Arsip Tag: cam

Assalamuallaikum warrahmatullah,
Riset diatas Dynotest bukan hanya dikhususkan untuk motor balap saja, atas dorongan permintaan pelanggan kami dan tentunya dengan itikad untuk tetap menjaga dan menjadikan kepuasan pelanggan adalah hal yang utama bagi kami, maka kami melakukan riset korek harian untuk motor new vega dan jupiter mx ini diatas mesin pengukur daya. Apakah benar korek harian murah meriah mampu memberikan perbaikan dalam hal tenaga dan torsi, dan membuktikan dengan efisiensi dana kita mampu mengembangkan motor yang bertenaga optimal dan masih nyaman untuk ke kantor, ke sekolah, pacaran, maupun kejar-kejaran kalau ada pengendara lain yang tengil di jalan hehehe…
Dan alhamdulillah, ingat hasil akhir bukanlah power mesin besar, tetapi satu kata pelanggan, “terima kasih, saya puas dengan hasil modifikasinya mas…”
Hasil Dynotest Yamaha Vega setelah Modifikasi Ringan  11 DK on wheel @ 9000 RPM & 8,97 Nm @ 8700 RPM. Karakter power band yang luas di putaran tinggi serta kenaikan tautan torsi dan tenaga yang sudah mampu didapat di putaran rendah dan tetap bertahan hingga putaran tinggi adalah sebuah ukuran mesin mampu berakselerasi cepat dan masih bernafas panjang. Untuk memperoleh itu, desain porting dan noken as yang berimbang dengan konfigurasi mesin square ( panjang stroke dan diameter piston serupa) merupakan bukti bahwa mesin square mampu membagi rata tenaga dari RPM bawah hingga atas. Untuk aplikasi perkotaan yang membutuhkan stop and go, mesin akan merespon pelintiran gas dengan baik namun lembut. Tidak ada aplikasi part racing kecuali BRT neo hyperband, untuk mengontrol pengapian pada mesin hasil modifikasi kita, kami percaya Capasitor ini mampu menunjang bunga api hingga putaran tinggi dalam kondisi mesin kompresi tinggi dengan stabil, dapat dilihat kurva tenaga masih terjaga hingga RPM 10.500 dengan angka mendekati 10 dk. Jauh di angka standard tenaga Yamaha Jupiter-Z yang hanya sanggup bertarung hingga power 6,95 dk di 7.500 rpm, dan kami beruntung bisa diberi kesempatan mengembangkan mesin 60 % lebih besar dari bawaan pabrikan. Alhamdulillah, hasil inilah yang membuat pemiliknya bangga mengendarai motornya saat ini. Terima kasih atas kepercayaannya untuk meriset bersama kami, saudara.

Spesifikasi modifikasi :
Head work : Light Port inlet – polished outlet, Polished combustion chamber, Camshaft customized by RAT 5.9mm lobe lift, Piston kawasaki KAZE R 0v. 1mm , cylinder block mill 0.80 mm, Clutch Suzuki FR 80, spring yamaha RX-S, Balanced reduction 300 grams, Free Flow customized by RAT , BRT hyperband ignition control, Denso Iridium Spark Plug, Fuel used Pertamax.

All modification by RAT Motors INDONESIA

TROPODO INDAH BLOK N no. 26-28

WARU – SIDOARJO

085645577007

mail us : dragswega201@yahoo.com

Begitu pula dengan motor yamaha jupiter MX ini, bukannya tanpa penderitaan, hehehe… dengan budget terbatas sang empu memohon motornya untuk dapat mampu mengimbangi vixion. Permohonan yang masih masuk akal dengan budget yang disodorkan, maka modifikasi kami fokuskan pada pengembangan cylinder head, merubah diameter klep dengan dimensi lebih besar adalah aplikasi pertama yang kita lakukan, sementara bore up kit dari vixion kita usung ke dalam mesin jupiter mx untuk mencari keuntungan dari diacyl cylinder. Karena nantinya mesin motor ini akan sering dipakai ke luar kota, beliau hanya ingin jika bertemu vixion mampu berjaban. Dan meski peningkatan 23 % tenaga ini masih kalah oleh cantuman brosur motor vixion, namun di jalan, beliau mampu membuat vixion harus membuntuti lampu belakangnya  terus.  Just remember to be safety on road sir…

Spesifikasi modifikasi :
Head work : Port inlet – outlet , polished outlet, Valve inlet – outlet taken from Suzuki F150, Camshaft customized by RAT 5.9mm lobe lift, Bore Up 150 cc with vixion kit, Exhaust system customized by RAT, Clutch AHM, Head mill 0.7mm, Ignition control REXTOR adjustable.

All modification by RAT Motors

TROPODO INDAH BLOK N no. 26-28

WARU – SIDOARJO

085645577007

mail us : dragswega201@yahoo.com

facebook : swega RAT, indra matamera, wawan RAT

Ketika tiba saatnya untuk mengeluarkan tenaga maksimal dari mesin non-turbo (naturally aspirated) fokus utama kita tempatkan pada kepala silinder sebagai kunci utama. Ini adalah area dengan potensi yang memberimu peningkatan tenaga paling hebat.

Kenapa?

Well… dalam berbagai buku membangung mesin performa tinggi, rahasia untuk meningkatkan tenaga kuda pada mesin ialah dengan melesakkan lebih banyak udara dan mampu untuk mengeluarkan sisa pembakaran hingga bersih. Di lain kata, memodifikasi mesin agar memompa lebih banyak udara dengan meningkatkan aliran udara melalui kombinasi porting hisap dan buang dengan penuh perhitungan.

Head Racing Yamaha Jupiter MX :: RAT MOTORS ::

Head Racing Yamaha Jupiter MX :: RAT MOTORS ::

Dalam mesin motor, ada 3 area yang mempengaruhi air-flow. Lokasi ini harus potensial untuk dilakukan perubahan modifikasi.

1. System Intake (pemasukan) : termasuk filter udara, venturi karburator, manifold dan geometri porting.

2. System Exhaust (Pembuangan) : Porting buang, leher pipa knalpot, catalist konverter dan desain muffler

3. Kepala silinder : bentuk ruang bakar, dimensi klep, etc

Kali ini kita akan mendiskusikan cylinder head porting, meningkatkan aliran gas cara mekanik kuno! Kita juga akan mendiskusikan performa ignition timing pada CDI, noken as racing, timing yang sakti pada noken as, klep, dan area overlaping. Apa itu overlap? Ini penting untuk mendesain sebuah mesin balap.

rat-0042

Modifikasi porting kepala silinder adalah sebuah keahlian seni dan teknik yang bukan untuk pemula, harus dikembangkan dalam berjam-jam latihan. Jika kamu ingin berlatih tentang cylinder head porting, maka jangan langsung praktek kepada kepala silinder, beli beberapa intake manifold untuk berlatih. Kemudian jika sudah merasa bisa, pilihlah cylinder head yang masih mampu kamu beli jika nantinya rusak atau hasil yang didapat tidak memuaskan, jangan langsung main porting kepala silinder Kawasaki Ninja 250 R hehehe..

Pertama kali hal yang harus kamu tahu adalah, porting sebagaimana kami dulu, selalu berawal dari percobaan dan kegagalan, oleh karena itu kami disini berbagi agar tidak terjadi kesalahan-kesalahan yang tidak perlu. Atau jika tidak ingin ada keraguan dalam hasil porting cylinder head, silahkan order pada kami, dan kami siap membantu dengan senang hati. Kamu bisa saja menggunakan sembarang bor listrik, tapi ingat, dalam melakukan head porting kecepatan momen puntir bor harus sangat-sangat cepat hingga 20.000 RPM lebih. Bisa juga kamu memakai bor beton yang biasa dipakai kuli bangunan, namun hasil yang didapat tentu tidak akan sama dengan porting dengan Profesional Tools.

Di datangkan langsung dari MEXICO

Di datangkan langsung dari MEXICO

Bor Tuner Pesanan Bengkel Mitra Jaya BONE

Bor Tuner Pesanan Bengkel Mitra Jaya BONE

Benar! Jika kamu sudah membaca semua itu, maka tidak ada salahnya berinvestasi pada alat tuning satu ini, selain untuk mendapatkan hasil yang maksimal untuk porting kepala silinder, juga memberi kepuasan tersendiri bagi pelanggan yang telah mempercayakan pengerjaan tuning head pada bengkel kita.
SENJATA PORTING TERBARU R.A.T ( 30.000 RPM :: FULL DIGITAL )

SENJATA PORTING TERBARU R.A.T ( 30.000 RPM :: FULL DIGITAL )

NOKEN AS ( KEM RACING )

Dua hal penting dari sebuah kem adalah durasi dan lift. Kedua parameter ini ditentukan dari cam lobe ( gunungan noken as). Durasi Noken as adalah waktu dimana klep mulai membuka di dalam silinder hingga ia menutup diukur dengan derajat kruk as. Lift adalah takaran seberapa tinggi klep ditonjok oleh gunung noken as hingga terangkat. Biasanya performa mesin akan meningkat apabila tinggi angkatan klep melebihi  26 % dari diameter klep. Sesungguhnya valve lift menghasilkan luasan area udara yang mampu dilepaskan porting ke dalam silinder. Bahkan ada yang memaksa hingga 30 % dari diameter klep dengan akselerasi cam yang cepat, tentu saja untuk menghasilkan tenaga kuda yang beringas sesuai dengan kemampuan mesin.

menentukan lift cam dengan presisi ( DIAL INDICATOR )

menentukan lift cam dengan presisi ( DIAL INDICATOR )

Catatan penting dari spesifikasi klep lainnya adalah : Gap (jarak) antar klep masuk dan klep buang, jarak bebas klep dengan piston dan tekanan kompresi. Hal inilah yang mempengaruhi durasi noken as. Valve lift hanya dibatasi oleh kemampuan pir klep untuk menahan tekanan dan membalikkan klep dengan cepat. Oleh karena itu pir klep keras dapat menambah RPM limit pada mesin.

CAM DURATION

Durasi kem diukur dalam bahasa internasional : derajat kruk as. Dan sebuah noken as performa dimulai dari durasi 270 derajat hingga 310 derajat. Durasi dibawah itu adalah untuk standard pabrikan ( motor harian ). Durasi lebih besar darai 310 derajat seringakali hanya akan membawa masalah dan membuat mekanik jatuh sakit mencari setingan yang pas, kemungkinan hanya dapat dipakai pada mesin extreme dan balap extreme seperti drag race!

Noken as yang baik kurus atau gemuk? Menurut kami cam kurus lebih spesial. Selain bobot rotasi noken as sendiri sudah berkurang, sehingga mempercepat akselerasi noken as, apalagi jika ditambah bearing Hi-Speed. Profil cam kurus memberi kejutan pada klep membuka lebih cepat, menjaga klep terbuka penuh sedikit lebih lama, dan menutup cepat. Ini meningkatkan Efisiensi Volumetris pada mesin, memungkinkan galon demi galon udara keluar masuk melalui silinder.

membuat durasi noken as

membuat durasi noken as

Jangan dilupakan, ketika memesan sebuah noken as , sebutkan tujuan pemakaian kendaraan, spec klep yang dipakai, karena setiap mesin itu istimewa, dan noken as yang pas tentu akan berbeda dengan noken as mesin lainnya. Semakin lama durasi noken as ( diatas 300 ) semakin tinggi puncak tenaga berada di RPM tinggi pula, dan semakin kasar stasioner mesin. Tenaga mesin di bawah akan dikorbankan. Juga, durasi noken as bertambah, overlaping klep semakin lama, torsi hilang. Efisiensi bahan bakar akan berkurang, emisi gas buang bertambah.

Noken as performa tinggi dimuali pada derajat 280. Noken as yang sering dijumpai dipasaran ini, meningkatkan overlaping klep namun tanpa mengorbankan banyak bahan bakar dan emisi karbon. Ini adalah noken as yang baik untuk Street Engine, yang hampir 99 % standard, shingga noken as ini mampu memproduksi tenaga yang baik hingga 7,000 RPM.

Noken as 290 derajat, membutuhkan ubahan pada kepala silinder : Perbaikan geometri porting lubang masuk dan buang. Dengan irama mesin yang lebih nge-ROCK mesin ini akan sangat bertenaga di rentang 3000 RPM hingga 8000 RPM.  Ini adalah batas akhir durasi untuk harian, sehingga tipe cam seperti ini disebut tipe SPORT.

Noken as 300 derajat akan mulai terasa bekerja diatas 4.000 RPM. Untuk mesin yang sudah mengalami ubahan bore up, maupun berbagai tune maka noken as ini akan dapat dinikmati. Power puncak diperkirakan pada 9.000 RPM. Yakinkan pir klep terbuat dari material yang bagus sehingga dapat menikmati luapan tenaga mesin tanpa takut akan terjadinya mesin jebol.

KEM RACING INDONESIA

KEM RACING INDONESIA

Alamat Silaturahmi :

RAT MOTORSPORT INDONESIA

visit our garage @

Tropodo Indah Blok N no. 26 – 28

Waru – Sidoarjo

contact us : 085645577007

mail us : dragswega201@yahoo.com

facebook : swega rat, wawan rat

EFEK DARI MERUBAH DERAJAT BUKA-TUTUP NOKEN AS DAN JARAK LSA

Tabel dibawah ini sebagai ilustrasi bagamana variasi dapat dilakukan dalam menyeting LSA dan waktu buka-tutup klep akan memberi efek terhadap sifat mesin sebagai reaksi terhadap pemasangan noken as.

EFFECT DARI MENGGESER POSISI NOKEN AS
PEMAJUAN TIMING CAM
PEMUNDURAN TIMING CAM
Memulai proses hisap lebih cepat
Menahan proses hisap berakhir lebih lambat
Klep Inlet membuka lebih cepat
Tetap membuka klep inlet
Menambah torsi pada putaran bawah
Menambah lebih banyak tenaga RPM atas
Jarak klep in ke piston semakin dekat
Menambah jarak aman piston – Klep in
Menambah jarak klep buang ke piston Mengurangi Piston-Exhaust Valve Clearance
EFFECTS OF CHANGING LOBE SEPERATION ANGLE (LSA)
Tighten (smaller LSA number) Widen (larger LSA number)
Menggeser torsi ke RPM rendah
Mengembangkan torsi di RPM tinggi
Torsi maksimum meningkat Torsi maksimum menurun
Rentang tenaga sempit Rentang tenaga lebar
Tekanan dalam silinder meningkat Mengurangi Maximum Cylinder Pressure
Kemungkinan knocking tinggi Kemungkinan engine knock rendah
Meningkatkan tendangan balik kruk as
Mengurangi tendangan balik kruk as
Meningkatkan Kompresi efektif Menurunkan Effective Compression
Kevakuman saat stasioner berkurang
Stasioner nyaman
Kualitas stasioner buruk
Kualitas saat stasioner membaik
Overlaping meningkat
Overlaping kecil
Proses Kompresi dan usaha lebih lama
Saat klep menutup bersamaan lebih sedikit
CAMSHAFT GEOGRAPHY AND LOBE FUNCTION
1) Max Lift or Nose Lobe Separation Diagram
2) Flank
3) Opening Clearance Ramp
4) Closing Clearance Ramp
5) Base Circle
6) Exhaust Opening Timing Figure
7) Exhaust Closing Timing Figure
8) Intake Opening Timing Figure
9) Intake Closing Timing Figure
10) Intake to Exhaust Lobe Separation

R.A.T motorsport

RUMAH UNTUK SEMUA RIDER

Visit our garage @ Desa Tropodo Indah Blok N no.26-28

Waru — Sidoarjo

Contact us @ 085645577007

Alhamdulillah… ada bos dari Kupang nih yang bergabung dengan kita :) Datang dengan sebongkah harapan dan cita-cita hehehhe opo ae :)

Dia berkeinginan untuk turun kejuaraan resmi drag race, bukan liar, nah… setuju saya ini!! kalau dalam istilah bahasa inggrisnya : Manteb Rek! wkwkwk… Tapi… dilihat-lihat body mu kok gede mas, walahhh… diatas 60kg ternyata. Lha lawannya nanti lho cuma dibawah 40 kg T_T , menangis… ke depan butuh pembalap yang lebih sip nih.

Lanjut ke masalah budget? Mr. R bilang budget bukan masalah. W.O.W alias WOW, Hiii…  jan pede tenan bocah siji kuwi. Terus saya ajukan proposal modifikasi, do’i setuju. Dia nyanggupin buat beli magnet racing YZ, kalau ngga ya beli pengapian racing full set punya Daytona seharga 5jt an itu… Stress. Tapi mboh kapan… T_T sudah gak sabar nih pengen liat, omongannya beneran apa ngga… udah keburu mimpi basah megang magnet racing -lebay- :D

Karena dia lebih suka balapannya daripada menikmati proses bikin mesin kencang, maka kami langsung tancap gas menuju rumah guru kami, om Sofyan tuner tim drag DDS SPEED, yang pernah membawa Yoga naik podium dengna motor Vega. Orangnya sangat low profile, ramah banget dan terbuka, meski sudah pernah bikin motor juara drag, kita sebagai murid harus semangat belajar… belajar… belajar… trus ngalahin gurunya suatu saat hehehehhe :) akhirnya kita diberi ilmu-ilmu dan virus-virus ke otak kami untuk mengutak-atik mesin… Rasio kompresi kudu dipatok 13.5 : 1 aja jangan tinggi-tinggi. Ukuran deck clearance sekian, bentuk piston sekian, porting segini, CDI nanti pakai ini, potong rangka dan memajukan arm roda, merubah posisi suspensi belakang akan mengurangi waktu sekian second, rotor magnet sisakan rotornya saja, magnetnya cabut. Langsung catet-catet kaya wartawan, bahkan ilmu 2 tak juga dikasih tambahan dan masukan, F1ZR 116cc standard aja bisa tembus 8 detikan untuk 201meter!!! Yawes pak guru, kita pamit nanti lama-lama gak enak, sawangane… Kopi ama rokok juga udah habis hehehe…

Pertama yang ditentukan adalah adalah kapasitas mesin 115 cc, dimasukkan ke rumus 115 = 0.785 x 5.4 x D^2 , maka didapat ukuran piston yang pas adalah 52mm. Maka kita hunting piston FIM BRT ukuran 52mm untuk menghajar ruang bakar dengan kompresi tinggi. Desain kubah ruang bakar kita modifikasi dengan konfigurasi klep Daytona Racing 27/23 dengan jarak 3.5mm, kalau dihitung-hitung itu sudah melebihi patokan kami biasanya, dengan klep inlet 27 piston 52 maka rasionya 52%, lumayan lah… Porting inlet kita desain bergeser, tapi gak perlulah dibikin yang kaya dimajalah-majalah itu, bikin badan sakit, pikiran pusing, habis duit banyak, head cylinder jadi jelek dilihatnya, gak bisa nyamar gitu, hasil power juga cuma sama kaya pake CDI racing… capeeee de… :)

Ukuran lubang inlet direamer untuk menggapai puncak power di 12.000 RPM, maka dimasukin rumus, coret sana-coret sini, ketemu … mm hahahhahahahah :) itung dewe rek, wong rumus dah banyak ada gitu… Karburator kita pasok pakai PE28mm baru gress dari thailand yang rencana kita reamer ke 30mm hekekekeke… sadis! Intake pake merk SND, Pir Klep Made in Jepang, Rocker Arm pakai punya vega lama, gir timing pakai vega lama, pir kopling Smash Racing, kampas kopling Suzuki FR80 jepang, balancer 800gram, CLOSE RATIO gearbox, 13/36 – std – std – 20/22

Hufff… namanya ber-ikhtiar sampe bearing-bearing mesin pakai yang C3 SKF semua, supaya reduksi tenaga akibat gesekan resiprokal diminimalisir. Sekarang baru bisa bikin foto-foto seadanya nanti saja kalo proses perakitan kita bahas lagi…

Tetap sehat tetap semangat biar bisa modifikasi mesin kencang setiap hari

Gas Poll…!!!!

R.A.T MOTORSPORT INDONESIA

:: House Of Performance ::

Garage @ Tropodo Indah Blok N no.26-28,

Waru – Sidoarjo

085645577007

inlet porting full race

inlet porting full race

Cylinder Head disiapkan

Cylinder Head disiapkan