Posts Tagged ‘crypton’

Alhamdulillah,

image

Sujud syukur kepada Allah masih bisa diberi rejeki untuk riset motor balap dan mengembangkan ilmu. Order pertama bebek 4t 200cc drag ini datang dari bos hellen cabe , Banyuwangi.  Mengandalkan pacuan berbasis yamaha crypton niatnya ingin menghemat di modal awal. Harapannya tentu adalah pengembangan di sisi otak pengapian, pasokan bahan bakar dan sistem pelepas gas buang dipilih yang terbaik.

image

Karburator pwk sudco 35mm airstriker buatan USA adalah tabel belanja teratas. Cdi programable terbaik pun dipilih, jatuh pada rextor type prodrag. koil dibelanjakan dari pabrikan mitsubitshi yang biasa dipakai kawasaki kx. Knalpot produksi WRX kita pilih sebagai pamungkas!

image

Karburator pwk ini jelas terasa mampu mensuplai mesin hingga gasingan 12500 rpm. Hasil dyno juga menunjukkan bahwa keluaran tenaga masih lebih gahar dibanding karburator type Pj.

Cdi rextor dipakai untuk membantu torsi di rpm bawah menengah dengan di seting lebih tinggi hingga 36 derajat. Akselerasi rpm di limit pada 12800 rpm demi keawetan mesin meskipun kompresi sudah dipatok rendah, dibawah 12:1 , bahan bakar pertamax masih bisa lho hehehe…  itulah kuncian mengapa mesin awet meski stang piston merk NPp hahaha…

Noken as durasi 66/36 tentu akan membuat motor lebih nafas di putaran tinggi. Hal ini tidak berjalan sendiri, tentu di dukung katup besar, in 33mm , ex 28mm. Sesuai untuk piston tiger merk Npp os 200. Porting dipatok 27mm untuk mengejar torsi. Pir klep america digunakan untuk mencegah floating meski ditekan lift 10mm.

image

Terus terang flow kepala silinder 2 katup pasti kalah 20% dari yg 4 katup. Jika crypton mampu menembus 30dk misal, fu bisa 36dk… haduuuuhhhh oleh karena itu mesin non-dohc perlu banyak asupan energi dari karburator besar, piston besar, geser langkah kruk as. Dan penyempurnanya di sistem gas buang yang handal.

Selain diameter leher yang besar , kualitas bahan serta geometri pipa header hingga silincer harus dikalkulasi matang dengan rumusan rumit dan riswt panjang. Untuk memperingan kerja, pemilihan knalpot salah satu yg membuat kita percaya diri akan komposisi mesin. Tidak khawatir knalpot terlalu los atau terlalu nahan.

image

Searching di internet , eh ketemu web wrx knalpot  , dilihat-
Lihat kok knalpot WRX modelnya ciamik dan harga pun terjangkau. Buatan Indonesia pula! Disamping itu, Riset WRX di motor suzuki satria fu sudah mampu membekukan timer 7.6 dengan mudah. Yaaa berarti kalau dipasang di mesin non dohc bisa mendekati lah. Itu kalau mekanik nya handal, lha kalau mekanik katrok dan ndeso kaya kita gini ya target timer minim 8.0 lah untuk motor yang pertama kali ikut hehehe…

Gigi rasio 1. 14/35 ¡ 2. 16/28 ¡ 3. 21/28 ¡ 4. 20/22 dicoba dipacu di lintasan 201m drag situbondo, sayangnya sona yanmar masih hanya bisa menempuh 8,1 detik.. keluhannya karburator terlalu basah dan kampas kopling selip. Hadeeewwww… padahal di rumah udah di seting bisa 7.9 pake timer hp. tapi apapun hasilnya disyukuri dahulu. Untuk patokan riset kedepan setidaknya kita tahu pr motornya, riset coba piston 66, langkah 58, dan racikan rasio yang baru…

image

Dan do’a atas karya kita hari ini adalah ““Ya Allah, aku mohon kebaikan dunia akhirat, Ya Allah, aku mohon ampun dan kebaikan dalam agama, dunia, keluarga,dan hartaku. Ya Allah, tutuplah aibku dan berilah aku rasa aman semua ketakutan.”(HR. Ahmad)  Semoga bos hellen cabe banyuwangi diberi banyak rejeki oleh Allah, supaya bisa terus riset bersama :)

TETAP SEHAT !! TETAP SEMANGAT !! BIAR BISA MODIFIKASI SETIAP HARI!

RAT MOTORSPORT INDONESIA
RAYA BYPASS JUANDA NO 17
WARU-SIDOARJO
085645577007

BBM PIN : 767BB8C2 / 2824fef0

Bintang (baju biru item) juara 3 di kelas bebek 4tak tune up 105cc pemula ::

Arjun singh (RAT) :: naik podium bersama pembalap-pembalap handal seperti richo bochel dan tony chupank :: 

RAT :: bengkel pemula dengan pembalap pemula :) Balapan itu tentang jiwa :: SEMANGAT!!!

Berfoto dengan idola :: maestro balap drag Indonesia yang rendah hati :: Eko chodox ::

noken as black racing :: khusus untuk kompetisi

Ketelatenan seting :: adalah kunci keberhasilan :: tidak cukup hanya deretan spec yang bagus

Hasil dynotest crypton yang hanya mengandalkan piston crypton std oversais 50 :: power 16 DK torsi 10,6 Nm :: best time 9,0 secon untuk 201m dikendarai tony chupank :: 9,3 oleh arjun singh.. masih perlu banyak belajar

Spec summaries :

- cranckase yamaha x1 thailand , crankshaft yamaha vega R new stroke 54mm, balanced n centered crankshaft by RAT, gearbox close ratio customized by RAT, counter balance weight 450 gr, suzuki fr 80 clutch TDR, clutch spring genuine suzuki smash, modified clutch housing, left rotor 900 gr, total loss igniton controlled by REXTOR CDI , Coil Yamaha Yz 125 4ss, spark plug NGK hvx, block cylinder milled 0,50mm, head cylinder milled 0,50mm, combustion chamber radius 39mm, coumbustion chamber height 13mm, Piston yamaha crypton 0versize 0.50mm diameter 49,5mm, customized dome 4,5mm, dome floor 39mm dome roof 29mm, deck clearances 0,4mm, compression ratio about 13,4 : 1 , volume engine 103 cc,  valve suzuki shogun 125, back cut valve customized by RAT, cylinder head full port- n polished, inlet porting 23mm through 27mm, exhaust porting 23mm through 24mm, camshaft lifter 7,0 mm, ramp area of camshaft app 17mm,  overlaping inlet 2mm – exhaust 2,5mm gap overlap 0,8mm, spring valve japan AHRS, retainer set suzuki smash, exhaust kit customized by RAT, intake manifold Marathon, carburator keihin pe28mm.

TETAP SEHAT – TETAP SEMANGAT! BIAR BISA MODIFIKASI MESIN TIAP HARI

RAT MOTORSPORT INDONESIA

RAYA BYPASS JUANDA No. 1

SIDOARJO  – JAWA TIMUR

085645577007

Hari gini, bore up cuma nambah 15 cc dari kapasitas standardnya untuk harian… kok ga jauh beda dengan trik 5 tahun lalu, Lantas apa istimewanya?!

Jupiter z piston Kaze, 125cc, dari jaman saya sekolah naik Vega sudah bore up pake kaze… Sedangkan sekarang teknologi sudah berkembang pesat, ilmu pengetahuan sudah merata, mengapa kita masih takut-takut. Atau mungkin bisa dibilang malu-malu? Malu-malu sih ngga apa-apa, yang penting jangan malu-maluin :D

Varian motor yamaha adalah kendaraan yang paling enak dimodif, mulai jaman crypton, vega, jupiter, jupiterz, new vegaR, nouvo, mio, vega zr, jupiter mx, new jupiter z… semua adalah varian bebek-bebek yang bisa digali potensinya diluar dugaan kita.

Semua bisa dengan asyiknya di bore up minimum di tahun 2011 kita make bebek 150 cc, untuk ke kantor, kuliah, pacaran, nganter istri jalan-jalan, supaya rider penunggang  bebek sport macam cs1, dan satria fu ga memandang motor kita setengah mata… :) Bahkan penunggang motor sport mulai dari thunder125, megapro, bajaj135, minerva, atau bahkan tiger keder juga.

MX bore up piston Scorpio

Tampilan boleh saja standard habis, cupu, japanese style, kalau bisa dibikin keren modis gaul lebih asyik, mesin pun bisa di desain tampak luar standard tapi beringas habis!

kuncian utama

Karena posisi baut tanam lebar, kita bisa melesakkan piston besar dengan mudah ke mesin yamaha. Sebagai contoh, jupiter z, bisa dengan mudah dimasukkin piston honda sonic oversize 300, berdiameter 61 milimeter. Bandingkan dengan standardnya dimensi 51 milimeter. Selisih 10mm, jika dikonversikan dalam kubik, ketemu perbedaan 47 cc! Ini baru bore up! Kapasitas silinder sekarang jadi 157cc.

Belum bila memakai piston tiger! Lho, pen piston tiger dengan jupiter kan berbeda?! Bagaimana cara pasangya? Bawa dong ke tukang bubut, jaman sekarang tukang bubut sudah semakin canggih. Kalau tukang bubutnya ga canggih?! Beli piston aftermarket. Produsen piston sekarang sudah semakin bervariatif, ada piston Tiger dengan pin piston 13 milimeter. Tinggal pasang. Ngga perlu ribet, hanya perlu sedikit merogoh kocek lebih dalam. Kalau pakai piston tiger ini, oversize hingga 200 tersedia, bila dimasukkan dalam yamaha jupiterz bisa menembus 180 cc! MANTAP!

Mengatur dome piston , mengatur kompresi

Lantas bagaimana kapasitas yang membeludak itu mampu dipakai untuk harian?!

Kunci utama yang wajib menjadi acuan adalah pengaturan kompresi. Saat melakukan super street bore up , sedapat mungkin perbandingan kompresi diatur dibawah 10.5 : 1 , dengan tekanan kompresi tak lebih dari 12 psi. Pentingnya mengatur kompresi , selain masih bisa mendapatkan pilihan bahan-bakar premium, kompresi rendah menjaga mesin agar tetap awet.

Hal lain, pengukuran panjang piston dari pen ke puncak piston adalah mutlak perlu, jika dapat membeli piston yang tidak terlalu selisih jauh panjangnya. Sebaliknya dari pen ke ekor piston juga tidak berbeda jauh, jika selisihnya berlebihan maka diperlukan pemotongan.

Mesin harian jika crankcase relatif baru ( keluaran tahun muda ) maka penanaman piston dapat dipress hingga memiliki deck clearances 0,8 milimeter, jika mesin relatif tua seperti crypton sebaiknya diberi lebih dalam, misal 1,2 milimeter.

Blueprinting

Apa itu blue printing? Menjadi penting dalam melakukan super street bore up, apalagi bila motor sudah dipakai lebih dari 5 tahun. Adalah melakukan segala inspeksi, double check, pembersihan, pembenahan yang diperlukan untuk mengembalikan seluruh ukuran , toleransi suku cadang mesin sesuai dengan standard pabrikan jepang!

Pada kruk-as misal, sebagai tumpuan penerima torsi ayunan piston, haruslah dikembalikan dalam kondisi keselarasan dan kesetimbangan yang prima, menginspeksi kerenggangan setang piston, memastikan bearing kruk as dalam kondisi prima.

Penggantian gigi transmisi juga dapat dilakukan, misal pada yamaha jupiter z, untuk harian, gigi 3 dan 4 dapat diganti dengan perbandingan lebih rapat. Penyalur daya seperti kampas kopling dan pir kopling perlu diganti dengan kualitas lebih bagus. Kampas kopling diambil dari suzuki Fr80 buatan TDR , CLD, atau produk genuine, semua tersedia dan mudah didapat.

Bak kopling manual, boleh dipasang boleh tidak, jika ingin mengejar tampilan dan riding style lebih sporty maka bisa dipasangkan. Keuntungannya adalah, dengan menggunakan bak kopling manual, kita dapat melepas perangkat kopling sentrifugal dan menggantikannya dengan flywheel (balancer) dengan bobot sesuai keinginan. Dengan memperingan flywheel, kita bisa memberikan perlakuan setara pada rotor magneto. Prosentase pengurangan beban harus disetarakan ulang pada sisi kiri motor. Secara teorema, semakin ringan magnit maka torsi nya semakin besar, karena nilai beban putar lebih ringan, putaran mesin tinggi dapat dengan mudah diraih.

Penataan crankcase, bak kopling dan magnit terselesaikan sesuai konsep, maka kita bisa mulai memperhatikan area cylinder blok dan head. Apa yang perlu diperhatikan? Hmm… Sabar dulu

R.A.T MOTORSPORT

Raya Bypass Juanda No. 1
Sidoarjo

085645577007

Dragswega201@yahoo.com

 

Alhamdulillah,

Murid RAT motors – bermain sambil belajar -

Puji syukur kami panjatkan setinggi-tingginya bagi sang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, karena dengan rahmat dan hidayahNya kita dapat berkumpul di upacara bendera… lho!?! Keliru… wkwkwkw. Dengan rahmat dan hidayahNya kita dapat berkumpul berdiskusi di web log RAT MOTORSPORT, kalau di dunia nyata kita diskusinya di warkop sebelah bengkel lebih enak hehehe… Diskusi sampai botak sambil ditemeni kopi luwak! mangstaaabbbb… :p

Ban Drag Racing RAT…??! hehehe

Kali ini kita membeberkan hasil prakarya mengorek motor bebek  berlambang garputala, so… bagi pemilik kendaraan vega/crypton/jupiter z yang ingin memiliki motor kencang tanpa bore up, inilah dongengnya! Woi sing mburi ojo turu nek didongengi, malah ngiler kae i piyeee… :D Modifikasi mesin yamaha bore up 200 cc jadi kencang = wajar…  Kanibal blok head supra125 pakai temlar roller + bore up piston tiger , kencang = wajar, modifikasi modal selangit dikirim ke thailand , kencang, wajar…   modal minim dikirim ke RAT minta spec aneh-aneh , ndak kencang = wajar. Hehehehe… becanda! Tapi kalau hanya mengandalkan piston crypton yang berdiameter 49 milimeter (selisih 15 milimeter lebih dengan piston TIGER ) mau kencang…?!!! Piye carane…? Hmmm seneng kita kalok disuruh mikir gini :D Konsepnya kita tidak boleh melenceng terlalu jauh dari desain para insinyur Yamaha, kata pakde Graham Bell, jangan over enthusiast = modifikasi berlebihan… :) Sekali lagi, Alhamdulillah, bukan untuk sombong-sombongan, tapi untuk meramaikan jagad perbalapan bahwa ilmu murmerceng masih bisa dipakai untuk menciptakan pacuan 9 detik menempuh 200 meter dengan kapasitas seadanya :P Supaya kita bisa maju bersama. Toh ini pula hasil dari banyak silaturahmi belajar ke berbagai ahli-ahli permesinan :)

Rasio Pecah Karena Miss Gear

Apa yang harus dituju…? Pertama, basic motor crypton terlalu tua, PR pertama mesin harus dibelah total untuk cek kelayakan kruk as, terutamanya bearing kruk as, dan seluruh bearing transmisi, pastinya harus diganti baru, pilihannya bisa memakai bearing hi-speed, FAG atau SKF. Untuk kruk as jika ada dana lebih bisa beli kruk as Jepang atau Thailand mantap, yang ada rejeki sedikit banyak bisa order crankshaft jupiter z baru di dealer. Tapi seandainya tidak ada, kruk as standard dibalans ulang dan dicek defiasi ayunan lengan kruk as harus dibawah 0,10 milimeter. Setang piston diganti baru, dengan kerapatan daun kruk as 43 milimeter, setang pakai punya jupiter z lebih murah dibanding harus membeli con-rod 4ST milik crypton. Harganya bisa separuh bokkk… sisanya lumayan buat beramal ke mekaniknya :)

Crankcase segar, kebersihan – sebagian dari iman :D

Urusan transmisi, perbandingan rasio diracik ulang untuk meperoleh tautan percepatan yang gila-gilaan dan output torsi besar di gigi 4 hingga mampu teriak di putaran tinggi kita pakai 26/23. Lainnya hitungan umum :) Sayangnya mendekati event gigi rasionya rompal saat setting, jadi terpaksa balik ke standard, timernya turun 0.3 second karena percepatan di gigi 4 mengandalkan standarnya sangat rendah… nangis-nangis kita sebagai mekanik memasangnya, cuma bisa ndremimil, “semoga banter-semoga banter…” hahahah…  Karena memakai gir standard terpaksa final gir kita pakai 13-36, gir dibubut ditipiskan agar muat di rantai honda karisma. Seandainya rasio sehat kita bisa pakai final gir lebih berat, topspeed diharapkan bisa lebih tinggi.

Balancer diperdekat dengan kruk as, seperti cakram

Rotor dibubut habis

Crankcase jika masih layak, bisa dipakai, tapi jika sudah terlalu oblak bisa hunting bak tengah dari motor X1 Thailand, atau pesan di yamaha sepasang crankcase crypton baru, notanya disimpen biar ga dipermasalahkan kalau-kalau ada Polisi yang lagi bete ngeliat kita nyeting motor n dikandangkan motor kita di POLSEK, aduh aduh padahal nyeting kan tidak melakukan kejahatan, toh lintasan balap drag di Indonesia sangat minim, beda dengan thailand yang balap drag jadi primadona! Sebenernya kami para mekanik ini pun sudah mencari jalan yang sepi dan aman, toh emang pekerjaan kita disini demi mencari nafkah keluarga kok ya tega kalau mendenda motor balap resmi, hiks…hikss… curhat colongan :P Siapa yang pernah juga hayo angkat tangan?! :D Kalau balap liar ditertibkan saya setuju pak :D hehehe… lebih mantap lagi jika polisi mengadakan event balap untuk mewadahi aspirasi anak-anak muda biar ga salah arah…

Total Loss System

Selesai urusan kruk as dan kawan-kawan kita tutup bak tengah. Blak!!! Kencang-kuat-presisi! Area kopling modifikasi umum lah, menggunakan bak kopling manual, bisa dari merk TDR, atau langsung buatan yamaha Thailand, bisa. Kampas kopling dipakai dari pabrikan Suzuki, tipe FR 80, tapi kita pakai merk TOKAIDO hehehehe… atau INDOPART lah, udah bagusan itu, masalahnya mosok motornya udah nggak ada di jalan, suzuki masih nyiptain banyak spare part nya? :D kalau dibelikan yang merk TDR Racing pasti lebih mantap lemparan tenaganya. Pir kopling pun begitu , kita mengandalkan pir kopling smash yang 8.000 an, masyaALLAH, kasian ya kita.. hiks… Pengennya kalau bisa pakai pir kopling yamaha RX king original, sadaaaappp… apalagi kalau pakai pir kopling Yamaha YZ125, mantap… padahal kita ada, tapi harga ratusan ribu itu tidak mampu dijangkau sang pemilik motor yang notabene masih duduk di bangku sekolahan, padahal yo anake pak Carik, hehehe… tapi namanya belum bisa kerja sendiri jadi ya gapapa lah, diterima seadanya, rejeki bisa dicari nanti dari boss besar :) Allah maha adil… lagi maha penyayang :)

Kepikiran sampai dibawa mimpi… wkwkkwkw

Balancer kita buat dengan bobot 600 gram, mengimbangi hal itu magnit kita rubah menjadi total loss , mengandalkan pulser dari jupiter z DC, berat rotor magnit mencapai 700 gram, dengan mencopot seluruh rangkaian magnit, dan melakukan pembubutan disana-sini. Tujuannya memperingan putaran mesin agar mampu meraih kitiran belasan ribu rpm dengan tetap stabil. Kalau ada duit lebih ya beli pengapian kit YZ 125, aduh aduh aduh… coba denger geberannya bisa bikin horny… emmmppphhhh :D Hidup hanya sekali , coba sempatkan deh merasakan nikmat geberannya :) awas mimpi basah.

CDI BRT smart click

Piston kita semua tahu, izumi maupun brt tidak pernah mengeluarkan piston racing, bagaimana untuk menaikkan kompresi??? Memapas head / blok sebanyak-banyaknya? Bukan pilihan yang bagus. Selain rantai keteng jadi mulur gila-gilaan, top noken as seringkali meleset jauh dari standard, itulah sebab seringkali meski sudah kita buatkan noken as sakti ala RAT kalau dipasang di head yang tidak presisi = boong. Oleh karenanya Blok silinder ditipiskan 0.5 milimeter, disusul head 0.8 milimeter sudah cukup. Untuk menembus rasio kompresi 13 : 1, kepala piston kita LAS!! Ya ! Ditambal las argon, kemudian kita bubut ulang, hingga hasil customize ini membentuk dum melesak kedalam kubah ruang bakar selebar 39 milimeter. Dum ini dibatasi mendekati busi hampir 1 milimeter saja celahnya, pokoknya gak nabrak,  selisih piston dengan kubah disisakan 2 milimeter agar tidak terlalu padat. Kalau pecah kan kasian juga, kasian kita nya maksudnya menunggu kelamaan duit sang juragan gak cair-cair buat ngebenahin mesin, hehehehe… nunggu mecah celengan ayam dulu dari hasil nabung uang saku sekolah hehehheeh… semoga segera dikabulkan dapet juragan besar bisa bikin motor bore up, curhat terusss… :D

Piston Hi-Dome made in RAT

Katup sementara ini mengandalkan milik smash dengan jarak klep 4 milimeter dipatok aman untuk mengawal noken as racing made in RAT dengan pinggang 17,8 milimeter, durasinya disimpen saja :) yang pasti in close di area 70 – 80 derajat, ex open di 80 – 90 derajat. Pegas katup dipilih yang murah aja lah pakai CS 1, kita tidak berharap putaran atasnya bisa kuat, oleh karena itu cdi kita batasi di 12.000 RPM, kalau ada rejeki pir klep bagus kitiran mesin bisa dibuka lebih tinggi lagi tanpa takut floating dan mesin jebol, lagipula kem bisa dibuat lebih tinggi hingga pinggang 16.5 milimeter ajiiibbbbbbb…!!! Sementara yang ada dulu.

Porting dipendekkan 10 milimeter, katup shogun

Porting dipendekkan 10 milimeter, katup shogun

Porting didesain dengan puncak torsi di 8500 RPM, dengan raihan tenaga puncak di 10.500 RPM, oleh karena itu kita pilih porting diameter 21 milimeter, kalau ini ahlinya mas wawan membentuk porting… monggo mas… disekecaaken. porting buang 100 % diameter klep buang.  Untuk menghasilkan tenaga lebih baik mungkin bisa digapai dengan rubahan beli head baru lagi untuk didesain ulang memakai klep sonic, dikecilkan ulang mencapai diameter 26mm inlet, dan buang 22mm.

Blok di press, deck clearance pasti 0.8 milimeter

Cylinder head ditutup dengan Torque Wrench, torsi tiap baut presisi

Intake manifold kita tidak merusak konfigurasi bawaan dari pabrikan jepang, masih mengandalkan standard, termasuk lekuk-lekuannya, bagian bawah match dengan porting kami, ujung yang bertemu dengan karburator kita las diral dan dibor ulang untuk mampu menggamit karburator keihin PE 28 milimeter. Sekali lagi demi menghemat dana, tapi disisi lain kita menciptakan intake model down draught murmerceng hehehe… Knalpot didesain begitu pula, leher knalpot masih memakai standardnya, dengan pertimbangan kita masih ingin melihat kemampuan desain dari arsitek pabrikan yamaha, mengingat kapasitas silinder nya tidak jauh dari standardnya, serta kelokan awal antara porting buang yang berharmonisasi dengan header, pasti para engineer itu sudah memikirkan dengan tepat kepresisian aliran udaranya. Mungkin besok kita akan desainkan knalpot racing made in RAT full system, dengan leheran lebih landai, semoga lebih baik hasilnya, tapi lebih baik pun kita tidak akan diangkat jadi arsitek mesin yamaha mengawal Jorge Lorenzo di Moto GP… mungkin diangkat buat jadi kacung bagian ngelap-ngelap knalpot biar tetap mengkilat tanpa debu ya… wkwkkwkwkw :D

Knalpot yamaha crypton multigrade by RAT

Karburator , kita percayakan pada pabrikan Keihin yang menciptakan karburator untuk motor Honda NSR, dengan pilot jet #60 dan main jet #118, busi dikawal busi NGK c7HSA standard yang ga nyampe 15.000 an. Koil kita pakai dari Kawasaki KAZE, siapa yang mau menyumbang koil YZ125 nggih monggo, kita terima keikhlasannya semoga amal ibadahnya terus tidak putus-putus selama kita pakai balap :D

Coil kawasaki KAZE

Noken as standard sulapan by RAT

Balapan cepet2an bikin noken as :)

CDI, kita pakai dari BRT, pilihanyya tipe SMART CLICK, lansiran tahun 2008, sengaja muter-muter cari yang jual stok lama, supaya murah lagi… aduh aduh… seru ya ceritanya, kalau menderita gini malah lebih asik ya :p Tega amat… jangan gitu ya calon juragan-juragan RAT motor yang baru… hehehehe… Timing pengapian kita patok 38 derajat BDTC, sekaligus membatasi RPM. Lumayan lah fitur CDI smart click ini, padahal kalau ada REXTOR atau BRT yang super I-Max, tentu ketepatan timing akan menentukan karakter mesin bisa diatur agar lebih keras di putaran bawah, stabil diputaran tengah, tetap nafas di putaran tinggi… ajibb.. harusnya adanya teknologi canggih kan digunakan, bukan dihindari, susah-susah yang bikin tuh, terima kasih om Tommy Huang, terima kasih om Novel Faizal… you’re rock!! :)

Gir depan belakang dibubut, rantai pakai karisma

Apa ya yang kurang… well maybe lots, karena kita manusia jauh dari sempurna, karena manusia bisa berencana dan berusaha, namun tuhan yang menentukan. Diakhir lomba saat pulang kita koreksi, piston mulai retak terkena kompresi yang tidak cocok dengan bahan-bakar pertamax, harusnya minta bensol… :( belum ditambah jika joki miss gear… aduh dik. Pokoknya kalau pembalap udah miss gear lebih dari 2 kali, harap mesin dibongkar siapa tahu klep bocor atau kruk as sudah tidak lagi center. Pengalaman kami dipakai pembelajaran bersama lah supaya tidak terulang.

asalkan ada sesajen ini tiap hari semangat :D

Hasil final lomba, pulang yukkk… riset lagi :)

Namanya saja pembalap pemula, mekanik juga pemula, meski motor 9.3 second dan target meraih 5 besar belum tercapai, tapi torehan ipul semut bertengger di 8 besar  saat pertama kali turun sudah terasa menakjubkan dan patut disyukuri bukan!? Hampir 40 pebalap turut serta, kelas yang ramai, semua berangkat dengan keinginan juara, semua ingin seperti seniornya, rovino sanjaya, eko chodox, ricko bocel, dan lain-lain,  sebagaimana niatnya semua tentu mengharapkan surga, kita mungkin bukan yang terbaik tapi terus belajar dan berusaha melakukan yang terbaik bagi semua RAT Riders adalah komitmen kami… Riset di lintasan balap, semata-mata demi menghasilkan korekan yang lebih baik di motor harian anda. Pun kita juga menerima order mesin balap, road race, cross apapun itu, kita semangat dan netral untuk diajak riset :)  Minat dibuatkan cylinder head dan blok nya saja ,  bisa tinggal telfon atau sms  ^_^

Selamat bagi sang juara, bagi yang belum… ayoooo rame – rame kita kejarrrr… GAS POOLLL hehehe…

Tetap Sehat – Tetap Semangat, biar bisa modifikasi mesin tiap hari.

RAT MOTORSPORT INDONESIA

Raya Bypass Juanda no. 1

SIDOARJO

085645577007

bbm pin : 28a08677 / 2824fef0

 

Aplikasi korek mesin bukan hanya berujung pada penggunaan motor di lintasan balap a.k.a Circuit, juga ga harus bikin motor wajib ngandang di bengkel mulu karena emang udah ga bisa dipake harian, dan terus menerus di riset untuk perkembangan dan maintenance. Yang satu ini korek mesin untuk Jupiter Z dipake ngampus oleh sang empunya.

Pinky Jupie...

Pinky Jupie…

Korek harian bisa saja  dibatasi oleh rasio kompresi dan bahan-bakar yang akan dipakai, karena pilihan di pompa bensin cuma ada premium untuk kompresi 9 : 1 hingga pertamax plus yang kuat menahan kompresi 11:1, tapi untuk part lain bebas dan tidak ada aturan mau seberapa ekstreme hehehehee…

Piston KAZE

Piston KAZE

Seperti yamaha jupiter z yang satu ini, modif pertama yang disasar adalah meningkatkan kapasitas mesin dari 110cc menjadi 129cc yang ditempuh dengan cara menebus piston Kawasaki Kaze oversize 1.75. Agar masih dapat digunakan sehari-hari maka liner bawaan pabrik pun dilengserkan dan diganti dengan boring milik Kawasaki Kaze, hanya saja panjangnya perlu disesuaikan dengan milik Jupiter Z.

Kelar menata rasio kompresi, maka selanjutnya menyasar pada diameter porting intake yang reamer sebesar 22mm agar mampu diajak berlari penuh tenaga di putaran mesin 10,000 RPM. Noken As pun tak luput menjadi sasaran modifikasi, dijadikanlah noken as racing jupiter z dengan durasi ditentukan 282 derajat dengan lift 8.1mm untuk intake dan 7.9mm untuk exhaust.

Noken As papasan

Noken As papasan

Knalpot menebus punya bang Asep Hendro dari AHRS Factory tipe lama, CDI cukup mengandalkan CDI Digital Varro. Sebagai pengunci ubahan modifikasi dipilihlah karburator KOSO 28mm untuk mendampingi keseharian kuliah. Kalau diselah, duh bunyinya bikin ribut satu kampung huekkehheueukeek… :)

Knalpot Asep euuyyy..

Knalpot Asep euuyyy..

Sebagai pendukung penampilan cover body dilengserkan dan diganti labur warna pink -kesannya Gay banget ya hehehehheh sorry bro no offense- katanya biar keliatan centil motornya tapi begitu di gas Garang! Yaaahhh… mirip si Susy yang imut dan centil tapi kalo lagi marah bisa jadi Susilo! Huakakakakakak

Pokoknya tetap sehat tetap semangat biar bisa Gas Polll…!!!

Spesifikasi teknis : Porting inlet 22 mm , porting exhaust 20mm, Piston Kawasaki Kaze, Klep inlet dan exhaust Honda Legenda, Camshaft Vega papasan, Rocker arm Vega Lama, Pir Klep Suzuki Shogun, knalpot AHRS dimodif ulang, kampas kopling Honda Grand, pir kopling Yamaha RX-King.

R.A.T MOTORSPORT

.: house of performance :.

Tropodo Indah Blok N no26-28

Waru – Sidoarjo

085645577007

mail us : dragswega201@yahoo.com