Tulisan terkirim dikaitan (tagged) ‘korek mesin’

Alhamdulillah,

FLow bench di AHRS kereennn

FLow bench di AHRS kereennn

Semoga diberikan keselamatan atasmu, dan rahmat Allah serta berkahNya juga kepadamu. Puji syukur pada ALLAH SWTkarena telah memberi kesempatan pada kita untuk menjalin silaturahmi kepada orang-orang baik di dunia modifikasi mesin. Adalah pengalaman kami saat dolan-dolan ke Omahmburi Yogyakarta untuk mengukur hasil portingan kami di mesin FLOWBENCH. Apa itu flowbench , alat yang digunakan untuk mengukur kualitas aerodinamika dari dalam head. Air flow bench bisa menyimpulkan karakteristik sebuah cylinder head, kualitas volume yang dapat dialirkan serta kecepatan udara melalui jalur porting, klep, menuju silinder.

“Porting bukan hanya ukuran, desain, gas speed, air flow… Lebih dari itu , ialah sebuah karya seni + ilmu pengetahuan…”

Betapa ukuran porting, desain, alur, serta letak area mana yang perlu perhatian lebih bisa didapat kan dari Flowbench, sehingga kita mampu memperoleh ilmu porting yang sesungguhnya. PORTING BESAR TIDAK SELALU menghasilkan flow lebih besar, yang notabene potensi tenaganya tidak bertambah, justru bisa jadi menurun karena gas_speed nya drop. Itulah manfaat flowbench, begitu pula Lift noken as, dari alat ini kita bisa menentukan Lift Ideal untuk sebuah head. Belum tentu Lift tinggi itu bermanfaat, mubadzir bisa jadi karena flow di angkatan klep diatas optimum justru menurun. Lantas desain porting yang bagaimana hingga bisa memberikan hasil sesuai harapan?

Tes Sinar Terang Cahaya tanpa sisi gelap

Tes Sinar Terang Cahaya tanpa sisi gelap

No. 1 adalah Area diseputaran KLEP. Desain klep, salah satu area kritis di kepala silinder adalah perpindahan dari porting melalui klep menuju silinder. Itulah kenapa menata sudut belakang klep memiliki peranan penting dalam pencarian peningkatan aliran udara. Trik mudah yang dilakukan orang-orang lakukan adalah membentuk 30 derajat dibelakang posisi 45 derajat yang ketemu seating baik klep in maupun ex. Menipiskan punggung belakang klep juga menimbulkan efek seolah-olah kita menambah angkatan noken as semakin tinggi, bahasa kerennya valve curtain area meningkat.

Back cut valve

Back cut valve

Berikut adalah tabel percobaan antara klep standard, dibandingkan dengan klep intake yang didesain dengan bermacam-macam derajat, mulai dari 35, 32, 30. Bisa dilihat bahwa modifikasi klep dengan sudut 30 derajat memberikan penambahan flow paling besar terutama saat klep terangkat semakin tinggi.

Valve
Lift
Intak
Stock
Intake
35
Intake
32
Intake
30
Gain w/
30-degree
0.100 68 71 70 70 2 3%
0.200 136 146 146 144 8 6%
0.300 190 196 208 206 16 8%
0.400 236 242 243 246 10 4%
0.500 232 237 237 237 5 2%
0.600 234 240 239 239 5 2%
Avg. flow 182.6 188.6 190.5 190.3 7.6 4%

Area dibawah valve seating juga memberi peningkatan CFM secara drastis. Biasanya untuk balap, area seating klep dibawah 45 derajat langsung diratakan dengan pisau tuner hingga menyatu dengan daging porting. Sehingga seolah-olah seating klep menjadi sangat tipis hanya menyisakan tempat dudukan klep. Untuk balap diameter dalam seating bisa dibesarkan hingga 93% dari diameter klep bahkan kalau berani 95% juga josss untuk balap drag, cuma resiko klep cepat rembes semakin besar. Oleh karena nya motor-motor korek harian mungkin hanya diatur di kisaran 85-89% dari diameter klep demi kunci daya tahan mesin, maksudnya gak sering-sering skir klep apalagi ganti seating klep hehehe…

Indra RAT kerja rodi porting Head

Indra RAT kerja rodi porting Head

Porting di area kanan-kiri bosh klep juga memiliki point penting untuk meningkatkan flow, atau sebaliknya menjadi bumerang yang menurunkan kualitas aliran udara di dalam porting. Keselarasan antara porting menyatu dengan daging valve seat adalah hal UTAMA. Karena kalau cuma asal besar, asal dibentuk seperti cobra maupun gentong ataupun kode (konvergen-divergen) apapun namanya, jiak alur porting ada lekukan yang menyebabkan udara bertabrakan maupun terhalang bisa jadi airlow maupun velocity nya tidak meningkat, justru menurun.  Porting kanan-kiri bos klep biasanya didesain 90% untuk harian, untuk balap bisa dikejar hingga 100% diameter klep, untuk drag bisa 105-110% demi mengejar tenaga putaran atas seperti jet.

area selain bekas skir klep, dibabat habissss!!!

area selain bekas skir klep, dibabat habissss!!!

tampak dari depan

LOSSSSSSSSS

Lalu bagaimana desain porting yang bertemu intake manifold, untuk ukuran mudahnya didesain 85% dari diameter klep in tidak akan kebesaran ataupun kekecilan, tapi untuk drag yang start di rpm tinggi diameter korekan head bisa dipatok hingga lebih 92%. Untuk desain, bulat adalah bentuk terbaik hingga saat ini. Oleh karenanya di RAT kita membuat flens dengan berbagai ukuran lubang porting untuk memastikan kepresisian bentuk porting. Baik lubang porting in maupun exhaust.

Flens porting inlet

Flens porting inlet

Flens untuk porting exhaust

Flens untuk porting exhaust

Apapun itu, pengalaman ratusan jam didepan pisau tuner akan menjadi sangat berharga dalam mendesain porting sebuah kepala silinder. Belajarlah, jangan ragu, apalagi sekarang sudah ada lem porting seperti pc fahrenheit yang bisa digunakan untuk mereparasi porting bila kebesaran. Pula kami juga siap memberikan yang terbaik untuk menangani desain porting maupun merubah klep besar untuk kepala silinder motor kamu, buat balap atau harian, kami bersedia!

mekanik rat yang baru hehehehhe

mekanik rat yang baru hehehehhe

Tetap SEHAT!! Tetap SEMANGAT!! Biar Bisa Modifikasi Mesin Tiap Hari!!

RAT MOTORSPORT INDONESIA

Raya Bypass Juanda No. 17

SIDOARJO – JAWA TIMUR

085645577007

bbm pin : , 767BB8C2 / 2824fef0

Part apa yang paling penting saat  kamu menginginkan torehan tenaga besar saat melakukan modifikasi mesin ? Cylinder Head jawabnya. Dan HEAD KLEP LEBAR adalah sumber dari tenaga besar pada motor.

Kepala silinder ( HEAD ) ini berfungsi sebagai tempat banyak part penting, diantaranya Noken as. Cylinder Head racing haruslah tidak membatasi kreasi noken as, artinya harus memiliki kemampuan mengatasi lift noken as tinggi. Apa saja yang harus diperhatikan?

Derajat kemiringan klep! Selain menentukan arah aliran udara, derajat kemiringan klep menentukan GAP atau jarak antara klep in dan out sehingga ketika noken as racing berproses overlaping, tidak mudah terjadi benturan antar klep in maupun out.

Seating Klep! Bukanlah hanya bahan yang seharusnya kamu khawatirkan, selain bahan bagus, derajat seating dan diameter dalam seating juga berpengaruh terhadap keluaran flow- tentu saja potensi tenaga meningkat. Dalah hal ini valve seat Honda CBR maupun motorsport lainnya adalah model contoh yang bagus.

Bushing Klep! Selain sebagai penyearah gerak naik turun klep, serta sebagai tempat kedudukan sil klep. Tentunya kami membuatkan bushing klep customize , seringkali kami sebut bos klep bonsai, karena sangat pendek. Keuntungannya : area gesekan semakin sedikit , tidak mudah macet terkena rpm tinggi, serta topi klep tidak mudah menyentuh sil klep, sehingga lift klep bisa semakin tinggi. Selisih 0,5 mm saja sudah banyak menaikkan tenaga, apalagi jika pakai bos klep bonsai… hmmm..

KLEP! Bahan klep bagus tentu menghadirkan ketahanan dibanting dari angkatan tinggi. Selain itu teknik back cut valve utamanya mampu meningkatkan efisiensi volumetrik untuk menghasilkan lebih tenaga di putaran atas. Panjang batang klep dan kemunculannya dari dasar pir klep juga mempengaruhi rocker arm ratio terhadap noken as, disini lift dial cam akan terlihat besar pengaruhnya. Panjang batang klep juga berpengaruh terhadap pir klep yang akan dipakai.

PORTING! Lubang intake dan Exhaust adalah sumber utama tenaga selain noken as. Adalah sulit menghasilkan tenaga besar dari porting yang kurang baik. Flow, geometri, serta ukuran adalah kombinasi yang rumit. So, serahkan pada ahlinya untuk mengerjakan porting cylinder head kamu dan kamu berada pada jalur yang benar dalam korek mesin.

Combustion Chamber! Kubah silinder memiliki peranan penting dalam mentransfer kompresi sehingga menjadi tenaga. Pencapaian ledakan yang merata. Bentuk kubah yang beragam membuat model satu mungkin optimal untuk cc kecil, namun untuk cc bore up tentu memiliki desain kubah yang berbeda pula.

So… Think again! Ketika kamu memesan head dengan kombinasi klep yang sama di tempat berbeda, maka itu adalah produk yang sama-sekali berbeda. Karena setiap tuner memiliki kesempatan menentukan setidaknya gap klep, panjang batang klep, panjang bush klep, serta yang paling signifikan adalah PORTING. Dan kami siap menyediakan cylinder head , porting, dan noken as racing terbaik untuk mendukung risetmu dimanapun kamu berada!

RAT MOTORSPORT INDONESIA

RAYA BYPASS JUANDA BARU no 17 SIDOARJO

085645577007 /

pin bbm 2824fef0 /

dragswega201@yahoo.com

Preparing setting co + dynotesting

paket vixion bore up

Alhamdulillah,

Masih diberi kemudahan rizky oleh ALLAH SWT, dan pelanggan-pelanggan yang baik. Kali ini adalah pelajar sebuah SMU di Surabaya mapir ke RAT UNDERGROUND Garage, hehehe.. Pengennya paket hemat , modif yang ga ribet, tapi pasti.

Adapun pilihan modifikasi kali ini adalah meng-instal bore up kit dari KAWAHARA, dengan diameter 62mm menjadikan dapur pacu vixie ini jadi sekitar 175cc. Modifikasi umum penambahan jalur oli serta pembubutan atap piston untuk mengatur kompresi agar tetap mampu minum premium pun dilakukan. Bagi yang berminat blok bore up KAWAHARA tuned up by RAT bisa order kok :)

Head cylinder tidak dilakukan ubahan yang berarti, cukup mainkan porting polished, fokus utama adalah di bowl area samping kanan-kiri bushing klep kita buat +- 20mm, lubang intake diambil 0.5mm rata. begitu pula di exhaust kita buat sekitar 18mm di kanan-kiri bos klep. Noken as standard bawaan pabrik di dayel ulang, ketemu setelan klep yang pas agak rapat di 0.07 in / 0.09 ex.

Lubang ais di non-aktifkan, setting co kita set di + 12, sebenernya bisa lebih tinggi dan lebih bertenaga, tapi ya agak boros bbm nantinya, jadi dirasa cukup di kisaran itu saja. Knalpot standard dilengserkan lantas dipilih R9 Stainless untuk mengawal sesi dynotest. Wallaa… Hasil 18.4 dk, dan torqi 15.4 nm, rasanya sangat nikmat untuk dikendarai di lintas laju jalan surabaya. Semoga jadi motor yang baroqah untuk mengantar sang empu sekolah dan kelak sukses menjadi seorang menteri, hehehe… pokoknya jangan balap liar ya le.. :)

hasil dyno vixion

Hasil Dynograph Vixion RAT pahe 175cc

TETAP SEHAT- TETAP SEMANGAT! BIAR BISA MODIFIKASI MESIN TIAP HARI

RAT MOTORSPORT INDONESIA

RAYA BYPASS JUANDA BARU no. 17

SURABAYA

085645577007

dragswega201@yahoo.com

Pin BBM : 767BB8C2 / 2824fef0

Alhamdulillah,

mio drag 200cc

Beruntung kami atas kehadiran sonna yanmar, pebalap muda belia hasil didikan Boyreng – pebalap legendaris surabaya- ke dalam formasi bengkel kita. Ilmu setting motor yang dia miliki kita tambahi dengan ilmu modifikasi mesin balap, hasilnya adalah sebuah kreasi mesin balap yang bisa diandalkan…

Paketan mesin matic untuk pertama kalinya di request menjadi pacuan kebut lurus hadir di rat motorsport, sidoarjo. Meski untuk yang pertama, namun tidak menjadikan kami gagap dalam mengerjakannya. Selama ada buku panduan modifikasi mesin, dan banyak ilmu korek mio kami semenjak dahulu sebagai referensi. Ilmu terpenting utamanya adalah, meningkatkan tenaga mio di putaran atas. Atau hasil pembelajaran dari ilmu bore up mio. Dan banyak sejarah perjalanan kita modifikasi bore up baik dengan blok bore up tdr , maupun dari hasil kreasi sendiri.

Indahnya mengenang hasil karya, demi keyakinan pelanggan bahwa kami mampu membuat mesin korek harian matic yang agak mantap tidak tanggung-tanggung langsung kami praktik kan di dunia balap. Berikut contekannya…

Hasil balap- timer motor 8,2 … pebalap pemula :D

Dari dalam cranckase, kruk as di stroke up , dijadikan langkah 62mm, dengan coneccting rod OEM dimaksudkan meningkatkan torsi basic lebih signifikan. Dari sini bisa dibaca bahwa konseptasi piston yang akan diusung tak lebih dari 64mm. Karena dari perhitungan volume, bisa dideterminasi volume silinder 199cc, mantap! Passs susunya eh.. pas cc nya hahaha.

Pilihan piston jatuh kepada honda tiger, alasannya, ya murah meriah – bisa dibuat kencang! hehehe… Katup kepala silinder langsung dilengserkan dan diganti katup bajaj pulsar 200 cc, kenapa? Karena batang stem lebih kecil, otomatis lebih ringan, harapannya kinerja mesin lebih ringan dan tidak perlu pakai pir klep yang bagus (baca : mahal). Pir klep standardnya mampu… :)

Piston tiger dibubut hingga dum 3 mm

Noken as papasan tidak berarti asal-asal an, teringat pada test cam kita yang dibantu mas Irawan, mahasiswa ITS , yang agak “gila” mengeluarkan banyak biaya untuk bore up di RAT dan membeli semua noken as hingga merk SPS Thailand dipakai untuk tolak ukur di meja dynotest. Ternyata ketemu profil yang paling pas diambil dari noken as kawahara yang dimodifikasi ulang untuk menambah lifternya. Buka tutup cam di hajar pada 64 setelah tmb, dan 30 sebelum tma. Durasi di 274 derajat tak lengkap tanpa angkatan klep setinggi 9mm. Memang angka ini masih dalam tahap coba-coba, kemungkinan akan ditingkatkan hingga lift 10mm, dengan durasi 70/40, tapi pakai rocker arm roller… Hehehe tunggu saja kedepannya :)

noken as baru roller cam, belum terpasang hehehe

Porting digeser dan dibesarkan sesuai patokan klep buang. Intake manifold tetap standar bawaan mio, hanya karburator diganti dengan keihin pe28mm khusus yang dijetting ulang oleh RAT. Hehehe… gak mau kalah sama sudco :p Langusung ditancapkan pilot jet bawaan karburator pj34mm dan main jet dari karburator pe24mm. Joss…

Pengapian mengusung total loss DC – System, dengan cdi jupiter BRT Dualband dipercaya lebih galak dalam mengail rpm , dan koil Yamaha YZ 125 demi mencapai pembakaran yang sempurna. Knalpot mengandalkan dari bahan stainless yang dipercaya lebih baik dalam mengatur panas gas buang, ukuran kita percayakan cak sahek untuk membuat pipa sebesar 30mm. Hehehe… Hitungannya lebih mirip-mirip sport 4tak 200cc.

piston tiger dibubut hingga dome 3mm

Hasilnya, saat diundang oleh bos Hellen cabe dari banyuwangi, final matic 200cc kejurda jawa timur bisa merangsek no.6 disyukuri saja , toh mesin memang baru nyala dan belum sempat melakukan banyak setting dan eksperimentasi. Timer bersih motor masih 8,2 detik, karena dipotong reaksi pebalap yang lambat, hampir 0,.2 detik. Serta dilihat dari tempat start roda belakang masih banyak sliding, meski sudah memakai karet IRC eatmydust, mungkin lupa kurang di burn out.

Tapi mungkin memang Allah maha adil, jika langsung juara, biasanya jatuhnya juga cepat. Sedangkan bila naiknya perlahan, niscaya akan awet bertahan menjadi juara. Meski timing handphone di jalan raya sudah bisa kepala 7 koma besar, disyukuri aja meski belum keluar gambarnya :) Namanya juga proyek sang joki yang ingin sehebat eko kodok… jadi kudu belajar memahami mesin juga… Ke depannya tentu kami bisa menerima order mesin lagi yang lebih JOSSS…

kick rat lagi membenahin rangka demi ketajaman timer event depan

TETAP SEHAT- TETAP SEMANGAT ! BIAR BISA MODIFIKASI MESIN TIAP HARI!!

RAT MOTORSPORT INDONESIA

Raya Bypass Juanda no. 1

SIDOARJO – JAWA TIMUR

085645577007

bbm pin : 2824fef0 , 320da3a4

Alhamdulillah,

RAT : Engine Tuning & Dyno Testing

Modifikasi mesin bajaj pulsar memang sudah menjadi favorit kami, sejak dari membuka bengkel di garasi rumah – hingga kini kita akan memiliki bangunan bengkel sendiri. Korekan-korekan bajaj pulsar selalu menyertai langkah kami, entah itu modifikasi ringan macam porting polished head, modifikasi noken as, penggantian karbu dan knalpot. Keseringannya adalah modifikasi Bajaj Pulsar 180, 200, 220, dan kali ini motor bajaj pulsar 135 milik Mr. I  akan menjadi sebuah sejarah yang tak terlupakan…

Motor pulsar ini bukan dari pulau jawa, datang dari Medan, yang kami sendiri belum pernah kesana, niat Mr.I adalah menjadi pioneer, karena banyak kawan disana yang kesulitan modifikasi pulsar 135, siapa tahu dengan usaha beliau bisa menjadi masukan untuk penunggang P135 lainnya.  Dan ternyata, kami pun kesulitan melakukannya… Hahaha…

Area crankcase terbatas

Head memiliki Nat, layaknya motor 2 tak, clearance piston nol, selalu menjadi ciri khas mesin-mesin keluaran Bajaj. Memang efisiensi ruang bakar yang mereka desain sulit kami pahami. Kalau motor lain buatan pabrikan yamaha jepang misal, mesin kompresi rendah selalu dikawal dengan piston flat, namun tidak dengan P135, Bajaj mendesain P135 secara “gila” , 4 klep berdiameter 19 mm inlet – 17mm out , 2 busi di tepi kanan-kiri kubah… Kubah pentroof cekung seperti atap rumah di padati dengan piston dome hanya untuk mengejar kompresi rendah.  Hasilnya Jupiter mx 135 LC memiliki tenaga standar 12dk (claim pabrikan) sedangkan P135 memuncak di 13 dk!

Ada beberapa titik point yang harus diperhatikan dalam memodifikasi p135, utamanya dalam membongkar rocker arm, antara pin dan rocker arm dibalut bearing bambu untuk meminimalisir friksi, kalau apes pas bearing bambu nya merotoli tercerai berai… kudu nangis yang merakit ulang. Hahaha…

Head dipangkas menghilangkan NAT

Pin piston 14mm, membuat keterbatasan modifikasi. Kebanyakan memang mengandalkan piston thunder, atau izumi yang didesain ulang dome. Kami ingin membuatnya simple, dan masih percaya teorema bahwa dengan  kubah yang lebih cekak dan piston datar akan selalu lebih baik dengan acuan kompresi yang sama. Kalau hanya bore up piston thunder kita gak jadi trendseter dong, keseringan modifikasi Yamaha Jupiter MX, membuat pilihan jantung dapur pacu jatuh pada piston TDR berdiameter 61 mm.

Keunggulan piston ini memiliki jarak pen to top lebih rendah dibanding standar P135 selisih hampir 2mm, asyik nya kita bisa merombak kruk as untuk mengimbangi bore up! Big end digeser naik menjadikan langkah bertambah 4mm. Bagusnya lagi mesin ini akan tampak luar standard manis, namun ternyata kapasitas mesin udah terdongkrak jadi 180an cc. Hehehe…

porting head P135 ala MX hahaha

Piston lebih gambot 8mm dari standard, otomatis membutuhkan rumah piston baru, dan supaya bisa masuk ke crankcase, bak tengah itu harus dilebarkan pula. Mendesain itu mudah, anak smp juga bisa, namun kemampuan seorang engineer akan terlihat saat menginstalasi. Kehati-hatian pisau tuner dalam membuka diameter lubang crankcase supaya tidak menyayat pipa semprotan oli ke dinding silinder. Modifikasi kruk as ternyata sama susahnya , karena baru digeser 2mm saja setang piston sudah menempel kesana kemari. Karena desain crankcase P135 sangat sempit hingga harus di cunerin agar sedikit lega. Kehati-hatian juga wajib dilakukan saat mengukur piston di area TMB supaya ekor piston tidak menempel di daun kruk as, ataupun tidak menyenggol pipa semprotan oli di crankcase. Benar-benar tidak semudah membalikkan telapak tangan.

Huuufffttt… Modifikasi sebenarnya bisa juga dilakukan dengan menipiskan daging setang di area big end. Atau pula bisa membesarkan lubang small end menjadi 15mm supaya bisa mendapatkan pilihan piston hingga 65mm. Hehehe… Siapa mau bore up pulsar piston 65mm? Tapi juga harus ganti klep gede hehehe… asyiikk… Semakin tertantang kita!

Kalau cuma menata head itu mudah. Menakar kompresi itu gampang, tinggal nge-buret kubah, oh.. volume kurang kecil, head dipangkas 0,8 milimeter, ketemu deh perbandingan 10,5 : 1. Cukup lah untuk bahan-bakar premium. Porting head, desain yang meliuk-liuk tidak kita ambil pusing, cukup fokus di kanan kiri bushing dibuat 100 % sesuai diameter klep. Pada bibir luar dibesarkan setara intake manifold dan paking knalpot. Noken as juga kecil, tinggal di isik-isik diambil 1 milimeter saja, dipatok dari durasi titik sentuh standard nya, membentuk profil menggembung intinya menaikkan pasokan bahan bakar pada angkatan lebih tinggi, pada angkatan rendah masih seperti standarnya. Semua kan sudah terangkum di modul modifikasi porting dan noken as hehehe…

crankcase banyak restrictor

Oiya, sebelumnya saat p135 datang , motornya susah lari menembus diatas 80 kpj. Hal ini kita sinyalir dari pir klep yang diganjal dengan inner milik Honda Grand. Mesin 4 tak itu sudah berputar berat, ada rantai keteng , gir, noken as, pir klep, klep, dibanding 2 tak yang hanya memutar piston, jauh kalah ringan gasingan rpm nya. Nah kalau pir klep diganjal atau di dobel, bukan tenaga yang didapat, efisiensi mekanis mesin justru menurun. Lagi pula ini motor untuk harian, pir klep pulsar emang terasa sedikit empuk, namun itu hanya perasaan saja, sebenarnya sudah diperhitungkan sesuai lift dan berat klep nya. Jadi Don;t worry- be happy ..

Pasokan bahan bakar digerojok dengan karburator PE28 milimeter, intake manifold mengandalkan dari Yamaha 5BP, pilot jet #35 main jet #118. Knalpot mengandalkan customize tangan cak Sahek, pengrajin kepercayaan kami di bilangan Betro, Sidoarjo. Setelah mesin menyala ternyata trouble mesin yang selip membuat kami kudu berpikir ulang , kampas kopling kita ganti dari milik motor Honda Tiger.

Hasil Dynotesting

Perjuangan kita bolak-balik ke bubut, seting, bongkar, seting, dan kemudian naik meja dynotest terbayar dengan hasil 21 Horseppower, dengan tosi 16,5 newtonmeter, hanya sujud syukur Alhamdulillah yang bisa menggantikan lelah jerih payah kita. Modifikasi mesin itu tentang jiwa, selama saling mendukung dan percaya, maka kami pun sepenuh hati mencurahkan tenaga dan pikiran… Hasil modifikasi ini semoga bermanfaat, dan pahala bagi MR. I dari medan yang sudah riset bersama kami. Apapun itu, yang penting…

TETAP SEHAT – TETAP SEMANGAT! BIAR BISA MODIFIKASI MEIN TIAP HARI!

RAT MOTORSPORT INDONESIA

RAYA BYPASS JUANDA BARU

SIDOARJO – JAWA TIMUR

085645577007

pin bbm : 28a08677

mail us : dragswega201@yahoo.com