Tulisan terkirim dikaitan (tagged) ‘klep’

Part apa yang paling penting saat  kamu menginginkan torehan tenaga besar saat melakukan modifikasi mesin ? Cylinder Head jawabnya. Dan HEAD KLEP LEBAR adalah sumber dari tenaga besar pada motor.

Kepala silinder ( HEAD ) ini berfungsi sebagai tempat banyak part penting, diantaranya Noken as. Cylinder Head racing haruslah tidak membatasi kreasi noken as, artinya harus memiliki kemampuan mengatasi lift noken as tinggi. Apa saja yang harus diperhatikan?

Derajat kemiringan klep! Selain menentukan arah aliran udara, derajat kemiringan klep menentukan GAP atau jarak antara klep in dan out sehingga ketika noken as racing berproses overlaping, tidak mudah terjadi benturan antar klep in maupun out.

Seating Klep! Bukanlah hanya bahan yang seharusnya kamu khawatirkan, selain bahan bagus, derajat seating dan diameter dalam seating juga berpengaruh terhadap keluaran flow- tentu saja potensi tenaga meningkat. Dalah hal ini valve seat Honda CBR maupun motorsport lainnya adalah model contoh yang bagus.

Bushing Klep! Selain sebagai penyearah gerak naik turun klep, serta sebagai tempat kedudukan sil klep. Tentunya kami membuatkan bushing klep customize , seringkali kami sebut bos klep bonsai, karena sangat pendek. Keuntungannya : area gesekan semakin sedikit , tidak mudah macet terkena rpm tinggi, serta topi klep tidak mudah menyentuh sil klep, sehingga lift klep bisa semakin tinggi. Selisih 0,5 mm saja sudah banyak menaikkan tenaga, apalagi jika pakai bos klep bonsai… hmmm..

KLEP! Bahan klep bagus tentu menghadirkan ketahanan dibanting dari angkatan tinggi. Selain itu teknik back cut valve utamanya mampu meningkatkan efisiensi volumetrik untuk menghasilkan lebih tenaga di putaran atas. Panjang batang klep dan kemunculannya dari dasar pir klep juga mempengaruhi rocker arm ratio terhadap noken as, disini lift dial cam akan terlihat besar pengaruhnya. Panjang batang klep juga berpengaruh terhadap pir klep yang akan dipakai.

PORTING! Lubang intake dan Exhaust adalah sumber utama tenaga selain noken as. Adalah sulit menghasilkan tenaga besar dari porting yang kurang baik. Flow, geometri, serta ukuran adalah kombinasi yang rumit. So, serahkan pada ahlinya untuk mengerjakan porting cylinder head kamu dan kamu berada pada jalur yang benar dalam korek mesin.

Combustion Chamber! Kubah silinder memiliki peranan penting dalam mentransfer kompresi sehingga menjadi tenaga. Pencapaian ledakan yang merata. Bentuk kubah yang beragam membuat model satu mungkin optimal untuk cc kecil, namun untuk cc bore up tentu memiliki desain kubah yang berbeda pula.

So… Think again! Ketika kamu memesan head dengan kombinasi klep yang sama di tempat berbeda, maka itu adalah produk yang sama-sekali berbeda. Karena setiap tuner memiliki kesempatan menentukan setidaknya gap klep, panjang batang klep, panjang bush klep, serta yang paling signifikan adalah PORTING. Dan kami siap menyediakan cylinder head , porting, dan noken as racing terbaik untuk mendukung risetmu dimanapun kamu berada!

RAT MOTORSPORT INDONESIA

RAYA BYPASS JUANDA BARU no 17 SIDOARJO

085645577007 /

pin bbm 2824fef0 /

dragswega201@yahoo.com

http://www.ratmotorsidoarjo.co.cc

Alhamdulillah,

Konsep Utama Modifikasi – Hukumnya wajib :D

Sungguh nikmat merasakan berkah di bulan Ramadhan — begitu banyak kesempatan riset korek mesin tiada henti berdatangan. Pula rasa syukur tak henti kami panjatkan bagi ALLAH SWT, Tuhan semesta alam, atas limpahan rahmatmu kami dapat berkarya. Dan atas izinMu kami masih dapat berbagi, bersedekah ilmu untuk semua sahabat se – Indonesia :) Apa kabar semuanya? Yang disabang? Yang di Merauke? Kami di sidoarjo nya masih terus terendam Lumpur nih… Hahaha! Apa pemerintah udah pada lupa? Woi jangan bikin gedung DPR cuma buat pindah tidur  :D Bangun-bangun, sahur!!!

Kesempatan kini datang dari penyemplak motor Yamaha Vega R milik mr. V yang tergabung dalam club V1VA Surabaya, pemuda tampan, pendiam, memakai kacamata, menyambangi markas R.A.T yang dipenuhi pemuda berbadan gelap penuh olie, dengan gagah berani meminta order vega nya untuk di korek kencang  buat turing. Busyet ternyata meski body vega nya di motif cutting sticker bunga-bunga gini, empunya  gila kecepatan. Kami pun berdiskusi konsep kerja yang akan dilakukan, setelah diajukan proposal , “Bayar-nya nyicil ya mas, ” bisik sang empu pelan. “Gapapalah , pokoknya 3 x , pagi-siang-sore Lunas! Hehehe… ” jawab saya, lalu kita tertawa bersama. Nah, tertawalah sebelum tertawa itu dilarang. Modif lah sebelum modif mesin dilarang. oWokWokokWok… :D

Bunga-bunga tak berarti banci :D

Konsep mesin touring adalah kencang tapi juga awet, dan sewaktu-waktu ada trouble sparepartnya mudah didapat. Tapi inti modifikasi menjadikan laju motor kalau lari ber iring-iring tidak ketinggalan dengan karib lain. Berarti konsep motor harus mampu terus bernafas di trek yang cukup panjang, lumayan lah buat riset kalau ada order buat mesin balap dari jakarta yang main 800 meteran wkwkkw…  ngimpi – ngimpi. :) Lagipula jalan ke arah bandara Juanda lempeng banget kalau dibuat test ride. Oke deh, plafon budget disetujui, tinggal tugas mekanik mensiasati budget yang ada.

Klep Standard dibubut layaknya klep Racing :D

Motor ditinggal, sang mr. V – kok perasaan ga enak nyebut inisialnya, untung bukan cewek , bisa jadi miss V donk,, hayoo yang baca siang-siang jangan mikir jorok. Uhhhuuyy… head silinder langsung dibuka perlahan- satu demi satu bautnya dikendorkan, dilepas, dibuka.. dipelorotkan dari baut tanamnya, hingga terlihat baut yang mulus dan basah terbasuh oli itu, hahahha cerita apaan sih. Dah intinya diperetelin untuk diantar ke bengkel bubut Dhaha Putra Teknik, langsung menuju ke pojok kiri belakang, tempat mas Amin bersarang!

Kita order pemakaian katub shogun, dengan panjang batang klep 67 milimeter, kita buat muncul klep nya 29 milimeter dari pangkal head, gap dibuat 4.5 milimeter mas. “Bentuk kubah ruang bakar seperti biasanya ya mas ” pesan saya mengerling kan kode rahasia , hehehe.. ini yang tetep bikin dapur bini ngebul :D wkwkwkw…

testimonial 4

Gap lebar layaknya pacuan motor road race, berguna untuk mendapat area overlaping yang tinggi , sehingga tenaga di putaran atas membaik. Disokong oleh aplikasi untuk pir katub milik CS-1 agar tidak terlambat mengembalikan klep exhaust di putaran 10.000 RPM. Sayangnya kok telat nemuinnya, malah pakai pir katub shogun sempat patah pir katub nya kena lobe lifter cam 7 milimeter, hasil dari pemangkasan noken as 1.5 milimeter. Untung ga patah klep nya, fffiiuuhhh… Kalau penari dangdut goyang patah-patah mah, aaajjjiiibbb :D

Area intake port kita papas 5 milimeter, porting dibuat kotak – maunya meniru desain suzuki satria Fu150, hehehe… kebanyakan garap mesin FU jadi keblinger gini ^_^  eh, ternyata enak banget kok :D Sekali-kali gak ngikutin Graham Bell kan gak dosa :) Terpenting kita tahu prinsipnya, yang diinginginkan adalah aliran udara berkelok kesamping, bergumpal di area dekat bushing klep, lalu dihajar membentuk badai homogenus masuk ke silinder saat katub terbuka. Malahan menurut david vizard, asimetrical porting akan membantu membentuk swirl, dan dari buku teori dasar mesin torak, efisiensi ruang bakar yang mampu mencegah detonasi adalah campuran udara/bahan-bakar yang berputar ter-aduk2 dalam silinder. Oleh karenanya kita berani mematok perbandingan volume yang disapu dengan volume yang ditinggalkan hingga 11.5 : 1.

Tak lupa teknik modifikasi terbaru kita terapkan, valve back cut, ini kuncian yang menambah efisiensi area porting menjadi sebesar 30%, area kiri – kanan bushing klep kita lebarkan 110 % dari diameter klep intake. Hasilnya, Nafaaaaassss terus gak habis-habis motornya, puncak kecepatan 120 KPJ di gigi 3 kemudian pindah ke persneling final masih mau ngepot ban belakangnya waktu saya menguntit mas wawan yang ngebut test ride pake vega, sedangkan saya pake MX 135 cc korek ringan sudah nyerah, ngeri…!!! Mas wawan pun melesat makin jauh… Lucu juga ngeliat pantat mas wawan nungging di depan gitu hahaha! dasar bapaknya Attaya, besok kalau anaknya udah gede, biar ini jadi cerita buat dia kalau ternyata dulu bapaknya mau jadi pembalap gak kesampaian hahhaha :D

wpid-Screenshot_2013-03-09-03-02-30.png

Padahal jantung dapur pacu mesin Yamaha Vega ini hanya kita rubah memakai piston kawasaki kaze oversized 1 milimeter, piston ini masih menjadi andalan dari jaman dulu, hanya sekarang tinggal bagaimana pintar kita mensiasatinya. Disini serunya, karena blok vega lebih rendah 2 milimeter dibanding Jupiter Z atau Vega R new , inilah kesempatan membentuk dome pistonnya layaknya piston FIM – izumi. Piston yang muncul dari blok di beri tanda garis dengan pisau, piston direndahkan hingga 0.5 milimeter dibawah garis itu, dan dome yang terbentuk dilesakkan ke dalam ruang bakar. Mantep To, enak To… :) Tak lupa speeling kedalaman coakan klep pada piston diberi lebih dalam + – 1 milimeter dari posisi overlaping klep. Kalau menurut Tom Monroe, dalam bukunya Engine Builder Handbook, sebaiknya kedalaman coakan klep exhaust pada piston diperdalam, karena kecenderungan klep buang dalam posisi turun hanya mengandalkan kekuatan pir klep untuk mengembalikan posisinya, jika terlambat maka fatal akibatnya – merusak head-klep-piston-liner. Sudah sadar kan, kenapa seringkali klep buang yang mengalami kebengkokan atau bahkan patah? Ya-ya-ya ndak perlu berterimakasih begitu…

Blok pendek, piston bisa dibuat nge-dum :D

Dengan jantung sebesar itu, potensial  kubah ruang bakar masih bisa dipacu dengan katub milik Honda sonic dengan dimensi 28 / 24, tapi toh ini untuk riset siapa tahu dapet pesenan juga untuk bikin mesin MP 3, kan dengan katub 26 / 22 , anggap aja motor pembalap pemula tapi tetep kudu bisa galak :) Supplay bahan-bakar masih mengandalkan milik jupiter z, pilot jet # 25, main jet # 110. Tanpa reamer, intake manifold standard. Box filter terpasang supaya debu tidak tersedot waktu motor dibawa ngebut nyalip bus, atau truk. Gasss terus pokoknya.

Ubahan lain di sektor kampas kopling, kita mengandalkan kampas kopling racing dari Indopart, pir kopling dari motor jambret, yamaha RX-KING, balancer 900 gram. Magnit standard, cdi 4st, coil standard. Tidak ada yang istimewa memang, toh butuhnya hanya transfer tenaga. Lebih dahsyat langsung ubah gigi rasio , ditata pada sekunder nomor 3 dipakai mata berjumlah 30. Membuat reduksi dari gigi 2 ke 3 lebih rapat dan cepat, dan masih menyisakan nafas pada gigi 4. Hasil top speed jarum speedometer mentok cukup lumayan lah, digapai dengan mudah melalui final gir depan 15 – belakang 35.

Antrian head untuk dibubut, tukang bubutnya ngopi di warkop sama saya hahahhaha :D

Muffler dipercayakan oleh bang Zaeni, dimodel megaphone, untuk mengejar putaran atas, silinser mengerucut kecil, pipa 25 milimeter pada leher, disambung 27 milimeter di step ke – 2, silinser 15 milimeter adalah lubang kasa, dengan jumlah lubang pada pipa 16 buah dengan diameter 6 milimeter.

Cak Agus, lagi sibuk mendesainkan knalpot orderan mas wawan R.A.T

Ffffiiiiuuuuhhhh… kayanya ketagihan nih bikin motor trek panjang, kapan dapet orderan jupiter lari 185 kpj, ya… rasanya bukan mimpi kalau dana nya ada… :) Itu rahasiamu saja ya Allah, dan kami bersyukur atas apa yang telah ditorehkan hari ini.

Tetap Sehat – Tetap Semangat, Biar Bisa Modifikasi Mesin Tiap Hari.

R.A.T Motorsport

Raya Bypass Juanda No. 17

SIDOARJO

085645577007

2824fef0

mail us : dragswega201@yahoo.com

 

Specification of Tuning :

- Head Port & Polished by R.A.T

- Mp 3 / Mp 4 customized cylinder head , 38mm combustion chamber axis, 26 mm inlet , 22 mm outlet

- Back Cut Valve modification

- Piston Kaze o.s 1.00, customize piston, deep relief

- Camshaft 255 degree, valve lift 7.6 inlet, 7.8 outlet, made by R.A.T

- Spring valve Honda CS-1

- Clutch Suzuki FR80 Indopart, Clucth spring Yamaha RX-King

- CDI Yamaha 4ST

- Knalpot Customize by R.A.T

Alhamdulillah,

Cylinder Head MX

Tuhan masih memberi kesempatan, dan atas kemurahanNya kami tumpahkan aspirasi dan pikiran gila modifikasi mesin kami pada pengembangan mesin motor modern keluaran yamaha, untuk meningkatkan sumber tenaga utama kami masih percaya fokus pada dapur pacu adalah kuciannya. Istilahnya, jika dapur di rumah tidak mengebul, orang serumah ga bisa makan jadinya lemes semua… hehehehe. Kalau banyak duit sih gak papa bisa jajan di luar, ini tentu tidak efisien alias tidak murah dibanding masak sendiri – kalau ada istri enaknya dimasakin istri, kalau masih numpang orang tua enaknya malah ga keluar duit tinggal makan, nah kalau di dunia permotoran pemborosan jajan diluar ini bisa jadi ingin menaikkan tenaga tapi yang dituju malah beli busi racing -PARAH-, beli Koil Racing – meski merk NOLOGY kalau mesin standard sama aja nge-junk food – enak -mahal – gak sehat. Belum lagi kalau parahnya pengen kenceng yang dibeli pertama velg racing… alamaaakkk… Rugi…?! Tanpa disadari iya. Tapi kepuasan orang beda-beda, jadi ya jangan mencela… diketawain dalam hati aja lah :D

Punggung klep dibubut ulang

Modifikasi klep , 30 % peningkatan air flow

Menurut banyak guru-guru arsitek mesin balap, cylinder head adalah OTAK pengatur seluruh kinerja mesin. Otak-atik di silinder head – DEXEL – akan memberi efek signifikan dibanding yang lain, pengaturan karakter motor bisa digapai disini. “Tidak akan ada mesin yang mampu menciptakan tenaga besar, kecuali dia mampu mengalirkan udara dengan baik ke dalam silinder,” begitu wanti opa GRAHAM BELL. Maka perbaikan porting harus dilakukan, dengan mengaransemen potensial debit bahan bakar yang akan dimasukkan ke dalam kantung silinder, dijamin harmoni mesin akan berubah, menjadi lebih ROCK n ROLL, atau JAZZY semua bisa.

Porting Head MX

Cylinder Head MX spec 2010 untuk korek harian kali ini kita desain dengan porting lebih besar, lebih lega, untuk penggapaian tenaga lebih besar di putaran lebih tinggi tanpa tersedak. Hal ini tidak akan terwujud tanpa bantuan kenaikan kompresi, dengan mempertipis kepala silinder sebanyak 0.7 milimeter, kini kubah ruang bakar semakin sempit dan jalur keluaran porting semakin mendekati kepala piston. Sedotannya kuat — semburannya kenceng!!! Ya itulah yang ingin kami wujudkan, piston semakin kuat menarik bahan-bakar segar masuk, dan memperkuat dorongan piston membuang sisa gas pembakaran.

Noken As STREET Jupiter MX

Kenaikan kompresi akan memperkuat daya ledak mendorong piston melakukan langkah usaha bergerak turun dari TMA ke TMB, hal ini tentu akan memperbesar keluaran torsi pada kruk as. Torsi makin kuat, diharapkan tenaga akan melimpah. Perbaikan flow ini semakin istimewa dengan customize pada punggung katup di tipiskan dan dibentuk ulang radiusnya untuk mengarahkan aliran gas yang masuk ke silinder, kuncian peningkatan 30 % tenaga. Hal ini membantu keluaran gas tanpa harus mendesain cam extreme, cukup dengan cam lifter yang relatif rendah dikisaran 5.7 milimeter. Mesin makin awet, kerja pir klep tidak terlalu lelah, pun cukup mengandalkan bawaan pabrikan yamaha.

Well, Korek harian jupiter MX terus berkembang, semakin sehat – semakin semangat , biar bisa modifikasi mesin tiap hari!

R.A.T MOTORSPORT

RAYA BYPASS JUANDA no. 1

SIDOARJO

085645577007

mail us : dragswega201@yahoo.com

EFEK DARI MERUBAH DERAJAT BUKA-TUTUP NOKEN AS DAN JARAK LSA

Tabel dibawah ini sebagai ilustrasi bagamana variasi dapat dilakukan dalam menyeting LSA dan waktu buka-tutup klep akan memberi efek terhadap sifat mesin sebagai reaksi terhadap pemasangan noken as.

EFFECT DARI MENGGESER POSISI NOKEN AS
PEMAJUAN TIMING CAM
PEMUNDURAN TIMING CAM
Memulai proses hisap lebih cepat
Menahan proses hisap berakhir lebih lambat
Klep Inlet membuka lebih cepat
Tetap membuka klep inlet
Menambah torsi pada putaran bawah
Menambah lebih banyak tenaga RPM atas
Jarak klep in ke piston semakin dekat
Menambah jarak aman piston – Klep in
Menambah jarak klep buang ke piston Mengurangi Piston-Exhaust Valve Clearance
EFFECTS OF CHANGING LOBE SEPERATION ANGLE (LSA)
Tighten (smaller LSA number) Widen (larger LSA number)
Menggeser torsi ke RPM rendah
Mengembangkan torsi di RPM tinggi
Torsi maksimum meningkat Torsi maksimum menurun
Rentang tenaga sempit Rentang tenaga lebar
Tekanan dalam silinder meningkat Mengurangi Maximum Cylinder Pressure
Kemungkinan knocking tinggi Kemungkinan engine knock rendah
Meningkatkan tendangan balik kruk as
Mengurangi tendangan balik kruk as
Meningkatkan Kompresi efektif Menurunkan Effective Compression
Kevakuman saat stasioner berkurang
Stasioner nyaman
Kualitas stasioner buruk
Kualitas saat stasioner membaik
Overlaping meningkat
Overlaping kecil
Proses Kompresi dan usaha lebih lama
Saat klep menutup bersamaan lebih sedikit
CAMSHAFT GEOGRAPHY AND LOBE FUNCTION


1) Max Lift or Nose Lobe Separation Diagram
2) Flank
3) Opening Clearance Ramp
4) Closing Clearance Ramp
5) Base Circle
6) Exhaust Opening Timing Figure
7) Exhaust Closing Timing Figure
8) Intake Opening Timing Figure
9) Intake Closing Timing Figure
10) Intake to Exhaust Lobe Separation

R.A.T motorsport

RUMAH UNTUK SEMUA RIDER

Visit our garage @ Desa Tropodo Indah Blok N no.26-28

Waru — Sidoarjo

Contact us @ 085645577007

Efisiensi mesin diukur dari sbanyak hal, mulai kemampuan mesin menahan panas,  kemampuan mesin menghisap volume campuran udara-bahan bakar, seberapa efisien mesin mampu menggerakkan semua komponen dengan gesekan minimum, dan banyak nilai-nilai efisiensi kerja lainnya untuk peningkatan performa.

Geometri bentuk, ukuran, volume sebuah porting harus menjadi catatan harian utama bagi seorang engine tuner, hingga suatu saat nantinya menemukan sebuah bentuk porting yang pas bagi dirinya sendiri. Porting mesin pabrikan dibuat untuk kepuasan power pada putaran menengah, pemakaian bahan bakar yang ekonomis, kehandalan penggunaan mesin serta daya tahan untuk jangka waktu panjang selama dalam perawatan servis.

Performa ideal adalah usaha mendekati kesempurnaan mesin dalam menghasilkan tenaga sesuai dengan pemasukan dan bagaimana mesin mengolah bahan bakar tanpa kehilangan daya pada gesekan maupun koefisien lain. Jumlah Flow dalam mesin biasa diukur dengan satuan CFM, dan setiap ketinggian tertentu dari lift klep inlet akan menghasilkan rata-rata flow yang berbeda. Airflow yang meningkat menandakan perbaikan potensi tenaga yang sebenarnya mampu dihasilkan mesin. Panjang porting dan ukuran klep juga sangat mempengaruhi Flow. Payung klep dengan diameter relatif besar, batang klep kecil, cenderung berpotensi menghasilkan flow lebih baik dibandingkan klep dengan diameter payung kecil dan batang klep lebar, disamping hal ini akan menghasilkan gesekan yang lebih besar pula dikarenakan berat massa material klep itu sendiri serta beban dinamis bagi spring valve. Namun perlu diingat, ukuran diameter klep terbatas oleh luasan permukaan piston, piston kecil akan menghalangi klep besar untuk menghasilkan flow terbaik dikarenakan ada sisi yang terhalang.

Mungkin flow ideal tidak akan dapat tercapai namun hal ini menjadi semangat untuk menemukan bentuk porting yang paling efisien. Titik penting dari sebuah porting adalah dibawah seating klep, di samping area bos klep dimana banyak flow tertahan disana. Sudut seating klep yang membulat akan mampu membantu mengurangi kehilangan air flow. Area disekitaran payung klep pada ruang bakar harus dibuat serendah mungkin agar tidak menghalangi aliran udara yang akan menyebar ke dalam silinder, karena aliran udara harus berbelok 90 derajat untuk dapat keluar dari area port dan menembus klep.

Area penting pada porting

Area penting pada porting

Source of flow loss                                                    (%) Persentasi Kehilangan Flow

  1. Gesekan di dinding port                                                                              4 %
  2. Tegangan aliran di perut port                                                                   2 %
  3. Lekukan di dekat bos klep                                                                         11 %
  4. Sisi tersembunyi dibalik bos klep                                                            4 %
  5. Lekukan untuk keluar                                                                                 12 %
  6. Seating 25derajat                                                                                          19 %
  7. Seating 30 degrees                                                                                       17 %
  8. Ekspansi disekitar klep                                                                              31 %

Total                                                                                                                                  100 %

Pada jalur pemasukan cylinder head 4-Tak, bentuk porting ideal menurut mesin Flowbench adalah yang membulat tanpa hambatan untuk sanggup menggiring udara jatuh dengan sudut kelokan radius yang lembut melewati klep. Pada percobaan tersebut intake valve lift terbuka 10.6 mm, lebih dari ukuran standard yang membuka 7.0 mm. Maximum exhaust lift dicoba 9.71mm dari standardnya 7.0mm. Air flow di mesin sepenuhnya dikontrol oleh valve lift. Semakin jauh klep mampu dibuka, semakin besar Flow meningkat. Ketika klep terangkat 15 % dari lebar diameter payungnya maka flow dikontrol sepenuhnya oleh klep dan sudut seating klep. Saat klep terangkat tinggi, Flow akan memuncak dan akhirnya mencapai batas maksimum volume porting. Apapun di sekitaran klep yang menghalangi saat dia terangkat akan memberi hambatan berarti bagi flow. Jika volume porting mampu mengisi silinder saat klep terangkat jauh maka bukan tidak mungkin sebuah camshaft didesain untuk mengangkat klep bahkan hingga 37 % dari diameter klep. Tujuan semua ini adalah untuk membuat klep terbuka secepat mungkin dan bertahan lama di angkatan rendah dengan stabil, ini berguna untuk menambah suplai head flow. Extra flow diperoleh dari durasi pada area Flanks pada camshaft bukan pada Puncak Lift.

Downdraught Porting

Downdraught Porting

Eksperiment menunjukkan maksimum flow justru terjadi pada angkatan klep setinggi 27 % dari diameter klep, karena kemampuan porting untuk melepaskan udara juga terbatas, jadi seberapa lama kita mampu menjaga klep terbuka di area itulah yang mampu meningkatkan potensial airflow untuk menghasilkan tenaga. Puncak lift yang tinggi membantu untuk memberi gelombang kejut aliran udara ke dalam silinder sehingga membentuk pulsa untuk hisapan selanjutnya. Saluran hisap lebih penting diperhatikan sebagaimana ruang bakar. Area pada radius 45 derajat dari klep saat berada di maximum lift harus terbebas dari halangan sejauh 65 % dari maximum lift. Area ini adalah area ekspansi pelepasan udara dari dalam porting menyusup keluar dari payung klep gelombang kompresi negatif menjadi tidak efektif apabila air flow masih terhalang dinding di sekitar klep.

Tetap Sehat-Tetap Semangat! Biar Bisa Modifikasi Mesin Tiap Hari

R.A.T Motorsport Indonesia

-= STREET :: RACING :: DRAG =-

Raya Bypass Juanda no 1

Sidoarjo

cp : 085645577007

mail to : dragswega201@yahoo.com

facebook : swega RAT

*taken from

An Investigation of Valve Lift Effect on Air Flow and Coefficient of Discharge

of Four Stroke Engines Based on Experiment