intake dibuat selebar 31 mm bulat , digamit manifold koso, sedangkan bowl area dibuat 90 % diameter klep. Tidak lupa punggung klep terkena modifikasi, istilah teknis kerennya adalah : BACK CUT! Alias Dibubut Belakangnya.

Noken as ditambal las , kemudian di profil ulang oleh pak Indra dan ditata pada bukaan 50-27 untuk klep intake. Sedangkan durasi exhaust sengaja dibuat lebih besar dari intake, memiliki phase 52-29. Pada saat proses Overlaping diukur klep intake terangkat setinggi 2,7 mm, sedangkan overlaping exhaust 2,9 mm, lho exos nya lebih tinggi. Belum berakhir Puncak Lift exos nya dibuat lebih tinggi – Lift Ex 8,4 mm, sedangkan Lift In 8,1mm. Intinya kita lagi tergila-gila riset pembuangan gara-gara Ninja. Wkwkwkw…. Belum lagi Sisa ledakan dikawal oleh Knalpot WRX stainless spesial dari jepang sehingga jelas lebih PLONG dan lebih tahan panas mesin bore up.

setup

Tidak lupa kompresi tetap diwajibkan ditekan pada angka 12 : 1 , supaya tetap bisa dimakan pertamax. Takut kurang padat?! Karburator kami pasang PWK AIRSTRIKER ber venturi 35 mm SUDCO USA. Kombinasi jetting yang disempurnakan diatas mesin DYNOTEST, ketemu ukuran PJ 52, MJ 125. Tidak lupa kombinasi Jarum kita ambil dari karburator PJ 34 untuk menstabilkan sinyal karburator. Menanggapi pasokan bahan bakar yang melimpah CDI REXTOR PRODRAG di komando membakar pasokan bahan-bakar pada 39 derajat sebelum TMA. Mengapa begitu tinggi ? Karena durasi noken as relatif besar, serta perbandingan kompresi rendah, kami membutuhkan pemajuan pengapian untuk meningkatkan torsi. Selain berfungsi meningkatnya torsi – memajukan timing pengapian mempercepat pula akselerasi putaran mesin. Kalau RPM mesin nggak terbuka habis, maka percuma saja karkter seperti ini tidak disukai oleh pebalap kami, Sona Yanmar, yang dititah kan sebagai test driver.

Sebenernya ga beda jauh dari FU yang 32 dk, cuma tambahan ekstra 4dk ini dari barang-barang yang lebih baik kualitasnya, sehingga lebih memudahkan mekanik menghasilkan tenaga lebih besar. Dibawa ke Kenjeran surabaya , dalam beberapa kali seting ketemu waktu terbaik 8,2  detik. Kenapa timer nya belum maksimal?  Karena motornya lebih banyak terbang di udara dari pada melekat lurus ke aspal wakakkaa… kasian kena rasio standard, pebalapnya sulit mengontrol tenaga dan hentakan kampas suzuki RGR dan pir kopling racing bee. Dipasang NOS aja lah sekalian bos Hahaha… Tapi apapun…

Pelanggan juga bisa belajar porting sendiri motornya lho... :D

Pelanggan juga bisa belajar porting sendiri motornya lho… :D

TETAP SEHAT ! TETAP SEMANGAT! JALIN PERSAUDARAAN DALAM MODIFIKASI ^_^

R.A.T SPEED LABORATORY

>> BYPASS JUANDA 17  : SIDOARJO : JATIM

>> INDONESIA

Order Now! RAT hi-performance parts – feel free to contact our assistance

085645577007 / pin bbm : 333011cF / 264aca8d