Tulisan terkirim dikaitan (tagged) ‘tiger’

Assallamuallaikum warrahmatullah,

Lama tidak menulis, saya kangen dengan kalian sobat, bagaimana kabarnya? Masih semangat modif mesin motor kan :) Disela kesibukan saya sekarang yang mempersiapkan diri menjadi seorang ayah, ^_^ Teman-teman , istriku hamil lho!! Hahaha,, ternyata saya tidak hanya bisa bikin motor kencang, tetapi juga bisa bikin anak, tentunya atas rahmat Allah SWT :)

Kegiatan saya sebagai suami siaga, siap mengantar ke bidan untuk periksa, menjaga ibu hamil, sepulang dari bengkel membelikan susu untuk ibu hamil, memijati kaki istri yang seringkali capek atau saat shubuh tiba-tiba kram, semuanya menyebalkan tapi seru… Dan bayi di dalam perut ibunya itu memberi saya semangat berjuta kali lipat untuk lebih dan lebih dalam berkarya :) Supaya saat ia lahir, ia bisa bangga meski ayahnya hanya seorang mekanik hehehe… katrok pula.

haish, kok mesti curhat… hehehe.. gpp ya bro, kita kan sodara :D

PERENCANAAN MODIFIKASI

Mesin Honda GL – Series, bahkan kelahirannya sudah dimulai sebelum saya dan crew di rat motorsport lahir, dimulai dari cb series, hingga tiger yang awet sampai sekarang gak berubah-berubah hahaha… Mesin tipe ini bandel, bisa saling swap antar part untuk merekondisi atau meningkatkan performa. Sudah jamak diketahui kruk as tiger adalah part penyihir untuk meningkatkan performa yang bisa dipasang di cb, gl max, gl pro, megapro, dan tiger itu sendiri… ya iyalah kan emang kruk as tiger :D Bahkan terakhir seringkali para tuner mengaplikasikannya ke crankcase suzuki satria fu150 untuk mendongkrak torsi FU.

Lantas, berapa harga kruk as tiger ? Tengok di kaskus harga kruk as tiger revo bekas aja sudah berkisar di 1,5 jt… itu baru kruk as aja… lha seandainya kita punya motor GL max, ingin jadi 200 cc bagaimana om ?

- lihat dulu spec awal gl max, diameter piston cuma 56.5mm , langkah kruk as , 49,5mm, kalau ditotal cc nya cuma ketemu 125 cc. Seandainya kita swap dengan kruk as tiger, 1,5 JT ditebus, sebelum dipasang kita ukur cc nya di komputer ketemu diameter piston 56,5mm x stroke 62,2mm, ketemu cuma 155,94 cc.. LHA yang 45 cc lagi ikut siapa supaya jadi 200 cc… ??? Berarti kita juga harus menebus piston standard honda tiger, keluar duit lagi. Belum nanti karena langkah memanjang harus beli baut tanam tiger, rantai keteng dan gir timing tiger, belum penyesuaian magnit yang sesuai dengan as kiri tiger, wedew2… bau-bau banyak duit bisa nembus hampir 2x lipat harga kruk as nya buat upgrade ke 200cc “saja”…

Kenapa kok pakai kata “saja” ? Ya karena , diameter klep gl max yang cuma 27/23 tidak mumpuni mensuplai isi silinder sekarang, wajib diganti, porting belum disesuaikan, noken as wajib menyesuaikan ulang, menata ulang kompresi dengan benar, menata titik nyala ledak pengapian, karburator selayaknya ganti, karena dengan kapasitas 200cc, minimal memakai karburator venturi 28mm atau idealnya memakai 31 milimeter, knalpot juga wajib disesuaikan dong :)

Bingung ga bisa modifikasi? Cara pintas, beli head set tiger lengkap isi… walah,,, kalau kaya gitu modifnya, enak bengkelnya tinggal masang2… ga ada serunya :D Keluar duit banyak bau-bau nya malahan… hehehe…

Lantas gimana dengan nasib kamu yang kantongnya cekak ?? Hahaha…

STROKE UP :: Dengan sarang lebah di daun kruk as

MURMERCENG

Solusi modifikasi murah – meriah – kencang masih ada di RAT , andalkan stroke up : Mengapa stroke up lebih baik dari memasang pin stroker, karena langsung menggeser big end, bukan memasang 3 patahan pin yang dileburkan kembali.  Keuntungan memilik stroke yang panjang adalah, kita bisa mendapatkan kapasitas mesin lebih besar di motor kita , pula, kehandalan torsi yang melimpah utamanya di putaran bawah dan menengah. Stroke yang panjang meningkatkan piston speed, oleh karenanya menjadikan mesin long stroke bukan karakter putaran tinggi, lebih enak dikendarai, gas seperempat aja langsung ngacir gak perlu gas pol. Cocok untuk harian, lantas untuk mengejar top speed bagaimana? Ya gir nya aja di atur ulang , beres toh :)

Stroke standard GL yang tadinya 49,5mm dalam beberapa hari bisa disulap jadi 62,5 milimeter :D atau mau lebih hingga 68 milimeter?? WOW! Bisa! Dananya… Lebih hemat hingga 70 % lebih dari beli kruk as tiger :D CIAMIK SAM!!!!

daun kruk as modifan

Pilihan mengerjakan mesin rapih tapi murah adalah prinsip, mengandalkan blok cylinder honda tiger cukup dari merk MPM, melengserkan blok standard GL, sehingga kita tidak perlu menambahkan paking alumunium yang mencolok. Dengan digamit piston Tiger merk NPP justru lebih handal dan murah karena banyak pilihannya hingga oversaiz 300 hahahaha… dana untuk beli block cylinder standard tiger dan piston tiger yang AHM bisa dihemat hampir separuhnya, lha, sisanya bisa buat nyumbang fakir miskin, yatim piatu, masih sisa juga? Boleh lah dibuat pijet… wkwkwkwk . hush..

Mengkonsep diameter piston dan langkah adalah faktor penting untuk menentukan porting dan klep. Diameter klep untuk harian / turing biasanya bisa memaki 50 % dari diameter piston, jika kita pakai piston tiger os, 100 ,misal , diameter 64,5mm maka diameter klep nya bisa memakai 32 milimeter untuk inlet, daripada ribet cari klep 32, mending pake klep honda tiger yang Aspira , sudah ringan – kuat – murah pula.  Jasa rubah head nya, yang pasti lebih murah daripada beli head tiger, hampir selisih 50 %.

Wawan RAT :: Belajar desain porting terbaru 2011

MENINGKATKAN PERFORMA

Utamanya kompresi, pemilihan bahan bakar adalah pertanyaan pertama, ketika memakai premium, maka kepadatan ruang bakar tidak boleh melebihi ambang 11 : 1. Kompresi semakin padat, riskan detonasi, sehingga membutuhkan nilai oktan bahan-bakar lebih tinggi pula. Jangan memaksakan kompresi tinggi dengan bahan-bakar oktan rendah, disamping itu, kapasitas mesin kita sekarang sudah 200 cc lebih, bukan lagi 125 cc, kita tidak perlu kompresi besar untuk menghasilkan tenaga! Kuncian motor standard dari pabrikan bisa awet adalah : RASIO KOMPRESI RENDAH! Lihatlah rata-rata hanya mematok di angka 9 : 1, maka pilihan 10 : 1 dirasa cukup bijak, bukan?!

Untuk diamter piston 64,5mm dan stroke 62,5mm, kita ingin puncak tenaga tidak begitu tinggi di 9,000 RPM saja, lantas di limit di 11,000 RPM, supaya mesin tetap efisien dipakai harian. Maka dimasukkan ke rumus porting velocity yang ada di buku modul porting , ketemu besaran angka 28,5 milimeter. Kemudian di kiri kanan bushing klep memakai perbandingan 110 % dari diameter klep in. Untuk porting buang di haluskan dan dipolished untuk memperlancar gas keluar.

Suplay bahan bakar diatur dari karburator keihin PE 28 milimeter, buatan thailand itu lebih murah ketimbang kita harus beli PWK 28 milimeter, wong ya sama-sama venturi 28 milimeter kok harganya beda jauh, padahal performa ya cuma selisih 11 -12. Hedew… Kalau kalian benar-benar lagi sengsara, bisa memakai karbu milik ninja dari merk Lippo saja, sudah lumayan lah untuk harian enak … Pokok larinya ga malu-maluin lawan tiger atau scorpio :D

Noken as, ini kuncian penting nya, di modul noken as menjelaskan , range lift valve untuk motor harian di kisaran 23 % dari diameter klep in, jika klep in berukuran 31,5mm, maka valve lift yang diperbolehkan adalah dikisaran 7.2 milimeter. Dibagi dengan rasio rocker arm, ketemu di noken as lift sekitar 6,5 milimeter. Maka alangkah bijak jika lift noken as cukup dipapas 0,7 milimeter, ga sampai 1 milimeter. Apa fungsinya lift ditinggikan ? Supaya suplay bahan bakar saat putaran atas lebih bagus dalam menghasilkan tenaga. Lantas kenapa tidak sekalian dipapas 2 milimeter? Ingat konsep dan tujuannya untuk harian, dengan lift yang tidak terlalu tinggi kita tidak menyiksa pir klep , rocker arm, bushing klep, seating klep dan payung klep itu sendiri. Karena lift semakin tinggi klep akan semakin terhempas dan terbanting lebih keras!! Kalau buat balap ? Wajib hukumnya aplikasi lift tinggi, namun dengan catatan kesemua rangkaian penghubung noken as hingga menuju klep harus di perkokoh. Masuk akal bukan?!

Piston customize by RAT

CDI bisa banyak pilihan, apapun itu, intinya cuma 1 , jangan terpancing dengan kata-kata yang beraroma “RACING” untuk motor harianmu, karena motormu memang bukan motor balap!!! Dan kamu tidak akan butuh tenaga layaknya motor balap yang begitu besar hingga tidak bisa kamu kendalikan, POWER WITHOUT CONTROL MEANS NOTHING! Cdi Honda Grand, untuk tipe pengapian AC bisa diandalkan, atau cdi suzuki shogun 110, untuk pengapian DC sungguh istimewa. Koil bisa mengaplikasikan milik Yamaha Scorpio. Tidak perlu pakai koil YZ.

Knalpot beli yang imitasi aja 150rb an saja, lantas bawa ke tukang las knalpot yang sudah handal dan terpercaya untuk sedikit membobok knalpotnya , sehingga suara tetap halus, namun gas buang mampu terlepas sempurna!!

Modifan begini hasilnya gimana sih, dengan dana minim… mau berharap kaya apa? jangan salah, mungkin kita bisa melibas scorpio korekan sekalipun :D hahaha… asalkan scorpio nya agak salah korek kali ya :p

Cylinder head dan noken as modifikasi by RAT

dari awal hanya 13 HP menjadi 21.4 HP di RODA ANDA dari modifikasi murah meriah kencang ,

Intinya kita bisa enjoy dengan mesin kita, dan hasil modifan itu sendiri nantinya tidak akan menyusahkan kita… :)

Tetap Sehat dan Tetap Semangat! Biar Bisa Modifikasi Mesin Tiap Hari

RAT MOTORSPORT

RAYA BYPASS JUANDA No. 1

SIDOARJO

085645577007

bbm pin : 28a08677

rasio close

rasio close

Sms seorang kawan menggelitik saya sore ini, dia bertanya apa sih fungsi dan bagaimana sebuah transmisi close ratio bekerja. Bukan, saya tidak bermaksud mentertawakan pertanyaannya, namun yang lucu adalah dia sudah order sebuah transmisi close ratio untuk motor balapnya lebih dari sepekan lalu, hanya saja baru sekarang bertanya sesaat sebelum saya kirim paket close rasio untuk drag untuknya.

Well… di sms saya tidak bisa menjelaskan panjang lebar, tapi disini saya coba untuk memberikan pemahaman apa manfaat racing part yang teman-teman sudah order dari kami. Dan bagi yang punya motor balap tapi belum instal close ratio, hmmm… jangan terlalu lama menahan diri :D

Sebuah transmisi CLOSE RASIO merupakan seperangkat gigi-gigi penerus daya  dimana mereka memiliki perbedaan yang kecil antar setiap nilai perbandingan terhadap tingkatan selanjutnya. Secara konsekwen, catat bahwa arti kata close adalah : berdekatan. Angka-angka perbandingan gigi rasio ada dalam rentang numerik yang lebih kecil, hingga saling mendekati satu sama lain.

Dalam konteks transmisi close rasio, sebuah perangkat transmisi yang memiliki perbedaan rentang nilai jauh antar tiap gigi disebut transmisi lebar.

Sebagai contoh, perbandingan transmisi close dengan yang standard. Ini adalah tabel transmisi 5-speed dengan transmisi standard dan transmisi yang akan dibuat lebih rapat.

Gear Ratio (stock transmission) Ratio (close-ratio)
1st 3.25 2.60
2nd 1.90 1.66
3rd 1.20 1.35
4th 1.00 1.15
5th 0.80 1.00

Lihat bagaimana transmisi pada umumnya, terutama gigi terakhir (gigi 4 atau 5) menunjukkan nilai berat (biasanya bernilai dibawah 1) yang disebut nilai OVERDRIVE. Terus kenapa pabrikan membuat transmisi yang gak asik kaya gini? Tentu para insinyur memiliki maksud tertentu, yaitu gigi overdrive dipakai untuk penghematan pemakaian bahan-bakar dengan RPM relatif rendah apabila menemukan jalan yang sangat lurus dan panjang. Tipe gigi seperti ini tidak diperlukan dalam balap!

Taking From OTOMOTIF.NET

INDOPRIX (photo taken from: OTOMOTIFNET )

Sebagaimana tujuan mekanik balap membuat transmisi close ratio adalah, agar motor selalu berada pada gigi yang secara simultan berelasi terhadap RPM mesin saat meraih tenaga besar, lebih cepat keluar dari tikungan, mampu menjaga putaran mesin saat memasuki tikungan dengan rolling speed, atau untuk drag adalah untuk “menghabiskan” tenaga tepat sesuai panjang lintasan agar tidak terlalu banyak nafas yang mubadzir tidak digunakan. Jadi pasang close ratio berpahala dong, kan tujuannya biar gak mubadzir? hehehe… who knows? :P

Dengan kata lain, kerapatan dari rasio pada transmisi close didapat dari menekan kutub-kutub transmisi : Yaitu, meningkatkan rasio gigi rendah, dan merendahkan rasio gigi yang lebih tinggi.

APLIKASI

Sebuah transmisi bertipe close rasio di desain untuk membuat sebuah mesin agar tetap berada di kecepatan oprasi mesin yang relatif sempit. Sementara, rasio lebar (standard) bekerja optimal untuk mesin yang beroprasi pada kecepatan tinggi dengan sedikit pindah-pindah gear. Transmisi close ratio hanya akan ada di motor balap, kenapa? Karena dengan torsi yang meningkat drastis, alangkah baiknya jika lontaran itu disalurkan menjadi secara efisien pada roda, sehingga motor terlempar bukan terangkat :)

Balapan adalah keahlian mengendarai pada kecepatan tinggi, mendekati kecepatan puncak yang mampu diraih oleh tenaga mesin motor kita. Kecepatan harsu dikurangi apabila memasuki tikungan pada beberapa model kurva. Dengan rentang kecepatan pada lomba / sirkuit tertentu, mungkin akan sangat berguna jika memiliki beberapa pilihan reduksi gigi rasio dengan tujuan untuk memaksimalkan laju motor pada kecepatan maksimum mesin.

Motor balap tidak harus berhadapan dengan kemacetan lalu lintas, yang mengharuskan pengendara melakukan stop-and-go, melewati persimpangan dan harus hati-hati toleh kanan-kiri, atau bahkan mendaki gunung melewati lembah dengan kecepatan rendah. Motor balap juga tidak memiliki aturan agar hemat bahan-bakar saat berjalan pada RPM rendah. Oleh karena itu, masuk akal bila memiliki gigi rasio yang mendukung situasi mengemudi yang tidak memerlukan variasi gigi rasio seperti di lalu lintas pada umumnya. Dan karenanya seringkali transmisi standard pabrikan hanya beberapa gigi yang secara efektif berguna pada situasi balap. Jika memakai transmisi standard, pada road race misalnya, seringkali setelah lepas start, gigi pertama  dan kedua jarang dipakai lagi. Lebih lanjut, gigi tertinggi (gigi 4) bisa jadi terlalu tinggi bagi motor sehingga RPM tertahan dan sulit mencapai top speed pada trek lurus dan panjang. Gigi paling tinggi haruslah membantu agar top speed motor dapat pas dengan RPM puncak tenaga mesin, dimana power mesin cukup untuk melawan hambatan udara dan berbagai impedansi.

Transmisi dengan rasio lebar mungkin juga secara mudah menjadi terlalu jauh untuk mendapatkan akselearasi yang cepat, dikarenakan antar perpindahan gigi membuat RPM menjadi turun begitu rendah. Misalkan kita bicara, sebuah mesin memiliki rentang tenaga antara 8500 – 10.000 RPM. Perpindahan gigi dari rasio 1.20 ke 0.9 akan menurunkan RPM sebanyak 25%. Bahaya bila kecepatan mesin jatuh terlalu jauh keluar zona tenaga. Dalam sekejab, jika gigi di umpan pada 10.000 RPM, mesin akan turun ke 7.500 RPM, dimana di area ini tenaga lebih kecil. Pendakian dari 7500 RPM ke 8500 RPM akan terasa berat, hingga saat dia memasuki power band sesungguhnya mesin akan bereaksi galak. Secara kontras, jika rasio diubah menjadi 1.150 dan pasangannya 1.000 nilai ini menghasilkan penurunan RPM hanya sebesar 13%. Dioper pada 10.000 RPM dan mesin masih cepat teriak di 8.700 RPM menuju 10.000 RPM lagi dengan waktu singkat.

CLOSE RASIO
CLOSE RASIO

Close rasio gearbox : Yamaha Jupiter Z / Vega, Yamaha F1zr, Suzuki Smash/shogun, Honda Supra/Legenda, Honga Tiger.

R.A.T MOTORSPORT INDONESIA

Tropodo Indah Blok N no.26-28

Waru — Sidoarjo

Contact Us : 085645577007

Email Us : dragswega201@yahoo.com

Alhamdulillah,

Well… this time Mr.S semakin serius mengembangkan performa tunggangannya. Berkunjung ke bengkel dengan handle bar yang telah diinstalasi switch On-Off. Apaan nih…?!!  Kita bertanya-tanya. Apa iya ini tombol kalo di tekan ‘ON’ lantas motor Honda Tiger Revo ini bisa jadi robot… hehehe, alah jayuz ah, kebanyakan nonton Transformer hehehe…

Meski saya dan Mr.S suka ber-sms guyonan garing kaya gitu ( Kalo mr.S sedang membaca tulisan ini jangan senyum-senyum sendiri nanti dikira gimana gitu bos… hehe… ), tapi untuk hal meng-upgrade performance kita selalu serius berpikir gimana cara supaya gak garing ni motor :)

CDI Cheetah Power sudah dipasang di motor, berharap kemampuan lari SiTi ter-Hibrida oleh Cheetah yang Lincah-Lincah Irit… Jayus lagi :) Wkwkwk… Sang empu mengeluarkan 8 biji pir (bukan buah lho ya) dari saku celana, satu set Pir Klep produksi TK Racing dan Satu set Pir Kopling CLD racing yang di kembangkan khusus buat Honda Tiger. Batin saya, “akhirnya saran saya diturutin, dengan Pir Klep lebih bagus, kita bisa kembangkan camshaft desain lebih maknyuss pula”.

Pir Kopling n Pir Klep Racing

Pir Kopling n Pir Klep Racing

Beliau curhat, kemarin kopling udah selip, rasanya tidak bisa mengimbangi hentakan power mesin, okelah… disitu muncul problem baru — input ini sebagai masukan untuk kita mengembangkan step berikutnya :) Yuk bongkar-bongkar… upgrade sistem penerus daya… Sistem manual clutch tiger mempunya 4 lembar kampas lebar, sedangkan 1 sistem judder spring untuk meredam getaran namun kompensasinya adalah penyaluran torsi menjadi terlalu lembut sehingga kemampuan sesungguhnya tersembunyi, oleh karenanya tenaga jadi malu-malu macan (kan Tiger), dengan adanya judder spring rideability tiger sangat nyaman karena minim getaran, bukan begitu bukan? Namun untuk tujuan performance upgrade maka sisi rideability sedikit di ‘korbankan’ bukankah rencana kita kan bikin ni motor larinya menghentak-hentak heehehehe…

Carter Kopling honda Tiger

Carter Kopling honda Tiger

Kita lepas judder spring dan kampas kecilnya, kita ganti dengan kampas nya juga tutul-tutul kaya macan tutul heheheh jadinya nih Tiger dikawin silang ama tenaga cheetah dan macan tutul, wkwkwkkww.. mekso cah.. Hush guyonan wae. Tidak lupa friction plate kita ganti dengan yang tipe lama dot type. Why? menurut sahabat kita yang seorang mekanik senior di AHASS, tipe plat kopling ini lebih menggigit kampas kopling, jadinya lengket kaya lem alteco, anti selip kaya celana dalem. Walah…

Kampas Kopling Aftermarket

Kampas Kopling Aftermarket

Ganti plat kopling juga

Ganti plat kopling juga

Untuk upgrade area cylinder head kita tinggal pasang Pir Klep TK, dan upgrading camshaftnya dengan lifter lebih tinggi sekitar 2mm supaya Airflow bertambah, mungkin putaran bawah agak lebay tapi putaran atas mesin, wuuuhhh… menurut teori seharusnya kenceng… :) Tanya aja ama yang punya deh wkwkwkwk… Memanfaatkan upgrade sektor penerus daya maka kita pun tanpa ragu menaikkan kompresi siTi lagi tanpa harus memapas silinder head maupun silinder blok, Piston High Dome adalah jawabnya. Pokoknya minum pertamax plus is recomended, even not a must… lagipula kan selama ini ente sudah memberi asi pada siTi dengan pertamax bos, masa tinggal nambah dikit aja apa susahnya :p ( Mr.S = “nambah sedikit kali berapa liter??!! Grrrmmhhh..” ) huakakakakkakaka ^_^

Oh, nikmatnya modifikasi mesin… Tetap sehat, Tetap Semangat, Biar bisa modifikasi mesin tiap hari! Gas Polll…!!!

R.A.T MOTORSPORT — Rumah untuk semua Rider –

STREET :: RACING :: DRAG

Port Polished Head, Cam Grinding, Big Valve, Bore Up, Stroke Up

Visit our Garage @ Raya Bypass Juanda No. 1  Sidoarjo

Contact Us : 0856.455.77.007  [ D. Swega ]


Alhamdulillah,

Engkau telah mengabulkan doa kami ya Pangeran, Jika rezeki itu jauh — maka dekatkanlah. Dan ketika hal itu terwujud ada rejeki datang dari pulau Kalimantan, seorang sahabat melayangkan sebongkah engine untuk di utek-utek oleh mekanik-mekanik desa R.A.T :) yang datang kali ini bukan hanya mesin motor bebek yamaha, honda, seperti biasa, tapi mesin MACAN, yeah… it’s my favorite engine GL 200. Apalagi kali ini ordernya tidak hanya upgrade performa biasa, sudah cenderung semi-race nih, 70 % yang penting kencang, 30 % buat jalan harian mungkin sabtu aja keluar malam :) Modif seperti ini bahasa populer di majalah-nya : KOHAR, alias Korek Oke Harian Ala R.A.T, wahaha… tak karang dewe iki…

Order kali ini lumayan manteb, pertama sang empu minta order 300 cc buat tigernya, bukannya tidak sanggup mengembangkan mesin mendekati kapasitas itu, namun dengan pengertian yang saya berikan bahwa untuk mengejar kapasitas segitu dengan basic engine GL 200 modifikasi akan sangat riskan, apalagi terbukti di arena balap ga ada tuh kelas 300 cc, adanya kelas SPORT 200 cc dan kelas Para Raja Free For All (FFA) maksimum 250 cc. Jadi kenapa tidak meraskan sedikit adrenalin dari tunggan para RAJA di Arena Balap pada motor harian bos…? Akhirnya MR.E setuju, dan kita kirim proposal modifikasinya, teken kontrak, duit di transper lewat wesel hahaha… ya gak lewat wesel kali, segitu amat, transfer ATM wae lah cepet.

Cylinder head Racing Tiger Big Valve

Senang rasanya, karena mesin tiger adalah mesin favorit saya, dengan sepenuh hati, cinta kasih (Lebay.com)  maka saya berencana membenamkan piston 71mm ke dalam cylinder block Honda macan ini, kemudian rubah derajat klep dengan konfigurasi klep lebih besar, dimensi 33mm untuk inlet dan klep ukuran 28mm untuk outlet, dengan diameter batang klep tetep 5.5mm. Khusus untuk klep ini, kita buat special order custom, yang pasti nih klep buatan R.A.T udah lulus TK gitu… hehehe, mungkin sudah setingkat S1, habis nyari klep TK mentok ukuran +1mm, itupun harganya tanya di speed shop racing nembus setengah juta, ga masuk kriteria MurMerCeng (Murah Meriah Kencang ) itu baru prinsip R.A.T, modifikasi tidak hanya sekedar kencang, tetapi harus murah meriah, halah… :)

Semua barang di order hanya demi memuaskan hasrat Mr. E di Kalimantan nantinya, diantaranya : Reduksi Sekunder custom dengan rasio perbandingan 3,330, diharapkan semoga nanti waktu engine nyala dan dicoba bisa gampang ngangkat-ngangkat hahahahhaha… :p Kampas kopling 6 lapis dari standardnya yang cuma 4.5 lapis hehehehe -kan ada judder springnya- Dengan jumlah pir kopling 6 biji, atos-atos deh koplingane :)

Karburator Racing

Karburator mantap untuk Tiger

Inlet port rencana kita buat “downdraught” agar bisa meloloskan ekstra pasokan campuran udara-bahan bakar ke silinder lebih banyak, dan diameter kita buat lebih besar di bagian dalam lain daripada biasanya, secara suplai gas segar akan dipasok karburator KOSO 34mm yang dilengkapi POWER JET untuk membantu putaran atas. Mesin pun dikirim ke manufacturing proses di tukang bubut untuk menyesuaikan dengan hitungan kita.

Capasitor Discharge Ignition untuk Tiger kencang bisa pakai BRT Hyperband untuk sistem Alternative Current, tapi jika ingin lebih garang ya pakai CDI Rextor dong, supaya kami yang ndeso ini bisa belajar memprogram map pengapian. Hmmm… mau dibuat kepasar, map nya lain, mau dipakai freestyle, map nya lain, mau dibuat ngejar Ninja 250, ganti map extreem… hehehe… seru kan!

Mapin CDI Rextor

Maping CDI Rextor Tiger

Inilah awal kedatangan mesin itu… semoga setelah lulus dari R.A.T engkau menjadi mesin yang kencang…

Amin.

Tetap Sehat – Tetap Semangat – Biar Bisa Modifikasi Mesin Tiap Hari

R.A.T motorsport .: HOUSE OF PERFORMANCE :.

Visit our Garage @ Raya Bypass Juanda No. 1 , SIDOARJO

Contact us : 085645577007

Bore UP , Stroke UP, Big Valve, Hi- Camshaft Maker, Port-Polished cylinder head, Engine Performance Modification, CDI Programable Maping.

Alhamdulillah, datanglah seonggok Tiger ke bengkel atas referensi distributor racing part kita, Mr. Marco Van Basten, eh ga pake van basten ding, tar dikiro londo… pada sensi tar, kan mereka dulu pernah jajah Indonesia. Dan oleh para pemuda-pemuda hebat seperti Ir.Soekarno dan Bung Hatta proklamasi kemerdekaan Indonesia bisa tercipta, dan seluruh rakyat terbebas dari belenggu penjajahan. Lepas dari belanda ternyata kita pun masih terjajah di negeri sendiri heheheheh… Mulai berpolitik, yah sapa tau adaa yang mengajak saya buat jadi Wapres atau Caleg lah, nanti pokoknya saya buat semua spare part racing jadi murah, saya bantu bengkel-bengkel Home Industri yang bikin knalpot, pakaian balap, para pembalap-pembalap saya buatkan drag strip supaya kalian lebih professional dan tidak mati sia-sia di Jalanan karena aspirasi kalian tidak tersalurkan nak. (Sebenernya gw mau cerita apaan sih…?!)

Pulsar vs Tiger

Pulsar vs Tiger

Ya, seperti motor Tiger kawan kita kali ini yang tenaga mesinnya masih terbelenggu, maka kita pun tidak tinggal diam, Insinyur-insinyur kami akan berjuang memproklamasikan kemerdekaan tenaga mesinya. Hakakakkaa… Yah walaupun masih Stage I, menyesuaikan dana dan dikarenakan modifikasi meisn memiliki filosofi layaknya hidup sesorang manusia, semua ada waktunya, mulai dari bayi, ia mulai belajar merangkak, berdiri, pake kereta bayi, berjalan sendiri, berlari, naik sepeda roda tiga, naik sepeda bmx, naik motor, baru deh bisa kebut-kebutan… panjang amat ya. Nah stage I adalah tahap tiger untuk merangkak, jadi dalam family macan, dia masih menjadi SImba kecil, belum layak dianggap macan hueheuehuhee…

perkosa mesin tiger

perkosa mesin tiger

Mr. S datang ke bengkel dengan keluhan motor Tigernya dilibas habis ama Honda CBR 150, ehmm ehmmm… kalo Tiger bisa menang ya CBR gak mungkin dilego dengan harga diatas 30 juta gitu loh… kok ya untung dia ngga protes kalo motornya habis dilibas ama Ninja 250, tak suruh ganti BPKB skalian nek gitu hehehehehe… Apalagi Honda Tiger power atasnya nggak ngisi, ya iyalah mesin CBR konfigurasinya OverSquare gitu loh, bisa aplikasi klep lebih gede yang artinya Volumetric Efficiency nya juga gede, klep DOHC bukan toh CBR itu.. mboh ra tau mbongkar jadi katrok. Ayo-ayo CBR yang mau dikorek :p

Piston Wuelek...

Piston Wuelek...

porting intake standard ada sambungan

porting intake standard

Porting Exhaust nih...

Porting Exhaust nih...

Sebelum dibongkar tak test ride dulu, mentok 120kpj. Tapi rasanya naik 120kpj nya tiger kok pelan ya, masih banteran 115kpj nya Bajaj Pulsar 200 rasae, akselerasi juga masih kalah sama Yamaha Jupiter Z, lhoh… :P Tapi rasanya kalo motor bebek RAT satu itu dah ganti nama deh, jadi JUPIGER, kan Jupiter Piston Tiger. Hehehheheheheheheheh…

Klep racing tiger ala RAT heheheh...

Klep racing tiger ala RAT heheheh...

piston custom tiger

piston custom tiger

Langsung lepas baut-baut yang nemplok, mesin diturunin, heeeggghhh… ngeden cak, anteb eram mesine. Dibongkar cylinder headnya, dicuci bersih dari segala macam debu, noda, dan kotoran, najis maupun hadast. Setelah bersih baru measuring dilakukan, ternyata ukuran porting tiger standard adalah 25.5mm, dengan diameter klep 31.5mm dan Bore Size 63.5mm,Stroke 62.2mm, ambil kalkulator, kertas dan bolpoin, AYOOO SEKOLAHHH..!! Kita patok velocity 105 meter/second pada 10.000 RPM mengingat REV pada 11.000 RPM serta menimbang crankshaft save limit, ga mungkin lah motor harian dipake ampe 14.000RPM bisa ngambang klep-nya karena pir klep masih standard. Kalo ngga, kruk as patah gimana? Sopo sing ngijoli, hiii…

ported cylinder head

ported cylinder head

Noken As Papasan nih...

Noken As Papasan nih...

105 = 62.2 x 9.500 / 30.000 x POW ( 63. 5 / port ) , akhirnya didapat data port sekitar 27mm. Hmmm lumayan, udah masuk ke hitungan rasio 85 %, gede iki cah… Venturi karbu sekitar 30mm sanggup mengatasi power hingga 10.500 RPM. Inget ya Mas e, besok kalo ngoper gigi, shifting pointnya ada di RPM segitu. Gak usah nunggu di 11.000 RPM keburu ilang torsinya. Exhaust port diporting ulang dengan rasio 100 % diameter klep Ex. Header pipe diameter merk MUGEN POWER abal-abal hahahahha –sorry bro no offense- sebesar 31.5mm, setelah tak hitung hitung pake catetan dari Gandos Tepepa, diameter segini bekerja optimal di 9.000 – 10.000 RPM asal panjang headernya berkisar 490mm, lha punya sampean… kepanjangan deh bro, torsinya terlalu di bawah.

PORTING INTAKE RAT tiger
porting intake RAT tiger
Saluran buang baru nih...

Saluran buang baru nih...

Rasio kompresi kita naikkan dengan melakukan pemapasan cylinder Head sebanyak 5 mm, HAH!?! Pasti yang mbaca pada kaget, ya iyalah pasti ngawur kalo aq nulis kaya gitu, gossip namanya, hehehehe… jadi artis ntar dirumpiin ada tiger papas head sebanyak 5mm, mekanike mendem po piye?! Kyakyakyaka… 0.50 milimetres aja kok dulur… wis dicatet. Sip… Camshaft ngga bisa tak grinding banyak-banyak karena because pir klep standard, jadi ya kudu sabar nggih, Lift Ex setinggi 7mm, Lift Intake ya mirip2 itu lah, hahahahah penasaran to, penasaran to, ini camshaft spec Touring tapi ntar dibikin minim engine break kaya road race.

Wess, pokoke besok test drive dulu lah habis modif tantang ulang CBR nya, kalo masih kalah ya naik lagi STAGE 2 hehehehe… terus Gas Polll…!!!

R.A.T MOTORSPORT

visit us @ desa tropodo indah blok N no.26-28

Waru – Sidoarjo, East Java, Indonesia

[085645577007]