Posts Tagged ‘piston’

Mesin balap modern memiliki semakin banyak part yang mampu di SETING dan ditata konfigurasinya, oleh karena itu ketika berbicara tentang seting : bukan hanya setelan klep , spuyer ( pilot jet . main jet ) , final gir … hmmm kuno. Kita semakin dituntut untuk pandai menentukan ukuran diameter piston, panjang stroke, lingkaran daun kruk as, panjang stang piston, desain klep, porting, karburator, dll.  Dan part apa yang ber-efek paling banyak, mari kita pelajari bersama…

Salah satu peningkat tenaga utama adalah “Kompresi” , dan piston adalah salah satu part penyebab timbulnya kompresi. Dari beberapa part mesin , desain noken as, porting, piston, klep adalah yang peling seringkali dibahas. Namun desain di balik noken as sebaiknya memang kita serahkan pada ahlinya, jangan coba-coba pada yang 1 ini karena bisa berimbas fatal : sementara geometri klep juga cukup rumit dalam efeknya terhadap airflow, maka paling tidak kita bisa memahami desain piston tanpa perlu kuliah teknik mesin. Cukup baca di web R.A.T, disediakan segudang jawaban atas segala pertanyaan di angan :)

Mengukur dengan teliti gap ring piston

Bukan lantas menggampangkan proses pemilihan piston yang tepat, memang harus ditentukan oleh mekanik profesional, bukan sang pemilik motor. Namun, sedikit pengetahuan bisa menjaga kita supaya tidak dibodohi, atau bisa jadi kita dapat menyarankan mekanik kita. Karena ketika kita ingin membangun modifikasi mesin motor kita, pilihan ada di tangan kita. Bukan lagi di tangan dealer motor hehehe… Merdeka!

Pilihan harus dipertimbangkan oleh beberapa faktor :
  • Nomor 1 bahan yang digunakan untuk memproduksi piston. Keawetan adalah pilihan utama. Piston yang dilapisi silicon akhir-akhir ini juga sudah banyak diaplikasi untuk korek harian. Misal pemilik honda supra, bisa mengadopsi piston karisma, atau untuk pemilik yamaha jupiter z , bisa mengadopsi piston kawasaki zx. Dengan dimensi lebih besar dan desain lebih bagus, pastinya dapat meningkatkan lebih banyak tenaga.
  • Berat piston, bisa diperingan dengan berbagai cara. Pembubutan ekor piston, mengebor dinding piston, men-tuning balik dinding piston, dll. Apapun itu, pemakaian piston ringan mampu mendongkrak di putaran atas. Semakin sedikit beban putar menjadikan akselerasi lebh cepat merespon.
  • Besaran pin piston dan panjangnya juga pengaruh, seandainya kita bisa memasang piston dengan pin lebih kecil, tentu lebih bagus.
  • Modifikasi relief (coakan) pada permukaan piston untuk menerima lift klep tinggi harus didesain hati-hati dan presisi menjaga agar mesin tidak mudah jebol.

RING PISTON

Tujuan utama dari set paket ring piston adalah untuk men-Stabilkan piston bergerak dalam silinder, melumasi piston dan pin, menahan oli di crankcase, serta mengatur kompresi di ruang bakar. Yang terbaik, sekecil dan setipis mungkin yang bisa diperoleh. Trik yang bagus, sayangnya ada imbas nya pula. Ring semakin dekat dengan panas, sehingga perlu gap ring piston yang lebih lebar atau ring yang lebih tipis. Permukaan lebih tipis membantu mengurangi koefisien gesekan terhadap dinding liner. Mengetahui maximum RPM juga penting. Memacu pada rpm tinggi menjadi faktor dalam pemilihan dimana kualitas ring seher mampu mengurangi gejala ring piston flutter.

Modifikasi piston

Modifikasi Gas Ports

Lihat pada piston, perhatikan lubang kecil yang dibor diatas alur ring kompresi top. Gas port ini ditambahkan untuk memberi lebih banyak tekanan pada ring piston ke dinding mencegah kebocoran. Tambahannya, jika memakai ring piston lebih ringan dan tipis maka bisa mengurangi gesekan saat langkah usaha, buang dan hisap, namun sangat bertenaga saat menahan kompresi.

Mendesain dome piston untuk seting kompresi juga bisa dipelajari di :  Men-seting kompresi dengan dome piston.
Menentukan relief coakan pada piston bisa menggunakan alat mudah seperti pada web : Menentukan kedalaman coakan piston

Piston Racing

Racing piston datang dalam berbagai bentuk dan ukuran, serta desain yang kamu butuhkan untuk aplikasi tertentu, akan menghasilkan tenaga dan rpm yang berbeda, nikmatilah pengalaman-pengalaman riset yang menghabiskan banyak piston. :) Kenapa mesin balap mahal? Jawabannya : Saat ini semua engineer hampir memiliki ilmu dan kemampuan yang sama, mesin juga memiliki kualitas yang hampir setara, jika kita tidak berani untuk riset dan mencoba hal baru, untuk menjadi yang terbaik.

Manusia adalah tempatnya salah dan lupa, oleh karenanya apapun itu selama buatan manusia pastinya jauh dari kata sempurna. Maka saat memodifikasi mesin, dengan menghitung segala sesuatunya semoga bisa meminimalisir resiko kegagalan. Dan seandainya sudah ketemu kencang lantas jebol, bisa kita buatkan lagi pada ukuran sebelumnya.

Tetap Sehat – Tetap Semangat :: Biar Bisa Modifikasi Mesin Tiap Hari
RAT MOTORSPORT
RAYA BYPASS JUANDA No 1
SIDOARJO – JAWA TIMUR
0856 455 77 007
bbm pin : 28a08677 / 2824fef0

Hari gini, bore up cuma nambah 15 cc dari kapasitas standardnya untuk harian… kok ga jauh beda dengan trik 5 tahun lalu, Lantas apa istimewanya?!

Jupiter z piston Kaze, 125cc, dari jaman saya sekolah naik Vega sudah bore up pake kaze… Sedangkan sekarang teknologi sudah berkembang pesat, ilmu pengetahuan sudah merata, mengapa kita masih takut-takut. Atau mungkin bisa dibilang malu-malu? Malu-malu sih ngga apa-apa, yang penting jangan malu-maluin :D

Varian motor yamaha adalah kendaraan yang paling enak dimodif, mulai jaman crypton, vega, jupiter, jupiterz, new vegaR, nouvo, mio, vega zr, jupiter mx, new jupiter z… semua adalah varian bebek-bebek yang bisa digali potensinya diluar dugaan kita.

Semua bisa dengan asyiknya di bore up minimum di tahun 2011 kita make bebek 150 cc, untuk ke kantor, kuliah, pacaran, nganter istri jalan-jalan, supaya rider penunggang  bebek sport macam cs1, dan satria fu ga memandang motor kita setengah mata… :) Bahkan penunggang motor sport mulai dari thunder125, megapro, bajaj135, minerva, atau bahkan tiger keder juga.

MX bore up piston Scorpio

Tampilan boleh saja standard habis, cupu, japanese style, kalau bisa dibikin keren modis gaul lebih asyik, mesin pun bisa di desain tampak luar standard tapi beringas habis!

kuncian utama

Karena posisi baut tanam lebar, kita bisa melesakkan piston besar dengan mudah ke mesin yamaha. Sebagai contoh, jupiter z, bisa dengan mudah dimasukkin piston honda sonic oversize 300, berdiameter 61 milimeter. Bandingkan dengan standardnya dimensi 51 milimeter. Selisih 10mm, jika dikonversikan dalam kubik, ketemu perbedaan 47 cc! Ini baru bore up! Kapasitas silinder sekarang jadi 157cc.

Belum bila memakai piston tiger! Lho, pen piston tiger dengan jupiter kan berbeda?! Bagaimana cara pasangya? Bawa dong ke tukang bubut, jaman sekarang tukang bubut sudah semakin canggih. Kalau tukang bubutnya ga canggih?! Beli piston aftermarket. Produsen piston sekarang sudah semakin bervariatif, ada piston Tiger dengan pin piston 13 milimeter. Tinggal pasang. Ngga perlu ribet, hanya perlu sedikit merogoh kocek lebih dalam. Kalau pakai piston tiger ini, oversize hingga 200 tersedia, bila dimasukkan dalam yamaha jupiterz bisa menembus 180 cc! MANTAP!

Mengatur dome piston , mengatur kompresi

Lantas bagaimana kapasitas yang membeludak itu mampu dipakai untuk harian?!

Kunci utama yang wajib menjadi acuan adalah pengaturan kompresi. Saat melakukan super street bore up , sedapat mungkin perbandingan kompresi diatur dibawah 10.5 : 1 , dengan tekanan kompresi tak lebih dari 12 psi. Pentingnya mengatur kompresi , selain masih bisa mendapatkan pilihan bahan-bakar premium, kompresi rendah menjaga mesin agar tetap awet.

Hal lain, pengukuran panjang piston dari pen ke puncak piston adalah mutlak perlu, jika dapat membeli piston yang tidak terlalu selisih jauh panjangnya. Sebaliknya dari pen ke ekor piston juga tidak berbeda jauh, jika selisihnya berlebihan maka diperlukan pemotongan.

Mesin harian jika crankcase relatif baru ( keluaran tahun muda ) maka penanaman piston dapat dipress hingga memiliki deck clearances 0,8 milimeter, jika mesin relatif tua seperti crypton sebaiknya diberi lebih dalam, misal 1,2 milimeter.

Blueprinting

Apa itu blue printing? Menjadi penting dalam melakukan super street bore up, apalagi bila motor sudah dipakai lebih dari 5 tahun. Adalah melakukan segala inspeksi, double check, pembersihan, pembenahan yang diperlukan untuk mengembalikan seluruh ukuran , toleransi suku cadang mesin sesuai dengan standard pabrikan jepang!

Pada kruk-as misal, sebagai tumpuan penerima torsi ayunan piston, haruslah dikembalikan dalam kondisi keselarasan dan kesetimbangan yang prima, menginspeksi kerenggangan setang piston, memastikan bearing kruk as dalam kondisi prima.

Penggantian gigi transmisi juga dapat dilakukan, misal pada yamaha jupiter z, untuk harian, gigi 3 dan 4 dapat diganti dengan perbandingan lebih rapat. Penyalur daya seperti kampas kopling dan pir kopling perlu diganti dengan kualitas lebih bagus. Kampas kopling diambil dari suzuki Fr80 buatan TDR , CLD, atau produk genuine, semua tersedia dan mudah didapat.

Bak kopling manual, boleh dipasang boleh tidak, jika ingin mengejar tampilan dan riding style lebih sporty maka bisa dipasangkan. Keuntungannya adalah, dengan menggunakan bak kopling manual, kita dapat melepas perangkat kopling sentrifugal dan menggantikannya dengan flywheel (balancer) dengan bobot sesuai keinginan. Dengan memperingan flywheel, kita bisa memberikan perlakuan setara pada rotor magneto. Prosentase pengurangan beban harus disetarakan ulang pada sisi kiri motor. Secara teorema, semakin ringan magnit maka torsi nya semakin besar, karena nilai beban putar lebih ringan, putaran mesin tinggi dapat dengan mudah diraih.

Penataan crankcase, bak kopling dan magnit terselesaikan sesuai konsep, maka kita bisa mulai memperhatikan area cylinder blok dan head. Apa yang perlu diperhatikan? Hmm… Sabar dulu

R.A.T MOTORSPORT

Raya Bypass Juanda No. 1
Sidoarjo

085645577007

Dragswega201@yahoo.com

 

Mesin 4 tak memang terkenal lambat dan memiliki penampilan performa rendah, tapi itu dulu. . . Semenjak telah terciptanya desain yang lebih efisien pada motor matic, para engineer balap masih terus melakukan riset dan riset menciptakan mesin yang lebih cepat berakselerasi untuk berpindah dari awal start menuju finish. Terbukti motor matic lah rajanya pelibas motor-motor kencang 4 tak lainnya bahkan motor 2 tak sport sekalipun, dengan tanpa memindahkan reduksi gigi, mesin matic mampu menyalurkan torsi dengan rata sempurna. Dan dari rumusan formula yang dipakai untuk perhitungan detail mesin balap, bisa kita terapkan pada mesin harian kita . . .

Tidak hanya di lintasan balap, Yamaha Mio menjadi favorit para speedholic untuk melakukan rombakan mesin. Memang terdapat banyak part racing bertebaran di toko aksesoris maupun speed shop yang kesemuanya menyilaukan! Namun berpikirlah besar, jadilah “GILA”, jika hanya memasang part beli jadi lalu apa bedanya kamu dan beribu orang lainnya. . .

porting yamaha Mio

Umumnya cara pintas meningkatkan tenaga adalah menginstalasi blok bore up, memang instan, namun banyak yang mengeluhkan lari motor tidak maksimal mengeluarkan tenaga! Memang tidak akan optimal bila tidak disesuaikan dengan perangkat lainnya. Berpikirlah mesin adalah sebuah sistem mekanis yang saling berkaitan, tidak ada satu bautpun yang tidak mempengaruhi lainnya. Ubahan sekecil penyetelah sekrup udara pada karburator akan berimbas ke seluruh kinerja komponen.

Dari rumusan sederhana :

HP = Torque x RPM /5252

Untuk meningkatkan tenaga, dapat ditempuh dengan cara meningkatkan torsi dan meninggikan RPM, atau meningkatkan salah satunya tanpa mereduksi faktor yang lain. Kita bisa saja berpikir, berarti mengganti cdi racing unlimiter mampu meningkatkan tenaga signifikan, bila rpm mampu teriak lebih tinggi. Belilah kita CDI racing terbaik , Vortex misalnya, seharga belasan juta dan dipasang pada mesin motor standard pabrikan, niscaya hasilnya Nol Besar,,, penambahan 0,5 HP adalah pencapaian yang harus ditangisi. Salah pabrikan pencipta CDI? Tentu tidak! Salah kita sendiri terlalu antusias membelinya.

Baca brosur yamaha, disitu dapat kita ketahui Informasi torsi 7,8Nm di 7,000 RPM, dan setelah puncak torsi maka beribu-ribu putaran selanjutnya torsi pasti akan menurun. Jadi adalah SIA-SIA meningkatkan RPM bila torsinya sudah menurun!

Karburator pe 30mm

Dapur pacu adalah kuncian utama! Bagaimana kita meningkatkan puncak torsi, di RPM yang lebih tinggi pula. maka kita perlu mengawali pertanyaan, apa rumusan meningkatkan torsi,

Torque = F x R

Pada mesin F adalah daya tekan kompresi , dan R adalah panjang stroke. Lalu bagaimana logikanya bore up dapat meningkatkan torsi? Masih ingat kah bahwa perbandingan kompresi mio masih beradai 8,8 : 1 . Dan formula penghitung kompresi adalah , (V1 + V2) / v2   , dimana V1 adalah volume silinder, dan V2 adalah volume ruang bakar. Jika kita meningkatkan volume silinder-nya, otomatis kita akan mendapat hasil pembagian lebih besar, artinya kompresi mesin kita semakin tinggi. Cukup? Belum, selain menginstalasi piston lebih besar kita harus pandai mengatur tekanan bahan-bakar di dapur pacu, mengandalkan piston flat memang baik, namun bila mampu mendesain sebuah piston yang memiliki DOME (jenong) untuk memperkuat tekanan kompresi namun mampu menjaga perbandingan kompresi relatif rendah, mengapa tidak dipakai? :)

Piston kerucut modif by RAT

Tanpa perhitungan yang tepat, dome piston tidak akan memberikan keuntungan bagi mesin kita, justru bisa saja menyebabkan detonasi dan berbagai kerusakan lainnya. Hal seperti itu tentu sudah kami pikirkan dan antisipasi memang harus dilakukan. Tahun 2011 trend nya Dome model kerucut. Puncak dome yang terfokus akan memberikan ledakan yang rata, tidak akan menghalangi rambatan api dari pusat busi ke titik terjauh kubah ruang bakar.

Dengan puncak piston ber radius, serta diimbangi squish head ber derajat sama dan kubah desain mangkuk yang istimewa, serta kombinasi klep yang tepat, maka kita akan menciptakan lonjakan tenaga yang JAUH LEBIH BESAR dari mio-mio milik teman kita yang hanya modif satu hari jadi!

Piston 58 milimeter dengan pin piston sama 15 milimeter, jatuh pada milik Honda GL Pro Neotech, pembubutan ulang puncak piston sudah didesain ulang, kapasitas jauh melonjak 40 cc dari standard mio. Perbandingan kompresi dilonjakkan pada 11 : 1 , bahan bakar pertamax maupun premium dengan octane booster adalah pilihan handal! Torsi sudah pasti meningkat, namun dimanakah puncak torsi sekarang berada??

Dengan rumusan airflow ,

velocity = ( stroke x peak torque RPM / 30,000 ) x ( Diameter Piston / Diameter porting ) ^2

kita mampu mengkalkulasi ternyata torehan torsi didapat pada RPM yang lebih rendah dari standardnya, tahun 2011 kita akan berpikir untuk menggapai torsi lebih besar dan di RPM yang lebih tinggi pula! Oleh karena itu, penyesuaian diameter porting , diameter klep, dan lift serta durasi noken as haruslah mendukung.

Porting inlet jatuh pada diameter 24 milimeter, sedangkan klep inlet memakai klep EE dengan diameter 29 milimeter, seating klep di reamer menjadi 27 milimeter saja. Noken as jangan ragu-ragu, dengan perubahan sudut derajat klep dan gap lebih lebar, kita mampu mendesain ulang noken as untuk mengangkat klep setinggi 8 milimeter , diimbangi pir klep shogun 110 made in jepang dan retainer set mengambil dari milik honda grand, maka tidak ada keraguan untuk mengegasnya. Durasi kita patok terbesar yang mampu dipakai harian, semi race cam 295 derajat dipasang kedalam mesin.

HEAD MIO BIG VALVE

Sistem pengkabutan bahan bakar penting, karburator standard dilengserkan oleh PE 30 milimeter, pereameran ulang bukan tanpa tujuan, tapi semata-mata menghasilkan lebih banyak pasokan bahan-bakar di RPM lebih tinggi untuk diledakkan. Karena kita ingin mio mampu tersuplai hingga 10,000 RPM. Knalpot dibikin ulang, meski racikan tangan, dengan pengerjaan sepenuh hati didapat leher yang pas ada di 25 milimeter, dan radius-radius yang dapat melepaskan panas dan sisa pembakaran tanpa kehilangan backpresure.

Setelah dapur pacu kelar dibenahi, baru kita fokus pada otak pelecut pengapian. Ambilah CDI dari yamah Fino,  cdi ini cukup mampu menyamarkan performa dibalik kesederhanaan tampilannya. Selain memiliki limiter lebih tinggi, pemajuan kurva timing pengapiannya saat RPM tinggi telah terbukti lebih pas meledakkan bahan-bakar mesin bore up, bahkan mesin balap pun masih banyak mengandalkan Cdi ini. Koil pembangkit arus ambilah yang terbaik dari motor special engine yz125, kode 4ss. Busi mengandalkan iridium.

Dan inilah baru dinamakan modifikasi yang tak main-main. . .

Tetap Sehat! Tetap Semangat! Biar Bisa Modifikasi Mesin tiap Hari!

R.A.T Motorsport

Raya Bypass Juanda no. 1

Sidoarjo

mail us : dragswega201@yahoo.com

Berpikir besar dan bekerja keras untuk menentukan terget secara pasti adalah sikap mental sejati yang harus diterapkan dalam apapun hidup kita. Tak terkecuali dalam modifikasi mesin, terlebih lagi utamanya untuk balap. Dengan penentuan target yang jelas, kita kemudian mampu menyusun langkah-langkah untuk mewujudkannya.

Seringkali saya menuliskan modifikasi sederhana, murah-meriah, dengan metode ubahan tak jauh beda dari basic standard. Mungkin memang itulah pilihan cara termudah , termurah dan kebanyakan orang mampu meraihnya, namun itu tidak akan menolongmu untuk maju meninggalkan jauh yang lainnya, karena merekapun sama-sama berada di jalur lambat.

Bagaimana bila mulai saat ini dan kedepan, kami menantang kalian untuk berpikir besar, bercita-cita besar tentang modifikasi kalian… bosan lah berpikir, bagaimana agar mesin bisa awet 500 RPM lagi, apa efeknya menambah 5 cc dalam silinder, menambah lift 0,5 milimeter, komponen yang lebih ringan 10 %, bagaimana menambah 2 Horsepower. . .

Membengkakkan kapasitas mesin (1)

Jika tidak ada aturan yang membatasi kapasitas mesinmu, MAJULAH! Bangunlah mesin dengan kapasitas terbesar di dunia balapmu! Jika perlu tambahlah ekstra sebuah mesin lagi, jika kamu mau hehehe… ^_^

Aliran Udara raksasa (2)

Motor kamu pakai karburator pe 28mm, klep honda sonic, yeah, siapa yang peduli, semua juga sama pakainya! Mengapa tidak tampil beda, pe 32  milimeter! Klep Mobil! Patoklah targetmu setinggi langit, yang tak pernah terfikir oleh orang lain sebelumnya, dan kamu akan menjadi bintang.
RPM yang merobek telinga (3)

Rumusan, HP = RPM x Torque / 5252. Seharusnya mampu memberikan gambaran, semakin tinggi RPM, semakin besar pula potensi angka tenaga mampu diraih. Yang kamu butuhkan adalah kemampuan memasukkan bahan bakar ke mesin pada RPM tinggi.
Kompresi yang meledakkan paking (4)

Setiap penambahan kapasitas mesin, akan menuju pada peningkatan kompresi, namun ketahuilah batasannya. Disini kita akan dengan senang hati membantu mendesain ulang Dome (jenong) piston yang secara sempurna menyesuaikan kubah ruang bakar sehingga mampu menghasilkan ledakan besar.
Pir Klep Terbaik (5)

Untuk harian menggunakan pir klep sonic, dari beberapa tahun kebelakang semua barang itu sudah terpakai, bagaimana bila memulai abad baru di 2011 dengan memakai pir klep swedia, atau bahkan pir klep jepang untuk harian. Anggap saja itu pir klep biasa, bila sudah banyak yang memakai pasti harganya akan turun sendiri… hehehe.. Esensi penggunaan pir klep terbaik adalah, kita mampu mendesain noken as istimewa, baik durasi, lift dan lsa nya. Siapa menyangka bahwa mesin bebek sanggup mampu menggapai lift 9 milimeter, tinggal beberapa langkah lagi mencapai ke idealan pemikiran Graham Bell… dan itu tidak akan terwujud dengan pir klep standard, payah…
Turbo dan NOS? ( 6 )

Pengembangan mesin Turbo dan Nos! Dan kamu akan mencetak sebuah foto sampul terdepan web kita dan terpampang sepanjang masa, dan tak terbayangkan betapa banyak reporter mencari kamu untuk mengisi Head Line mereka!

Untuk memutuskan apakah kalian sudah berpikir besar bagi dunia yang kamu tekuni, tanyakanlah…

- Pernahkah itu dilakukan sebelumnya,

- Mungkinkah dilakukan?

- Akankah orang berpikir aku gila?

Jika seluruh jawabanya adalah IYA! Maka lakukanlah… cukup bosan lah dengan pertanyaan mas berapa habisnya jika bikin mx seperti yang itu, kalau punya saya digituin kaya yang di artikel itu habis berapa ya… kalau jupiter pake seker kaze aman gak, kalau noken as nya beli jadi merk apa ya, enaknya pake brt hyperband atau rextor programable bla bla bla…  ke depan kami menunggu tantangan, mas buatkan saya megapro yang melebihi headline mas tentang megaproholic 200cc, jika perlu megapro 250 cc dengan pengapian rextor prodrag dan karbu pe32mm dan jadikan saya bintang! Itu lebih terdengar mantap!!!

Oke, kalian tahu bahwa RAT akan semakin GILA tahun- demi tahun, dan saudara-saudaraku pecinta motor, pecinta dunia modifikasi mesin, para pecinta balap yang ingin lebih profesional , tetap lah berpikir besar dan ingatlah… bahwa kita yang akan memajukan teknologi mesin INDONESIA, jika kita mampu menghentikan impor fil Holywood, kita juga mampu berhenti membanggakan produk racing part luar negeri di dalam mesin kita, memalukan uang kita beterbangan ke mereka, sementara di negeri ini tak kurang-kurangnya potensi mekanik yang ada!!!

Apa yang kita lakukan dalam kehidupan, akan bergema selamanya!!

Tetap Sehat – Tetap Semangat! Biar Bisa Modifikasi Mesin Tiap Hari!

RAT MOTORSPORT INDONESIA

Raya Bypass Juanda no. 1

Sidoarjo

085645577007

Era globalisasi, jaman semakin canggih – semua serba maju – kesadaran akan ramah lingkungan semakin meningkat di masyarakat luas. Semakin jarang kita temui motor 2 tak berkeliaran di jalan, kecuali vespa keramat saya warisan dari Ayahanda tercinta, drs.Priyatmoko M.A, dosen di FISIP UNAIR surabaya, yang dulu juga dipakai untuk memboncengkan saya waktu berangkat sekolah… Hehehe… kok jadi bernostalgia. Ya begitulah, sekarang sang vespa musuhnya cuma Ninja kalau sesama 2 tak, kalau 4 tak, eh musuh ninja 250 4 tak, nasib-nasib,,, kalah mulu, besok pesen ke REXTOR aja cdi pro-drag buat vespa wkkwkwkwk…

dial jadi kebiasaan

dial jadi kebiasaan

Sekarang era-nya 4 tak, dengan emisi gas buang relatif rendah, relatif lebih irit dalam konsumsi bbm, transfer tenaga lebih lembut, dan berbagai keunggulan lainnya membuat mesin motor 4 tak menjadi favorit dari anak gaul, om gaul, tante gaul, bapak gaul, dan semua orang yang suka bergaul naik motor 4 tak :D yang ga suka gaul kan diem aja di rumah jadi batu :P

Ternyata banyak yang kurang puas pula dengan performa bawaan pabrik, oleh karenanya untuk meningkatkan tenaga mesin 4 tak bisa dilakukan modifikasi di sektor mesin ( korek harian ), apalagi di jaman modern ini sudah banyak spare part dengan kualitas superior untuk mendukung modifikasi sehingga bahkan bisa meningkatkan tenaga tak hanya terbatasi 20 % saja, melainkan bisa menggapai 50 % tenaga extra dari bawaan standardnya dan masih aman dipakai harian! Menakjubkan.

Intinya, korekan modifikasi harus dilakukan dengan benar dalam konsep di atas kertas terlebih dahulu, landasan teori yang dipakai ada, software (perangkat lunak) perhitungan simulasi mesin di komputer sudah banyak tersedia, pemilihan part yang tepat guna, serta pengerjaan dengan ketelitian tinggi akan membawa hasil yang optimal, bukan maksimal karena modifikasi maksimal berarti mendekati Jebol hihihi… kalau buat balap gak papa… kalau buat harian ngeri donk…

Mbah-mbah drag…

Roh utama korek mesin 4 tak terdapat di kepala silinder, cylinder head, kop, dexel, atau apa lah kita menyebutnya, yang pasti graham bell menggapai kesimpulan dari risetnya bahwa “Takkan ada satupun mesin 4 tak dapat menghasilkan tenaga dengan baik apabila ia tidak memiliki kemampuan untuk mengalirkan udara dengan baik pula”. Inilah yang namanya efisiensi volumetrik. Apakah peningkatan efisiensi volumetrik hanya dapat dicapai dengan melakukan port-polished? Tentu tidak. Banyak cara lain, riset membuktikan bahwa melepas filter udara karburator itu saja sudah menambah debit aliran udara yang masuk dan tenaga di rpm menengah – atas terjadi penambahan. Namun ada salah satu cara mudah dan pasti yaitu : Meningkatkan rasio kompresi.

Mesin modern biasanya dibuat dengan desain yang lebih kompak, dengan material lebih bagus dan daya tahan tinggi, sehingga saat ini dapat dipacu dengan perbandingan kompresi hingga 13 : 1 tentu pemilihan bahan bakar harus lebih baik, seperti Pertamax, atau pertamax plus, toh kini sudah banyak SPBU Shell, yang kualitas bahan-bakarnya memiliki oktan lebih tinggi dari Pertamax Plus. Pemakaian material piston dan connecting rod dituntuk untuk harus lebih baik demi daya tahan mesin. Kalau mekaniknya hebat pencapaian kompresi itu tak harus banyak main papas / bubut, salah-salah jika terlalu percaya pada tukang bubut yang kita belum tahu kapasitasnya, melenceng sedikit saja justru kebocoran kompresi dapat terjadi. Bukankah melepas paking blok silinder itu juga sudah sama dengan memapas 0.5 milimeter, nggak pake bayar lagi, dan pasti presisi. Hehehehe… Trik Kohar Murmerceng keluar.. :D

noken as racing, sang kunci performa

noken as racing, sang kunci performa

Ada lagi cara lain, penambahan kapasitas silinder bisa dilakukan untuk mengakali kompresi. Misal, mesin standard jupiter z, dengan kapasitas 110 cm3, perbandingan kompresi 9 : 1, ketika kita mengganti piston sehingga kapasitasnya melonjak menjadi 125  cm3, ternyata bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kompresi sehingga menggapai perbandingan 10 : 1, itu kalau kondisi piston FLAT, alias datar. Kalau piston Dome? Derajat squish pada piston disamakan dengan squish di cylinder head, dan jenong diatur ulang sedemikian rupa sehingga perbandingan dapat tercapai 13 : 1. Oh, betapa mantapnya… Tanpa papas head & blok pula… Tetap presisi, tetap aman jaya!

Apa manfaat dari menaikkan rasio kompresi? Tentu dengan daya hisap lebih kuat , aliran udara lebih lega masuk ke dalam silinder, semakin banyak yang dihisap, dipadatkan di ruang yang semakin sempit, BUMMM… ingat rumus torsi.. hmmm… torsi pun berkaitan dengan tenaga, daya lenting kruk as menjadi lebih dahsyat. Dan dengan peningkatan rasio kompresi biasanya didapatkan peningkatan tenaga yang lebih merata mulai dari akselerasi hingga top speed.

testimonial cam rat

testimonial cam rat

Apa manfaat bore up, menambah kapasitas mesin secara mengganti piston dengan dimensi lebih besar? Percobaan guru Graham Bell  diatas mesin dynotest pada mesin balap mobil yang dipakai untuk Reli, penambahan 15 % kapasitas mesin misalnya, tidak serta merta meningkatkan tenaga mesin sebanyak 15 % pula, mungkin tidak sampai 10 % tapi keuntungan yang kita dapat adalah puncak tenaga itu bisa kita gapai di RPM yang lebih rendah, artinya dari putaran bawah mesin sudah lebih bertenaga, dan kita tidak perlu memelintir gas terlalu banyak untuk mencapai kecepatan yang sama seperti sebelumnya! Hasilnya : Modifikasi mesin menjadikan lebih hemat BBM ( lebih irit ) tapi juga lebih kencang, syukur alhamdulillah to.. Pula mesin irit = emisi gas buang rendah berarti kita tetap menyayangi lingkungan. Tidak egois kan? Sedap…

ini knalpot pilihan untuk riset

ini knalpot pilihan untuk riset

Modifikasi porting..? Hmmm… sudah banyak saya jabarkan rahasia porting, saran saya jika tidak ada alat memadai jangan terlalu berani dalam memodifikasi porting, menghaluskan dengan kertas gosok / grit / amplas , adalah tindakan lebih bijak ketimbang terlalu lebar membuka porting dengan segala akibat buruknya, karena aliran udara itu bermuatan bahan bakar, dan efisiensi volumetris terdiri bukan hanya dari jumlah yang dapat dimasukkan tapi pula seberapa cepat aliran udara dapat dimasukkan. Perhitungan ulang berdasarkan Stroke, Diameter piston, Diameter klep yang dipakai akan tetap berlaku bagi mesin apapun. Perubahan pada salah satu faktor akan mempengaruhi mekanisme lainnya, karena itulah dinamakan sebuah MESIN.

Perlu diingat pula penyelarasan antara karburator – intake manifold – dengan lubang porting masuk, pula lubang porting buang dengan leher knalpot, itu adalah hal vital. Penentuan puncak tenaga, karakter mesin, semua bisa berasal dari konfigurasi dan geometri porting, jika tidak memiliki perhitungan mendalam serta keyakinan kata hati bahwa hasil porting akan membawa mesin ke jenjang performa lebih baik, tetaplah pada pilihan bijak untuk mempertahankan geometri porting standard, karena desain porting insinyur jepang pasti telah mempertimbangkan segala aspek aliran udara, bahkan mungkin itu desain swirl (aliran kelokan udara) yang kadang tidak kita perhatikan. Jika kata hati berkata kita bisa, dan cylinder head toh sekarang murah meriah, dan ingin belajar lebih maju dengan didukung alat yang memadai maka : HAJAR BLEH… hahahhaha… asal jangan motor konsumen dibuat coba-coba, tega amat… ^_^

Modifikasi noken as di motor harian sah-sah saja, boleh, apalagi pegas klep performa tinggi sekarang sudah tersedia banyak di pasaran, bisa juga aplikasi memakai pegas klep dari motor lain yang dianggap bagus. Jika masih ingin mempertahankan pegas klep standardnya, maka pemapasan yang bijak adalah penambahan sedikit lifter dan durasi tidak lebih dari 0.5 milimeter, ingat : Cam durasi sedang dengan lift pas-pas an akan lebih baik daripada cam dengan durasi terlalu lebar dan lift terlalu tinggi.

Noken as ini juga mempengaruhi aliran udara ke dalam silinder, ingat efek angkatan klep ( valve lift ) ke volumetrik effisiensi. Bahwasanya ternyata angkatan klep yang efisien itu cuma 27 % dari diameter klep inlet bawaan motornya lho… Tidak perlu menggapai 30 % atau bahkan lebih jika masih ingin dipakai harian. Misal, motor suzuki shogun 125, dengan klep inlet 25 milimeter, maka angkatan klep optimal berada di kisaran 6.75 milimeter, dibagi rocker arm ratio, mungkin hanya diperlukan lobe lift setinggi 5.6 milimeter. Ga tinggi-tinggi banget kan?! Pir klep bagus seperti pir klep swedia yang ringan dan renggang dapat dipakai, atau yang sudah kondang seperti pir klep akutagawa jepang, tidak haram untuk dipakai harian. Dijamin mesin tidak mudah jebol, karena pir tidak telat mengembalikan klep pada kedudukannya, utamanya klep api yang rawan patah tertabrak piston saat overlaping. Kemudian menentukan durasi, saya sarankan untuk cam harian durasi yang dipakai tidak lebih dari 290 derajat, dengan durasi 1 milimeter berada tidak lebih dari 255 derajat. Bagaimana cara cepat menyulap noken as standard menjadi lebih tinggi liftnya dan durasinya lebih lebar seperti yang kita mau? Order aja modul cara mudah papas noken as yang udah diterbitkan oleh R.A.T hehehe… murah kok, dan bisa mendatangkan banyak duit tuh :D

CDI Performa Tinggi

Lanjut… syarat mesin pembakaran dalam ( internal combustion chamber ) dapat berprestasi adalah : adanya kompresi, bahan-bakar yang baik, serta pengapian. Peningkatan kompresi sudah, bahan bakar yang bagus sudah dipakai, aliran udara sudah meningkat banyak dengan pangkasan kem dan halusin porting. Tinggal pengapian, pilihan otak pengapian digital sekarang semakin banyak, bagaimana kita bijak menentukan yang sesuai kebutuhan dan kantong menjadikan modifikasi tidak mubadzir. Rextor adjustable, ataupun BRT Dual Band bisa menjadi pilihan awal untuk meningkatkan banyak performa mesin motor di sektor pengapian! Gampang, murah-meriah, tinggal colok, dan gassss!!! Jika mekanik dirasa mampu menset-up pengapian ke level yang lebih tinggi , pilihan bisa diaplikasikan ke CDI Programable, dimana timing pengapian pada putaran mesin tertentu serta batasan kitiran kruk as bisa disetel semua. Namun resiko-nya, salah seting, pengapian terlalu maju, limiter terlalu tinggi, mesin riskan jebol. Jadi konsultasi dan sharing terlebih dahulu ke bengkel yang akan diserahin tanggung jawab adalah mutlak perlu. Otak pengapian sudah diupgrade, tinggal pelipat ganda arus alias Coil di ganti pula dengan yang lebih bagus, pilihan biasanya banyak jatuh ke coil yang memang sudah dipakai balap di motor kelas dunia ( Special Engine ) seperti Yamaha YZ 125, atau SUZUKI RM, itu adalah pilihan koil yang paten dan pasti, jika belum cukup dana atau merasa sayang mending pakai koil standardnya saja. Lebih hemat toh… :) Pengapian yang sempurna membakar bahan-bakar yang sudah dihisap masuk akan menghasilkan pembakaran dan efisiensi kalor , berarti pula penambahan tenaga + irit bahan bakar, tak heran motor modifikasi menjadi semakin kencang dan tetap irit selama korekan dilakukan dengan benar.

testimonial head sakti by rat

testimonial head sakti by rat

Trik-trik lain seperti reduksi magnit, dan balancer , serta pemakaian kampas kopling dan pir kopling yang lebih baik dapat dilakukan untuk menambah efisiensi penyaluran tenaga dari kruk as menuju roda. Seting final gir, untuk perkotaan bisa menukar gir belakang dengan jumlah 1 angka lebih besar misalnya dari 35 ke 36. Setelah ubahan penambahan kapasitas mesin sebanyak kurang lebih 15 % jangan takut mesin lantas menjadi hanya kuat di akselerasi tapi top speed akan turun, justru top speed bisa bertambah karena kekuatan mesin sudah meningkat. Untuk pemakaian jarak tempuh lebih jauh, gir belakang bisa diturunkan satu mata. Konsekwensinya top speed akan terdongkrak, dan penggapaian top speed tetap terjaga di RPM yang rendah demi keawetan mesin yang dipaksa teriak terus menerus. Kenapa gir belakang yang dipilih? Karena perhitungan torsi antara mesin dan gir depan memiliki perubahan terlalu signifikan dibanding perbandingan traksi antara diameter roda belakang terhadap gir belakang.

head racing rat

head racing rat

Untuk modifikasi yang tidak terlampau banyak ubahan masih dapat memanfaatkan knalpot standardnya. Atau jika berminat memakai knalpot buatan pengrajin knalpot bisa memesan yang sudah disesuaikan karakter mesin / modifikasi spec terbaru. Pilihan lain bisa jatuh pada knalpot aftermarket yang banyak dijual di pasaran, mulai dari import thailand atau malaysia, kalau saran saya sih tetap cintai produk dalam negeri dan kasih aja rejeki ke pengrajin knalpot lokal, itung-itung turut beramal mensejahterakan kehidupan mereka :) Berbagi kebahagiaan itu indah dan menyenangkan, lho. Modif mesin itu tidak hanya tentang ego kita saja, tapi juga refleksi sikap sosial kita, karena kita bukanlah robot yang mau diseragamkan dan kita memiliki kebebasan hak untuk menentukan pilihan kita sendiri. Merdeka demokrasi korek mesin! :)

Tetap Sehat – Tetap Semangat! Biar Bisa Modifikasi Mesin Tiap Hari

R.A.T MOTORSPORT INDONESIA

Raya Bypass Juanda No. 1

SIDOARJO

contact us @ 085645577007

mail us : dragswega201@yahoo.com

bbm pin : 28a08677 / 2824fef0