Tulisan terkirim dikaitan (tagged) ‘kawasaki’

Sebelum melakukan final set up yaitu pada karburator, sebaiknya kita mengenal dulu siapa itu karburator apa bedanya sama generator halah… :) Carb adalah sebuah komponen pencampur udara v.s bahan-bakar dengan perbandingan kesesuaian tertentu dan mengkabutkannya ke dalam ruang bakar melewati intake manifold dan ruang porting terlebih dahulu. Cara kerjanya mengandalkan tekanan negatif atau kevakuman silinder saat melakukan langkah hisap. Ada dua jenis karburator, constant velocity yang mengandalkan skep dengan yang vakum dengan menkanisme membran, dua karburator ini memiliki keunggulan masing-masing. Yang pasti untuk balap butuh karburator yang dapat memberikan buka tutup secara konstan, bukan yang vacum, karena begitu mengadopsi camshaft racing dengan overlap besar otomatis tekanan negatif piston lebih tinggi karena langkah hisap dimulai jauh-jauh sebelum piston turun untuk langkah hisap. Karburator vakum akan bereaksi lambat terhadap perubahan ini.

Nah setelan karburator yang pas tentu sudah banyak yang tahu, kerja pilot jet adalah untuk mengatur idle hingga seperempat throtle open, pada putaran menengah yang bekerja adalah sedikit pengaruh pilot jet dan pengaruh clip position dan jarum skep v.s nozzle, pada 3/4 putaran gas yang bekerja hanya skep karburator dan perangkatnya, sedangkan full throtle murni tugas main jet.

Tujuan set up karburator sebenernya simple, mencari campuran molekul udara terhadap bahan bakar yang ideal guna membentuk senyawa yang mudah untuk dipantik busi dan memiliki potensi yang kuat untuk diledakkan. Perbandingan tertentu akan menghasilkan tenaga dan performa yang berbeda.

AFR 14 : 1 = adalah perbandingan ideal untuk pencampuran motor standard agar dapat bekerja normal.

AFR 13 : 1 = adalah perbandingan untuk performa, dengan sedikit basah namun keluran tenaga dapat optimal meski sisi ekonomis bahan bakar dikorbankan

AFR 15 : 1 = perbandingan kurus yang akan menghasilkan pemakaian bahan-bakar lebih ekonomis namun dengan resiko panas mesin berlebih cenderung menuju overheating

Oleh karena itu untuk sedikit membantu, berikut adalah tabel jetting karburator motor-motor yang ada di Indonesia, ukuran spuyer yang ingin dicari, tukar-menukar pilot jet-main jet untuk mencari setelan yang pas, oke deh tanpa banyak kata… selamat menikmati riset karburator kawan! :)

D.SWEGA -RAT MOTORSPORT-

Rumah Untuk Semua Rider

085645577007

Visit us @ Desa Tropodo Indah Blok N no. 26-28, Waru , sidoarjo

Tabel Ukuran Spuyer Motor

Tabel Ukuran Spuyer Motor

Ini adalah persembahan dari kami untuk kalian… memperbarui perangkat-perangkat tuning spesial untuk mendekati kesempurnaan penyetelan mesin, karena untuk mencapai sempurna sangat sulit dan hanya milikNya.What we can do is just try… and try harder

Gunson colortune from U.K.

Gunson colortune from U.K.

Ini adalah mainan yang kami datangkan ke bengkel dengan satu tujuan, memperoleh keselarasan setingan campuran udara/bahan bakar di karburator. Berawal dari setelan campuran udara dan bahan bakar yang tepat, dengan sebuah timing pengapian yang pas akan menghasilkan sebuah ledakan pembakaran yang efisien. Efisiensi thermal yang bagus akan menciptakan tenaga yang positif. Busi kristal transparan ini digunakan untuk mengintip ledakan di combsution chamber melalui rongga busi, kesempurnaan hasil pembakaran bisa diketahui reaksi pembakaran yang efisien.

sp_a1480

Busi kristal transparan

Busi kristal transparan

picture-345

picture-3532

picture-3581

Halo semua saudara-saudaraku sepermainan korek motor :) hehehehe… Wanna share about standard specification motor nih, berdasarkan data volume silinder dan perbandingan kompresi maka kita dapat memperkirakan volume ruang bakar. Jika ada data yang lebih lengkap bisa menambahi sehingga lebih bermanfaat untuk semua saudara-saudara kita sesama pecinta korek mesin

No || Motor || Bore x Stroke || Volume Silinder || Rasio Kompresi

1. Kawasaki Blitz R 53 mm x 50.6mm 111 cc 9.3 : 1

2. Kawasaki Athlete 56 mm x 50.6mm 124.6 cc 9.8 : 1

3. Kawasaki Ninja 250 62 mm x 41.2mm 2x 124.5 cc 11.5 : 1

4. Kawasaki KLX 250 72 mm x 61,2mm 249cc 11 : 1

5. Yamaha Crypton 49 mm x 54mm 101.8 CC 9.0 : 1

6. Yamaha Mio 50.0 x 57.9 mm 113.7 cc 8.8 : 1

7. Yamaha Jupiter z  51.0 x 54.0 mm  110.3 cc  9.3 : 1

8. Yamaha Jupiter MX 54 x 58,7 mm  135 cc 10.9 : 1

9. Yamaha Vixion 57 x 58,7 (mm) 149.8cc  10.4 : 1

10.Yamaha Scorpio Z 70 x 58 mm  223cc  9.5 : 1

11. Yamaha RX King  58 x 50 mm  132cc   7.1 : 1

12. Yamaha RXZ      56 x 54 mm  133cc   7.0 : 1

13. Yamaha F1Z       52 x 52mm   110.4cc  7.1 : 1

14. Yamaha Alfa       50 x 52mm   102.1 cc    7.2 : 1

15. Honda GL 100  52 x 49.5mm  105.1 cc  9.2 : 1

16. Honda GL Max  56.5 x 49.5mm 124.1 cc   9.2 : 1

17. Honda GL Pro    61.0 x 49.5mm  144.7cc 9.2 : 1

18. Honda Supra     50.0 x 49.5mm 97.1 cc   8.8 : 1

19. Honda Tiger      63.5 x 62.2 mm  196.9cc   9.0 : 1

20. Honda Megapro 63,5 x 49,5 mm 156.7cc 9.0 : 1

21. Honda CS-1 58 x 47,2 mm  124.7 cc  10.7 : 1

22. Honda Supra PGM FI  52,4 x 57,9 mm  124.8cc 9.0 : 1

23. Honda Blade 50 x 55,6 mm 109.1 cc 9.0 : 1

blitz

motocross

mio soul