Tulisan terkirim dikaitan (tagged) ‘MX’

HEAD BIG VALVE JUPITER MX

2010 SPEC

Alhamdulillah,

Biasanya motor jupiter mx 135 cc putra dari pabrikan besar garputala seringkali dicela sebagai motor ‘bodo’, meski dibekali dengan segala kecanggihannya, pistonnya terlalu kecil untuk meledakkan tenaga mendorong bodynya yang bongsor. Berbeda dengan vixion, meski berbasis motor sport dan hanya berkapasitas 150cc, namun bukan hanya vixion sangat superior melibas motor pabrikan honda dengan megapro 165cc nya, ataupun dilawankan dengan Suzuki satria fu 150cc DOHC. Apa yang membuat vixion istimewa ??

Dari spec cylinder head , camshaft vixion berbeda dengan MX, pengaturan buka tutup katub ini masih disempurnakan dengan timing pengapian dan sistem injeksi bahan-bakar ke dalam silinder yang diatur oleh komputer elektris. Sumber hisapan didayung oleh piston berdimensi lebih besar dari MX, kapasitas silinder besar adalah asupan sempurna guna menciptakan potensi tenaga besar.

Tapi itu dulu, secara sekarang sudah jaman 2010, masa masih pake vixion kit sih… vixion kit tidak akan bekerja optimal apabila hanya diambil blok silinder nya saja. Karena vixion adalah sebuah menu dengan porsi yang sangat berbeda dengan mx — itu baru dinilai dari cylinder head + block saja. Namun pembangkit tenaga terbesar vixion ada pada camshaft, kesempurnaan pasokan bahan bakar dan pengapian yang akurat.

Bagi para pecinta kecepatan, ataupun para penghobi mesin performa tinggi, dimana adrenalin di nadi tidak akan meninggi hanya dengan mesin 135 cc, bahkan meski sudah full port-polished dan peningkatan sektor camshaft, penambahan kepadatan kompresi… belum cukup melonjakkan bulu kuduk dibelakang leher saat memelintir penuh gas… dan ketika orang-orang seperti ini menginginkan sebuah modifikasi— maka kesempurnaan komposisi di rangkaian suku cadang mesin dibarengi tuning tingkat lanjut adalah jawaban atas semua pertanyaan.

Pembenaman otak penghisap tenaga berdimensi 60 milimeter kedalam crankcase mesin MX, sama saja meningkatkan kapasitas mesin 20 % lebih besar dari standard… Anggap saja itu tidak menghasilkan 20 % peningkatan tenaga karena kita belum menyempurnakan jalur pemasukan bahan-bakar. Maka penyesuaian perlu dilakukan pada lubang masuk sehingga dibesarkan menjadi 28 milimeter, untuk asupan gas speed 88 meter per sekon pada 10,000 RPM, cukup untuk memberi nafas pada mesin baru. Cukup sampai disitu…? Luapan kompresi menjadi terlalu padat jika noken as masih mengandalkan bawaan pabrikan jepang, karena momen klep inlet menutup terlalu dini dan profil angkatan noken as masih terlalu cepat. Oleh karenanya, noken as digusur, sebagai gantinya ditanamkan noken as gemuk dengan lifter 1,4 milimeter lebih tinggi dari standard, dan durasi lebih lebar untuk menimbulkan kompresi dinamis rendah.

Bore Up Kit MX + Karbu

BORE UP KIT RAT + KARBU PE 28mm

Lebih sempurna lagi pasokan bahan-bakar diganti oleh karburator dari pabrikan KEIHIN dengan venturi 28 milimeter selaras porting inlet, dipastikan pasokan deras bahan bakar mampu dilesakkan oleh pilot jet #48 untuk RPM rendah ke tengah, sedangkan untuk nafas putaran atas dipercayakan main jet #115 untuk mengail teriakan mesin semakin meninggi.

Katup standard digantikan dari bahan ringan, dengan payung klep 22 milimeter pada sektor inlet, demi menciptakan perbandingan porting 89 % dari dimensi klep, serta menciptakan kesempurnaan gulungan kekuatan padatan udara bermuatan ke dalam silinder.

Setelah siklus kompresi, maka beberapa derajat sebelum piston mencapai Titik Mati Atas maka busi mulai menyalakan bunga api, momen penyalaan ini tak luput disempurnakan oleh otak pengapian REXTOR dengan switch advance – retard pulser untuk mengirim amplitudo kepada coil YZ 125 secara tepat untuk menghasilkan peledakan terbesar hingga mampu mendorong torak turun melakukan langkah TENAGA. Tenaga yang besar = Ledakan yang besar , ledakan yang besar = banyaknya sisa gas buang. Sampah hasil pembakaran ini harus dilepaskan sehingga silinder benar-benar bersih untuk diterjuni derasnya pertamax.

Katup buang dibesarkan 2 milimeter, porting lubang buang dijadikan 25 milimeter, durasi bukaan katub exhaust diperlebar untuk menambah waktu bagi torak mendorong asap keluar dari silinder menuju udara bebas. Gas sisa pembakaran digiring melalui pipa berdiameter multigrade , 23 milimeter, meningkat ke 25 milimeter, diteruskan 28 milimeter, hingga berujung 30 milimeter, dan pipa sarangan sebesar 34 milimeter dengan lubang kasa sepanjang 150 milimeter. Tendangan balik tetap dijaga untuk pasokan silinder saat terjadi perpindahan gigi, supaya tidak terjadi kekosongan atau jelaga, yang menjadikan motor terasa “hampa” saat dioper.

LEMBUR MENDESAIN KNALPOT

Untuk menghasilkan torsi yang lebih kuat di RPM tinggi, maka tidak segan-segan kami menggotong balancer dan magnit ke atas mesin BUBUT, reduksi sebanyak hampir 30 % dari standard niscaya menghasilkan kitiran kruk as lebih mudah ke putaran tertinggi. Diimbangi kanvas dan plat kopling lebih baik, dipercayakan pada AHM serta pir kopling YYPANG, maka tenaga selip saat akselerasi sontak maupun tiap perpindahan gigi tidak akan terjadi lagi.

BALANCER DIBUBUT ULANG

BUBUT MAGNIT YAMAHA JUPITER MX

Beginilah, tidak ada kesuksesan tanpa pengorbanan. Dan kesungguhan anda mempercayakan pengerjaan mesin kepada kami, maka tak segan pula kami mencurahkan seluruh daya, upaya, hati, tenaga dan pikiran pada mesin anda. What you give , is what you get back…

TETAP SEHAT – TETAP SEMANGAT, BIAR BISA MODIFIKASI MESIN TIAP HARI

RAT motorsport… your’s tuning buddy!

RAYA BYPASS JUANDA No. 1

SIDOARJO

cp ; 085645577007

email : dragswega201@gmail.com

Assalamuallaikum warrahmatullah,
Riset diatas Dynotest bukan hanya dikhususkan untuk motor balap saja, atas dorongan permintaan pelanggan kami dan tentunya dengan itikad untuk tetap menjaga dan menjadikan kepuasan pelanggan adalah hal yang utama bagi kami, maka kami melakukan riset korek harian untuk motor new vega dan jupiter mx ini diatas mesin pengukur daya. Apakah benar korek harian murah meriah mampu memberikan perbaikan dalam hal tenaga dan torsi, dan membuktikan dengan efisiensi dana kita mampu mengembangkan motor yang bertenaga optimal dan masih nyaman untuk ke kantor, ke sekolah, pacaran, maupun kejar-kejaran kalau ada pengendara lain yang tengil di jalan hehehe…
Dan alhamdulillah, ingat hasil akhir bukanlah power mesin besar, tetapi satu kata pelanggan, “terima kasih, saya puas dengan hasil modifikasinya mas…”
Hasil Dynotest Yamaha Vega setelah Modifikasi Ringan  11 DK on wheel @ 9000 RPM & 8,97 Nm @ 8700 RPM. Karakter power band yang luas di putaran tinggi serta kenaikan tautan torsi dan tenaga yang sudah mampu didapat di putaran rendah dan tetap bertahan hingga putaran tinggi adalah sebuah ukuran mesin mampu berakselerasi cepat dan masih bernafas panjang. Untuk memperoleh itu, desain porting dan noken as yang berimbang dengan konfigurasi mesin square ( panjang stroke dan diameter piston serupa) merupakan bukti bahwa mesin square mampu membagi rata tenaga dari RPM bawah hingga atas. Untuk aplikasi perkotaan yang membutuhkan stop and go, mesin akan merespon pelintiran gas dengan baik namun lembut. Tidak ada aplikasi part racing kecuali BRT neo hyperband, untuk mengontrol pengapian pada mesin hasil modifikasi kita, kami percaya Capasitor ini mampu menunjang bunga api hingga putaran tinggi dalam kondisi mesin kompresi tinggi dengan stabil, dapat dilihat kurva tenaga masih terjaga hingga RPM 10.500 dengan angka mendekati 10 dk. Jauh di angka standard tenaga Yamaha Jupiter-Z yang hanya sanggup bertarung hingga power 6,95 dk di 7.500 rpm, dan kami beruntung bisa diberi kesempatan mengembangkan mesin 60 % lebih besar dari bawaan pabrikan. Alhamdulillah, hasil inilah yang membuat pemiliknya bangga mengendarai motornya saat ini. Terima kasih atas kepercayaannya untuk meriset bersama kami, saudara.

Spesifikasi modifikasi :
Head work : Light Port inlet – polished outlet, Polished combustion chamber, Camshaft customized by RAT 5.9mm lobe lift, Piston kawasaki KAZE R 0v. 1mm , cylinder block mill 0.80 mm, Clutch Suzuki FR 80, spring yamaha RX-S, Balanced reduction 300 grams, Free Flow customized by RAT , BRT hyperband ignition control, Denso Iridium Spark Plug, Fuel used Pertamax.

All modification by RAT Motors INDONESIA

TROPODO INDAH BLOK N no. 26-28

WARU – SIDOARJO

085645577007

mail us : dragswega201@yahoo.com

Begitu pula dengan motor yamaha jupiter MX ini, bukannya tanpa penderitaan, hehehe… dengan budget terbatas sang empu memohon motornya untuk dapat mampu mengimbangi vixion. Permohonan yang masih masuk akal dengan budget yang disodorkan, maka modifikasi kami fokuskan pada pengembangan cylinder head, merubah diameter klep dengan dimensi lebih besar adalah aplikasi pertama yang kita lakukan, sementara bore up kit dari vixion kita usung ke dalam mesin jupiter mx untuk mencari keuntungan dari diacyl cylinder. Karena nantinya mesin motor ini akan sering dipakai ke luar kota, beliau hanya ingin jika bertemu vixion mampu berjaban. Dan meski peningkatan 23 % tenaga ini masih kalah oleh cantuman brosur motor vixion, namun di jalan, beliau mampu membuat vixion harus membuntuti lampu belakangnya  terus.  Just remember to be safety on road sir…

Spesifikasi modifikasi :
Head work : Port inlet – outlet , polished outlet, Valve inlet – outlet taken from Suzuki F150, Camshaft customized by RAT 5.9mm lobe lift, Bore Up 150 cc with vixion kit, Exhaust system customized by RAT, Clutch AHM, Head mill 0.7mm, Ignition control REXTOR adjustable.

All modification by RAT Motors

TROPODO INDAH BLOK N no. 26-28

WARU – SIDOARJO

085645577007

mail us : dragswega201@yahoo.com

facebook : swega RAT, Wawan RAT

Modifikasi Yamaha Jupiter MX 150 cc

R.A.T MOTORSPORT PORTING CYLINDER HEAD

R.A.T MOTORSPORT PORTING CYLINDER HEAD

Ffffiiuuhh… syukurlah rampung juga project modifikasi mesin Yamaha Jupiter MX special order dari Jakarta. Setelah seminggu lebih mesin ngendon pada proses manufacturing di tukang bubut, datanglah cylinder head lengkap dengan rubahan Klep milik Suzuki Satria F150. Hore, dengan suka cita dan riang gembira kita membuat welcome party untuk kedatangan sang mesin, ckckckc… kaya apa aja J Suka lebay… hahahaha…

Ported Cylinder Head YAMAHA

Ported Cylinder Head YAMAHA

Wih.. uapik tenan yo valve seat dari bahan alumunium bronze,selain menambah performa, estetika mesin meningkat. Kelihatan eksotis banget gitu lohhh… maunya sih kita laminating aja nih mesin terus dipajang di etalase heheheh tapi apa daya, ini mesin performa bukan buat pajangan. Buat di Gas Polll…!!!

Cylinder Head Set Siap dikirim

Cylinder Head Set Siap dikirim

Dengan Konfigurasi klep dari motor Suzuki Satria F150, 22mm untuk intake valve, serta 19mm untuk exhaust valve dirasa cukup untuk mensuplai lonjakan kapasitas mesin sekitar 150cc yang sudah mengadopsi 57mm bore, mengimbangi panjang stroke sehingga konfigurasi mesin saat ini mendekati Square dengan desain ini diharapkan power atas-bawah dapet.

Kem Racing MX

Kem Racing MX

Cylinder Head MX Klep Suzuki Satria FU 150

Cylinder Head MX Klep Suzuki Satria FU 150

Bor Tuner pun dikeluarkan dari kardus, tidak lupa sigmat, caliper gauge, mata tuner dan senjata paling penting dari H.Wawan, kopi hitam pahit! Setelah dilakukan measuring pada cylinder head, mengukur volume standard lubang intake, volume standard lubang exhaust, combustion chamber volume, dicatat sana-sini kalkulasi sini-situ, mulai deh mengencangkan mata tuner di ujung bor. Siap perang!

Proses “pemerkosaan” mesin pun dilanjutkan, zzzuuunnnggg mata tuner dan tangan H.Wawan menyatu menyabet sekat antara valve guide, membuatnya menjadi sangat tipis dan terlihat tajam layaknya kampak. Dilanjutkan dengan expanded side 1mm dari ukuran standard. Gerus, digerus, dielus, dielus. Lumayan lama juga nih menyelesaikan porting job karena diperlakukan layaknya bini, diati-ati, alon-alon boy! Finishing port permukaan diselesaikan dengan kertas gosok kasar agar permukaan intake port tidak terlalu licin, melainkan masih beralur. Akhirnya terbentuklah intake port sebesar 25.5mm, mengingat diameter klep jika disatukan adalah 31mm, rasio porting saat ini adalah 82% dari diameter klep dan melalui kalkulasi velocity porting ini didesain bekerja efisien mengejar putaran mesin diatas 10.000 RPM. Untuk mengejar akselerasi maka mesin ini didesain untuk kuat digebuk kompresi 11 : 1. Isinya pake pertamax plus ya bos, tapi kalo lagi bokek diisi premium juga gpp heheheh.. Jangan lupa kampas kopling diganti punya Honda Karisma, trus pir kopling pake yang bagusan biar power transfer gak lost di kopling.

R.A.T Ported Cylinder Head

R.A.T Ported Cylinder Head

Exhaust port dibuat smooth, dan dipoles beberapa kali agar mengkilat serta memperlambat exhaust port berkerak. Mengingat jalur ini dilalui akan dilalui hawa-hawa panas meski tak sepanas api neraka, ingatlah wahai manusia hidup hanya sementara saja. Jah, kok khotbah. Kembali ke teknikal, tarik mang.

sp_a2359

Setelah selasai porting tinggal menerapkan camshaft, masuklah ke laboraturium noken as kita. Disini camshaft didesain ulang untuk trek jarak jauh karena mengingat sang empu nya motor masih suka make ni motor jalan-jalan. Lagian Jakarta kan seneng balap jarak jauh, a.k.a 800metres jadi ya noken as menyesuaikan lah.

Oiya, exhaust sistem kita ganti dengan knalpot Racing AHAU special order untuk Yamaha Jupiter MX. Dikarenakan kita keliru order, ternyata knalpot yang di desain untuk Road Race seperti order terakhir T_T hiks hiks… Jadinya gak bisa dipasang ke footstep standard. Ga ada yang mau beli nih, dijual murmer deh, dihitung harga second J Ayo ayo yang beli yang beli.. tele-tele ya bookkkk… ^_~

sp_a2297

Cape deh pokoknya kalo ngejelasin, mending liat-liat gambarnya aja lebih afdol, beautiful!

knalpot AHAU Jupiter MX

knalpot AHAU Jupiter MX

R.A.T motorsport

.: House Of Performance :.

Visit Our Garager @ Desa Tropodo Indah Blok N 26-28 Waru, Sidoarjo

best regards,

d.swega

085645577007

 

 

Dus Cylinder Head MX baru

Dus Cylinder Head MX baru

Alhamdulillah,

Pagi-pagi, abis bangun tidur terus nyabu -sarapan bubur- tanpa pemberitahuan sebelumnya tiba-tiba HaPe langsung gemeter merinding di atas meja, untung saya tidak latah, ternyata SMS diterima. Dari seorang RAT Rider dari Jakarta, curhat tentang motor Yamaha Jupiter MX nya, ohhh… begini begitu, wah ekstreme juga modifnya.. Ampe nge-babet cylinder block buat membenamkan piston honda CBR. ckckckc… Saya seneng banget ama orang jakarta, kalo modif gak pernah nanggung, jadi pen buka bengkel di sana hiks hiks T_T saya tawarin MX 200 cc mungkin banyak yang mau, saya yang pusing huehehehhehe…

Kemudian saya minta spek data motornya, karburator diganti dengan RX-King yang berarti mematikan fungsi Throtle Position Sensor yang canggih di motor MX. CDI dimodifikasi -ndak tau gimana modifnya-, koil diganti milik motor honda grand -alasannya apa?-. Well… mungkin ada yang kurang pas pada beberapa sektor dan semakin menjatuhkan kondisi motor.

Dan ternyata Mr.H sudah berkorban cukup banyak untuk tunggangannya, kemudian saya beri saran menurut pemikiran saya, mengapa tidak mengembalikan nyawa YAMAHA kedalam MX-nya, karena menurut saya kalau seseorang sekaliber Valentino Rossi saja setia kepada Yamaha, mengapa kita pilih yang lain hehehehhe… eh tapi Ngga gitu juga kalee… alasan saya gak banget deh :p sorry, kadang suka aneh.

Well.. Setelah bertukar pikiran, berdiskusi serta memberi pengertian, ternyata dia menginginkan motornya dibenahin ulang, inginnya motor bisa kencang, enak dibuat harian, kalau perlu irit… whahahahaha ini mah keinginan semua orang, irit tur yo banter, nek perlu biayane murah… Masuk! Maka kita kirimkan proposal modifikasi mesinnya se-efisien mungkin yang bisa kita beri, oleh karena itu kita juga beri opsi apabila cost yang kita ajukan dibelanjakan racing part merk TRD – eh.. apa bener ora yo, aku lali, ehhehehehehe mendadak jadi Lansia :) – tuh bisa dapet ini, dan kita coba memberi ini-itu-ini-itu -weh okeh men yo… -

Porting intake standard

Porting intake standard

Beliau setuju, dan kita dengan senang hati membantu segenap jiwa-raga-hati (semangat ’45 kaya jaman perang v.s londo), meski hujan badai -gak badai ding berlebihan- dan banjir membentang, demi memenuhi amanat maka kita langsung berangakat mencari all best part we can afford. Treeenggg teng teng teng… langsung geber abis vespa excell p150 menuju Yamaha Basuki Rachmat surabaya, astaghfirullah lha kok tokonya kebakaran… padahal kemaren habis dari sini pesen camshaft, lemes deh nih pusat sparepart Yamaha di Surabaya, akhirnya main-main ke Yamaha Sentral kok ya barang kosong. Gas polll…!!! Tancap lagi ke Yamaha Surya Sakti, wehhh, kita dilayanin mbak-mbak cantik kayak duo Maia – Maunya bengkel RAT punya Luna Maya buat front officer hahhahahahah khayal- uppss… lupa tujuan, qta tanya part yang kita buru. Eh ternyata ada… Wesss berapa aja dibayar mbak!!!

Fiiuuhhh, akhirnya kita hunting keliling-keliling cari part yang lainnya, akhirnya dapet barang dari Jepang, sayang satunya cuma dapet yang Thailand punya. Maklum bengkel ndeso bin katrok ya musti sedikit berusaha untuk mendapat nikmat hikhikhik, coba kalo bengkel gede mah tinggal loha-halo saya butuh ini itu, you musti kirim sekarang, awas kalo ndak… Huakakkakaka… amit2 jangan gitu gw ntar.

Made In Japan

Made In Japan

Well… ini adalah first update before Ten days from now its becomes officially R.A.T Engines.. untuk sekarang nikmatin aja foto2 standard yang ada… hehheheheheh…