Arsip untuk ‘MESIN DAN BALAP’ Kategori

Alhamdulillah ,

FLY KLX FLY

FLY KLX FLY

Kepuasan pelanggan selalu memberi support batin, bagi kita untuk tetap semangat bekerja dan mendalami korek mesin motor. Rasanya bagai melihat pembalap didikan kita mampu menapaki podium, menemukan karakter mesin sesuai dengan pembalap / pemilik motor memang susah, butuh banyak pengorbanan, tapi bukan hal mustahil. Selama pembalap dan mekanik, atau pemilik motor dengan mekanik kompak – saling mendukung.

Beruntung kita berjodoh dengan pemilik Kawasaki KLX seperti boss kita satu ini, Mr. I  (baca : misteri) hahaha…  Asyik diajak eksperimen, riset, sabar dan pengertian kepada mekanik, kalau tiap main ke bengkel selalu semua ditraktir kopi dan dibelikan rokok. Bayangkan betapa makin semangatnya pula kita memberi yang terbaik untuk beliau. Part apa yang kami butuhkan selalu beliau sediakan, ide-ide yang ingin kami tuangkan selalu beliau dukung. Betapa kami bersyukur… dan semoga ilmu ini menjadi berkah untuk Mr.I

Testimonial sang pemilik motor

Testimonial sang pemilik motor

Ngomongin motor, Kawasaki jaman sekarang sepertinya gencar mengeluarkan motor performa tinggi, Ninja250 masih favorit untuk kalangan menengah ke atas yang ingin menyalurkan hobby kecepatannya, Ninja150RR 2tak masih favorit anak muda, terkenal mudah lari kencang meski kondisi standard, tak heran seringkali digunakan drag. Pakde ibnu pun kini berjuang di arena race dengan motor pabrikan Kawasaki. Di arena lumpur tanah liat Kawasaki KLX pun seringkali menjadi favorit juara.

Dalam balap, modifikasi frontal memang diperlukan. Barang-barang istimewa pun dibutuhkan untuk bertahan mengelilingi LAP berikutnya. Sedikit menerapkannya, kali ini kita membedah habis KLX diubah menjadi monster Jalanan…

Rangka KLX Stroke Up

Rangka KLX Stroke Up

RUBAH KONFIGURASI = PENYESUAIAN KARAKTER

Sebagai road-fighter ,konfigurasi mesin KLX dengan langkah 54, berbanding diamter piston 56, harus dirombak total. Biasanya paket hemat bore up piston tiger, porting – polished , colek cam menjadi favorit umum untuk mendongkrak tenaga. Tapi ternyata 170cc tak lagi menarik perhatian. Tak ayal, mesin harus di bongkar total. Otak harus lebih diperas…

Kruk as langsung di belah, bentuk daun model kampak disinyalir untuk memperingan gasingan RPM mesin, dan kruk as KLX ini tampaknya bisa diaplikasikan ke mesin Jupiter Z bagi yang ingin riset :D Ada dua cara stroke up KLX, tampak luar standard atau bahasa keren nya Nol Paking, Stang Piston diganti milik Mio dan digeser big endnya , atau yang mengikuti rumus baku wajib diganti stang lebih panjang untuk daya tahan mesin. Maka pilihannya tak jauh dari sang saudara, Kawasaki Ninja, langkah pun bisa digeser lebih dari 1 centi, atau menjadi 66mm. Diyakini stang 2tak lebih ringan dan penyaluran oli lebih lancar ke bearing big end , sehingga setang piston ngga’ gampang “ngaceng” hehehe…

karburator reamer habis

karburator reamer habis

Pemilihan setang piston ini juga tidak asal, karena torsi juga ditentukan dari kruk as, tapi bagaimana sih menentukannya. Sebenarnya, ledakan di ruang bakar fungsinya hanya satu, memutar daun kruk as! Apa yang menghubungkannya? Connecting rod , setang piston itulah penghubungnya, lebih tepatnya big end kruk as. Kalo dijelasin bisa jadi 8 halaman atau lebih, tapi kalau ingin belajar tentang torsi momen dan inersia, bisa klik Disini!

Bore up dilakukan dengan menggeser liner asli, dengan liner diesel supaya lebih adem. Karena small end menjadi diameter 15mm, pilihan piston pun bukan main banyaknya. Tidak salah pilih, kita ambilkan piston keluaran Hi-Speed Thailand ber diameter 66 mm. Apa sih keunggulan piston Hi-Speed , selain ringan? Forged piston disinyalir lebih tahan gebukan kompresi karena jarak pin piston ke top lebih rendah dari umumnya, seperti halnya jika sering memperhatikan piston MX , Vixion, CBR semua memiliki karakter sama , top piston yang rendah. Ketiga, ring pistonnya lebih kuat menahan kebocoran kompresi, pastinya motor kompresi tinggi sangat disayangkan jika terjadi kebocoran sekecil apapun.

Racing Head KLX

Racing Head KLX

Sekarang basic dasar sudah diketahui, dapur pacu bisa di gemukkan menjadi 225cc… Mendekati kawasaki ninja 250 hehehe…

PENYESUAIAN = PENYEMPURNAAN

Apa saja yang harus diganti mengimbangi ubahan dapur pacu yang baru. Klep dibesarkan pastinya , karena kita mengejar torsi besar, maka klep in dipakai 31mm, ex 26mm diambil dari klep mobil estillo. Lubang porting juga diperbesar menyesuaikan perhitungan di buku panduan korek mesin yang kita punya. Kompresi menyesuaikan motor Special Engine 250cc kebanyakan memakai 13,5 : 1, hahaha…  Diterapin ke motor harian– leleh pistonnya di tengah jalan :D ya, cukup pakai 11,5 : 1 aja lah… Kan cuma pengen serasa SE , hihihi… Bahan bakarnya cukup PREMIUM. Lho? Kok ga pake PERTAMAX? Kan udah ada No-Rival DRAG RACE fuel enchancer, cairan peningkat oktan hasil risetan putra bangsa Indonesia , cukup 2 tetes tiap 1 liter premium, hasilnya mampu menahan gebukan kompresi mesin… Yang mau coba , bisa pesan , ngefek lho… hehehe…

Belah mesin klx

Belah mesin klx

Camshaft diatur dengan durasi overlap kecil, sehingga respon gas membaik, lifter hanya ditambah 1,2 mm dari standardnya, open dan close loop mengikuti LSA 105 derajat. Derasnya bahan-bakar dibantu dari Keihin PE 28mm yang di reamer ulang menjadi 30mm dengan skep stainless. Pembakaran disempurnakan oleh BRT POWERMAX yang dimajukan 2 derajat dari kondisi standard untuk membantu rpm naik lebih cepat.

RISET = PENGORBANAN

Selain waktu dan biaya, pengorbanan part sebagai media pembelajaran adalah hal yang lumrah dalam riset. Persiapkan mental baja, dan kantong cadangan untuk riset :) Karena kita akan terus penasaran sebelum tahu dimana limit dari suatu mesin… ^_^

Kelemahan KLX ada di one-way rotor magnit , penyearaha gerak saat dinamo stater dinyalakan. Karena pelorannya renggan-renggang, melawan kompresi tinggi ia mudah sekali rontok. Tapi Allah tidak akan memberi cobaan pada umatnya melebihi kemampuannya, ternyata solusinya adalah mengganti punya KAZE setelah curhat dengan kawan facebook…

Gigi stater dibelakang house kopling , juga rawan rontok ketika judder spring kampas dilepas dan diganti kampas besar, di selah pake kaki, mental, rontok deh… itulah kenapa juga kita menurunkan kompresi yang tadinya pakai 12 : 1 , jadi 11:5. lebih bersahabat lawan spare part. Hufff… Kompresi tinggi emang bikin boros biaya… apalagi di bulan ramadhan begini, daripada di borosin mending di amalin. Hemmm…

gassss poooolll

gassss poooolll

Yah tapi mau gimana lagi memang sekarang jaman edan, Toleransi diantara umat sudah mulai luntur.. Meskipun bulan ramadhan, siang ini waktu nyeting KLX.. dijalanan,orang lalu lalang ga malu2 sambil merokok, minum kopi.. Warung makan buka ga pake tutupan krei..orang2 makan sambil ketawa2…….Kejadian ini terjadi disaat panas terik matahari, masyaallaah.. Saya cuma bisa mengelus dada sambil minum es kelapa muda….=D =)) Hahaha… Becanda lho…

Sekarang, meski sudah 225cc, cukup kontak on- di pencet electric stater — Blar -blar -blar –Blaaarrrrr…. GAS POLL..!! Bahkan hasil dyno 25 dk pun ga akan mengalahkan perasaan bahagia atas kepuasan konsumen terhadap jerih payah kita… Salam satu jiwa!

TETAP SEHAT ! TETAP SEMANGAT ! BIAR BISA MODIFIKASI MESIN TIAP HARI!

RAT MOTORSPORT INDONESIA

RAYA BYPASS JUANDA NO 1

SIDOARJO – JAWA TIMUR

0856 455 77 007

bbm pin : 28a08677 / 767BB8C2

mail us : dragswega201@yahoo.com

Alhamdulillah,

yang penting happy

Ditengah ramai nya order kiriman mesin maupun kerjaan modif motor menumpuk di bengkel, kita masih diberi kesempata bersilaturahmi kembali dan berbagi ilmu. Setelah cobaan yang mengganggu konsentrasi, ketika putri tersayang yang masih berusia bulanan jatuh sakit terkena flu singapur dan harus rawat inap. Apapun itu kami selalu coba mensyukuri nikmat dan hidup pemberian Allah, cukup Allah bagiku penolong  dan ia lah sebaik-baik penolong dikala kita kesusahan. Hehehe… cukup ah curhatnya.

Meili : rawat inap di ruma sakit

Kali ini adalah korekan mesin yamaha yang notabene memang difavoritkan untuk dimodifikasi. Untuk korek harian mudah kencang, untuk balap diapun fleksibel di semua kelas, mulai dari cc kecil hingga bore up gila-gilaan.

Sebenarnya dalam mengorek motor – semua ilmu sudah tersedia, toh kita juga menyediakan buku rahasia korek mesin 4 tak – 2tak yang bisa dipesan, hanya saja skill (kemampuan) masing-masing orang berbeda, antara pemula seperti kita – dengan para profesional yang dikontrak tim pabrikan sehingga kesehariannya fokus riset pada 1 merk mesin. Kemudian peralatan pendukung, seperti bor tuner , alat gerinda noken as, mesin bubut, maupun alat canggih seperti flow bench yang kehadirannya sebenarnya wajib bagi para pecinta modifikasi mesin. Terakhir adalah setting, biaya termahal adalah riset setting, beruntung bila kita memiliki joki yang memiliki feeling tajam sehingga bisa memberikan masukan berharga, tidak hanya bilang “motornya kurang kencang”, kurang kencang  bagaimana, dari apanya, sukur-sukur jika pembalap sedikit banyak mengetahui mesin – toh  tidak ada ruginya meniru kesuksesan eko kodox pun kini memiliki bengkel dan tim balap sendiri. Mekanik profesional ataupun engine builder yang tidak ingin ketergantungan kepada feeling joki, tak segan menginvestasi ratusan juta rupiah untuk membeli dynotest engine, gunanya? mengukur kemampuan tenaga dan torsi mesin yang mereka buat. Dari keluaran kurva bisa diturunkan analisa kekurangan mesin.

Semangat motto hidup

Sampai disini gentar ? Hahaha… tidak bagi RAT motors sidoarjo. Meski bengkel kecil, kita tetap semangat!! Beruntung ada boss dari ANCULSPEED Motor , Jember, yang mau riset bersama – berinvestasi dana belasan juta rupiah untuk belajar. Buku adalah sebagai pegangan dasar, praktikum hingga shubuh adalah perjuangan sesungguhnya. Toh kita juga ingin menciptakan motor sekencang milik tim MBKW2 korekan mas Mlentis, yang di gas oleh Hendra Kecil.

Siapa lagi yang lebih handal jika bukan mekanik road race dalam mengorek mesin yamaha 115 cc hingga 125cc, Karena memang makanan sehari-hari mereka. Jangan putus asa, karena sebenarnya mesin 4 tak tak ubahnya seperti mesin pompa, makin banyak udara-bahan bakar yang masuk ke silinder , makin besar potensi tenaga. Dan karena kita hidup di dunia teknik, maka semua yang dibuat ini bisa dihitung maupun diukur.

Mencontoh dari yang sudah ada , kita mencari info hingga ketemu link di otomotifnet , ternyata tidak ada sedikitpun info dapur pacunya. Hanya ada kompresi, balancer, rasio dan suspensi harga 14jtan, wow? Mesin balap kita harganya kalah dengan suspensi hahaha… Oke lah, kita mulai dari situ saja…

Jebol itu biasa – Bangkit lagi

Berawal dari penggunaan piston forged merk Daytona, diameter 55,25, kruk as standar yupiter, ditemukan isi silinder 129cc. Dari diameter piston , bisa kita hitung seberapa besar kebutuhan diameter klep, kita gunakan rumusan 50 % dari diameter piston untuk klep masuk, ketemu pembulatan 28mm, katup buang 24mm diambil 85% diameter klep masuk.

Baru dilakukan porting cylinder head, dengan rumusan gas speed kita ketemu kebutuhan untuk tenaga puncak di 12.000 RPM diameter porting kudu sebesar 26 mm, itu untuk gas speed 100 m/s. Saat diukur menggunakan Flowbench , didapat hampir 28cfm. Untuk porting buang langsung dituner sebesar 100% diameter klep, yaitu 24mm.

Catatan perjalanan seting – kekurangan – solusi untuk esok hari

Kelar melakukan porting, langkah selanjutnya adalah menata kompresi, coba kita ikuti mengejar 13,8 : 1, dome piston ditemukan setinggi 5 milimeter wow!! Itupun masih dibarengi dengan pangkasan cylinder head 1 milimeter, kubah model bulat telur , hampir tanpa squish. Mungkin karena kita menerapkan deck clearances sedalam 0,8mm, belum termasuk paking head 0,3mm. Mengingat pernah kita press clearances hingga 0,4mm tanpa memakai paking head, mesin jebol, karena memang pembalap yang kita pakai masih pemula, bukan pembalap profesional yang menahun naikin motor balap. Pada dasarnya riset motor balap itu memang harus berani sabar dan rela, tidak cukup hanya sabar, karena kita harus keluar banyak biaya – baik itu riset, maupun latihan, setting, daftar balap, tapi kalau kita hobby , harusnya kita menjalaninya dengan sukacita :D assyiiikkk…

noken as cnc pencetak juara

noken as cnc pencetak juara

Kompresi ditemukan , baru meracik noken as, menggunakan cam mobil, diracik derajatnya hingga ketemu lift 9 milimeter. Detailnya bisa dilihat di foto hehehe… Tantangan nya adalah menemukan buka tutup yang pas, LC yang setimbang, hingga menentukan LSA kompresi dinamis yang pas! Lift tinggi , profil gemuk, tak akan bekerja jika tidak diimbangi rubahan derajat klep sesuai, serta pir klep diorder khusus tanpa merk.  Bahan seating dan bushing klep dibuat dari besi cor, hancuran liner diesel.

hasil penataan dengan dayel RAT

Knalpot kita pesankan khusus dari pabrikan R9 dibantu oleh BRT, cdi super imax 24 step dipatok kurva tertinggi 37 derajat di 9500 rpm, terendah 34 derajat di 13000 rpm. Karburator mengandalkan pwk untuk karakter gas lembut, disokong pilot jet 55 / main jet 110. Entah kenapa belum bisa sama dengan karakter karburator milik mas mlentis yang bisa ketemu basah, di pj 65/ mj 118. Mungkin masih berbeda di korekan cylinder head dan desain dum pistonnya. Hehehe… Lau pake jetting segitu motornya susah langsam, joki pemula jadi agak bingung cari rpm start nya.

Setting! Gas Gas Gas

Racikan rasio adalah menyesuaikan joki, kita pakai 13/36 , 16/29, 21/28, 26/23 final gir masih ketemu 14 primer , 35 sekunder. Suspensi cuma mengandalkan standard bawaan crypton bisa, karena motornya memang gak liar sama sekali hahaha… menyedihkan. Ketika diukur di atas meja dynotest, tenaganya mendekati 20 DK, dengan torsi setara vixion standard, sujud syukur kami panjatkan, ga mengira juga bisa segitu. Kurang 3 DK lagi untuk menyamai kemampuan tenaga mesin pabrikan. Mungkin bisa dikejar dari desain kubah baru, porting, cam dan desain piston. Ya, istilahnya kalau ingin signifikan fokusnya di dapur pacu.

Meski timer terbaik masih di 8,7 detik , namun bersyukur karena yang naikin joki pemula. Toh saat kampas selip kemaren dan power drop di mojosari , mesin masih bisa kompetitif. Yang penting ::

dynotesting room

TETAP SEHAT! TETAP SEMANGAT! BIAR BISA MODIFIKASI MESIN TIAP HARI

RAT MOTORSPORT : RAYA BYPASS JUANDA NO.1 : SIDOARJO : 085645577007 : pin bbm : 28a08677 / 2824FEF0

Alhamdulillah,

belajarnya dari riset megapro drag ini

belajarnya dari riset megapro drag ini

 

Kreativitas di bengkel RAT motorsport Sidoarjo terus berlanjut dan semoga terus bisa menghasilkan karya yang berkah… Pelanggan semakin asyik diajak riset, tidak hanya mengandalkan porting polish, modif cam, atau sekedar bore up kecil-kecilan… Tetapi semakin menantang dan tentu saja mereka memiliki modal yang tidak sedikit untuk mewujudkan impian.

Mewujudkan tunggangan berkapasitas besar adalah impian mr. A yang ber-profesi sebagai kontraktor. Ambisi besarnya membawa kita bersemangat menggarap mesinnya! Syukur Alhamdulillah, setelah jadi 270 cc nol paking dan bertenaga lebih dari 28 dk, kami diizinkan berbagi trik korekan di dalam mesinnya.

Mesin Megapro 28dk

Mesin Megapro 28dk

- Cylinder block standard dilengserkan, diganti dengan merk denshin -sengaja beli yg murah karena cuma dibutuhkan casing nya saja. Sementara linernya diganti dengan bahan liner diesel guna mengawal piston LHK thailand.

- Cylinder head standard dimodifikasi ulang memakai konfigurasi katup EE5 berdiameter inlet 34mm, outlet 29mm. Lubang masuk dikorek sebesar 28mm, sementara buang dimaksimalkan selebar paking knalpot. Kubah ruang bakar standard di ‘hiasi’ squish selebar 66mm. Saat di burrete volume kubah menggapai 24 cc.

398876_3485042496314_1068368045_n

- Rocker arm roller di instal untuk menggandeng cam gendut dengan lifter 8.5mm, alias jika di dial angkatan klep mencapai 9.3mm. Tinggi sekali, namun tidak takut karena dijamin profil cam gemuk dan rocker arm roller lebih stabil dalam membuka tutup klep.  Durasi mengerikan dimana klep in menutup hanya 3 gigi sebelum tma, dan klep ex membuka 2 gigi setelah tma.

tabel dyno

tabel dyno

- Kruk as dimodifikasi total menggunakan stang rxz untuk mendongkrak stroke +9mm dari big end standard. Ujung pen di shock albronxze untuk menggamit pin standard scorpio. Balancing, centering serta hot temppering dilakukan untuk menyempurnakan kruk as.

- Gir box set menggunakan milik Honda Tiger 6-speed , gigi primary, secondary serta gir oil pump semua mendaulat milik Honda Tiger. Kampas kopling dimodifikasi sehingga muat 7 lembar kampas dan 6 buah pir kopling. Kalau sampai kopling selip,kebangetan deh.

- Cdi disokong BRT duaband, koil memakai standard pbrikan. masih mengandalkan rotor standard tanpa bubut, sumber arus DC murni dari aki, kiprok dari BRT.

dapur pacu

dapur pacu

- Karburator mengandalkan keihin pe28, pj 42  mj 135 , intake manifold yamaha scorpio.  Apa ga kekecilan tuh karburator 28mm untuk kapasitas mesin gila-gila an. Ilmu yang diterapkan di mesin ini sama dengan membangun mesin jerangkong balap liar, kapasitas silinder super besar dengan karburator kecil.

- Hasil grafikal dynotest menunjukkan  torsi 23 Nm merata dari 6000 RPM hingga hampir 9.000 RPM. Dan puncak tenaga berada dekat 9.000 RPM. Karakteristik hampir sama dengan mesin mobil, untuk jalan santai 80 kpj bisa dikail di RPM 5,000. Kalau ada pengendara lain yang petakilan di jalan, tinggal turunin gigi untuk mendapatkan torsi super di 6,000 RPM langsung bejek gas pol hingga ke 9,000 RPM oper lagi, oper lagi, dan paksa gigi 6 hingga teriak di mendekati red line… Nikmatnya lari 160 kpj… ngeri :D hehehe…

image

Mas Adi dari banyuwangi motor menunjukkan bahwa karakteristik ini bahkan lebih besar dari ninja 250 maupun cbr 250. Hmmm… . Keberhasilan ini semata-mata pun dari Allah , Next time semoga kian dibanyakan rizky, dan kami akan lebih banyak membuat lagi project motor harian super bore up yang menembus 30dk. Sepertinya menyenangkan dan bikin kecanduan. Apalagi jika di instalasi di body model Honda CB125 dan dibawa turing ke Jambore Nasional CB. Bisa gila dan heboh hehehe… tetapi yang penting…

TETAP SEHAT – TETAP SEMANGAT! BIAR BISA MODIFIKASI MESIN TIAP HARI!

RAT MOTORSPORT INDONESIA

RAYA BYPASS JUANDA 17

SIDOARJO

085645577007

bbm pin : 2824FEF0

#noken as racing megapro / tiger / gl, #head racing megapro / tiger, # rasio close  #knalpot custom

Alhamdulillah,

Riset mesin terus berjalan, semakin hari– semakin kami mencintai hobby kami sebagai mekanik balap. Apa yang kami kerjakan, riset di mesin balap, ilmu, pengalaman, kami terapkan di mesin harian anda. Setelah berhasil ,ilmu itu tak lupa kami bagikan untuk kalian semua, dan semoga menjadi amalan shaleh bagi para mekanik dan pelanggan RAT…

cs1` monster

Ada pepatah jawa mengatakan, “jer basuki mawa bea”, artinya dalam bahasa indonesia bisa diartikan untuk mendapatkan kesuksesan besar, harus melakukan pengorbanan besar pula. Dan prinsip ini dilakukan oleh mr.T pemilik cs1 spektakuler se-Indonesia raya. Tidak hanya ingin sekedar bore up, stroke up! Beliau ingin tampil di website RAT motorsport dengan mesin rancangannya sendiri, dan kita di daulat menjadi insinyur nya. Jadilah konsep megah, Honda cs-1 dengan cylinder head DOHC dari CBR, blok piston hi-speed CBR, serta ditanamkan kruk as honda tiger didalam crankcase nya. Apa tujuannya? Demi sebuah kepuasan yang tak ternilai harganya…

Modifikasi cs1 swap CBR diawali dari re-konstruksi crankcase dirombak ulang untuk menghadapi blok dan head CBR. Setelah blok dan head standard mampu berdiri tegak, barulah bilah kruk as tiger dimodifikasi, pun as kiri dan kanan agar menyesuaikan desain kruk as cs1. Stang piston tidak tanggung-tanggung diganti dari milik Kawasaki Ninja 150 RR. Setelah di assembling, ternyata piston muncul 25milimeter, sehingga harus dibuatkan paving blok super tebal!

Kami tidak ingin berlapis-lapis, karena dipastikan akan menggangu kestabilan gerak piston, mending 1 lapis tapi tebal! Ditambah pak kertas diatas dan dibawah paking blok alumunium baru, supaya oli tidak rembes dari bawah blok. Setelah itu mengatur deck clearances piston sesuai keinginan. Memasang head, mengatur panjang baut tanam blok, dipilih milik yamaha jupiter z karena panjanganya dirasa pas. Rantai keteng dimodif ditambah 6 mata gigi supaya top cam ketemu balik semula.

Setelah mesin bisa dipasang sempurna barulah modifikasi kepala silinder dilakukan. Porting polished, dan mengatur ulang shim cam agar ketemu durasi yang pas terhadap kompresi. Dirasa sempurna, barulah mesin coba dinyalakan. Running awal sempurna, motor digelandang ke sahek kenalpot, untuk dibuatkan piping kit, sementara silincer memakai pabrikan HRP. Desain kenalpot ini juga tidak sekali jadi, kita harus kembali 2x ke cak sahek untuk konsultasi dan re-design knalpotnya, sehingga ketemu model leher radial meniru motor honda cb/suzuki thunder125.

Pengabut bahan bakar tetap dipercayakan dari keihin pe28mm thailand, dengan catatan pilot jet #48, main jet #130, debit bahan bakar ini mampu menempuh 25km untuk tiap liter premium. CDI BRT powermax dipercaya menyulut koil yamaha yz125. Mencegah selip kopling, kanvas diganti milik Honda GLMAX, sementara keseluruhan pengambali kampas didorong oleh pir kopling Honda Tiger.

Road test, gigi 1 oper 2, gigi 2 oper ke 3 roda depan masih terangkat. Saat tikungan langsung buka gas, motor sliding-sliding meski gir depan sudah dinaikkan 1 mata dari standard. Trek lurus 400 meter didapat topspeed 145kpj lebih. Tak ayal motor langsung digelandang ke meja dynotest, dari 5 kali running, didapat hasil 24.2 tenaga kuda di puncak 10.500 RPM, dengan torsi merata mulai dari 5.500 – 10.500 di kisaran 16 Nm.

Apa arti dari hasil dynotest…

Dari situ bisa terukur jika cs1 standard dikisaran 12hp mampu berlari 120kpj, maka menurut engine calculator dengan tenaga 24hp harusnya cs1 itu mampu berlari 150kpj. Apa yang dapat disimpulkan bahwa untuk mendapat topspeed tinggi , haruslah menambah tenaga sangat banyak. Meski tenaga sudah melonjak 2 kali lipat, toh topspeed tidak lantas menjadi 2 kali lipat standard. Percuma gonta-ganti gir atau rasio jika memang mesinnya tidak bertenaga, tidak akan mampu menggapai topspeed yang dikehendaki.

Tenaga puncak berada di 10.500 RPM, adalah hal bijak untuk tidak memaksa RPM lebih dari 11.000 RPM, selain tenaga sudah mulai turun, perlakuan mengendara seperti itu mampu merusak komponen mesin lebih cepat aus.

Lantas hasil ini sama dengan tenaga motor apa jika dikomparasikan, menilik data komparasi dynotest antara vixion, tiger dan ninja 250. Ternyata karakter tenaga cs1 monster ini hampir sama dengan ninja 250 bawaan pabrik kawasaki. Ninja 250 memiliki tenaga 25.3 HP, sementara cs1 monster 24.2 HP, torsi ninja 250 sebesar 12.7 ftlb, sementara cs1 monster 12.5 ftlb. Tapi cs1 ini hanya membawa body yang kecil sementara ninja memiliki body bongsor… kalau buat tarik-tarikan masih berani pegang cs1 wkwkwk…

Project kali ini memang menyenangkan, dikatakan puas? belum… riset akan terus dilakukan tanpa henti. Bayangkan jika mesin ini disokong karburator pj34mm sudco usa, lantas ditanamkan gearbox 6 speed cbr, noken as di gerinda lebih tajam, ahhhh… mungkin 30 dk adalah angka yang mudah, dan sekalian saja ditata chassis dijadikan motor balap drag penembus 7 detik @ 201 meter … siapa tahu?!

RAT MOTORS :: raya bypass juanda n0. 1 :: sidoarjo :: 085645577007

 

Alhamdulillah,

Adalah pengalaman sangat berharga dan berkesan  kita masih diberi kesehatan pula kesempatan mengikuti event National Dragrace yang diselenggarakan klub kuntul surabaya. Hajatan ini tercipta untuk meramaikan ulang tahun ke-2 klub kuntul surabaya ,mengundang seluruh klub pemilik honda c-70 se Indonesia, wow!! Selain bertujuan mewadahi kreatifitas mekanik dan memacu adrenalin peserta balap, lebih utamanya  adalah mempererat persaudaraan dan silaturahmi antar biker. Tidak hanya dari pemilik honda c-70 atau seringkali disebut honda ulung / kuntul di surabaya, bahkan pengunjung yang hadir ke arena bisa mengambil teladan  melihat kekompakan antar klub dan persaudaraan pemilik motor, benar-benar suasana hangat dan menyenangkan.

Lha kok RAT jadi ikutan kesini…? Euvoria honda kuntul ini datang ketika salah satu mekanik RAT membaca selebaran yang dibawa ke bengkel dan tertarik mengikuti. Sasaran korbannya adalah honda grand tahun 1991 milik office boy RAT yang biasa dipakai untuk belanja sparepart dan ke tukang bubut. Waduh, melihat wujudnya aja sudah ndak karu-karuan, oli meler disana-sini di sektor mesinnya, bodi sudah agak keropos di bawah jok, jok nya dedel duwel… Hahaha Najis deh pokoknya!

Sebelum memutuskan kita cek ulang di website kuntul club surabaya  kemudian kita telpon panitia , ternyata setir diwajibkan berbentuk honda c-70 dan harus terpasang selebor belakang model duck tail original c-70. Weleh…weleh… diadakan rapat crew, diputuskan ikut di kelas bore up 115cc saja dibanding harus memaksa turun di FFA, mempertimbangkan biaya yang sumbernya hasil patungan anak-anak wkwkwkw… Esoknya hunting dulu part c70, kontak temen-temen minta bantuan, yang ditelp malah nanya balik .. Dibilangin kita mau ikut drag honda kuntul malah ga percaya. Cape deh…

Best bike + joki, roy — bondowoso :)

Setelah dapat part, langsung rangka motor diungsikan ke tukang las, dirombak menyerupai honda cub. Mesin langsung diturunkan, pengerjaan lebih banyak dalam hal blueprinting, alias menata dan mengganti barang yang rusak. Seperti misal mengganti connecting rod dan bearing kruk as, karena mepet dana ya cukup pake stang MPM aja dan bearing kruk as NTN. Penting untuk melakukan balans ulang dan centering as kiri dan kanan. Setelah semua balik ke titik nol dengan toleransi 0,02mm, maka dilakukan hardening supaya kruk as tidak mudah melintir / oleng ketika digeber. Transmisi mengalami perubahan pada gigi 1 dan 2 nya diperberat, sehingga nantinya lebih close saat perpindahan gigi dan diberi final gir ringan 13t/37t.

Sisi kanan rumah kopling sentrifugal di matikan , kampas  sentrifugal dilepas mengejar bobot penyeimbang hingga 900 gram. Kampas kopling diganti baru , pir kopling memakai milik honda GL dipotong. Tak lupa mereparasi karet peredam hentakan rumah kopling. Bak kopling asli dimodifikasi dengan  tuas manual.

Sisi kiri masih mengandalkan kontruksi standard, magnit dan spool honda grand original, hanya disisakan spool pengapian. Saat seting sempat dicobakan kit pengapian racing dcpotkan dari motor drag, namun kendali motor jadi terlalu liar — berasa motor balap beneran, padahal ini kan konsepnya motor turing yang bisa diajak balapan heheheh… Toh yang rencana naikin bukan pembalap, ialah mekaniknya sendiri  + office boy nya RAT wakakaka…

Serius disiapkan untuk drag :D

Nah masuk ke sisi penting dapur pacu, liner asli grand dilengserkan dengan liner baru buatan pabrikan bioli surabaya yang dipercaya untuk mengawal gerak naik turun piston kaze oversize 1.00 NPP japan. Jika dihitung-hitung pun dengan langkah asli, kapasitas mesin tidak mencapai 115cc, jadi ya nge-pur kubikasi silinder sedikit hehehe… Kepala silinder inginnya sih diganti klep gede, tapi ilmu murmerceng dulu saja dikeluarkan, klep dibubut model back cut dan seating dimodifikasi ulang derajatnya. Dirasa cukup untuk mengalirkan bahan-bakar dan udara lewat porting standard yang diperhalus kulit jeruknya.

Kubah ruang bakar dipangkas hingga squish bawaan pabrik hilang, dan dibentuk ulang squish selebar 53mm bersudut 9 derajat. Atap piston kaze pun mengalami pemendekan +- 1mm sebelum dibentuk ulang dengan sudut 8 derajat. Sumber insipirasi untuk mengembangkan tenaga mesin dengan kapasitas kecil ini adalah artikel David Vizard tentang Small Bore Power selalu terbukti buat kami. Pasokan bahan bakar tidak tanggung-tanggung diserahkan pada karburator keihin pe28mm, yang masih direamer ulang dan diganti piston skep lebih besar dari bahan stainless hingga menggapai venturi 31milimeter. Tatanan pilot jet dan main jet dihajar pada ukuran #52/#130.

abby rat menyiapkan motor si office boy :)

Noken as dihajar habis ditambal las untuk menggemukkan profil, lift dikejar hingga 7.5 milimeter. Aslinya noken as ini dicabutkan dari motor grand yang dipake buat balap malam hehehe… kalau untuk harian cukup pakai noken as lift 6,5mm. Pokoknya cukup untuk mendongkrak putaran atas, rpm dijaga oleh pir klep suzuki shogun 110.

Knalpot andalan special order dari SPS alias Sahek Production Sip hehehe… langganan pengrajin knalpot kita. Dengan leher diameter 23,5 milimeter, pipa dibawah kalter kopling mengerucut, dan diameter sarangan knalpot 30 milimeter saja dirasa cukup untuk menarik gas sisa pembakaran keluar.

Pengapian mengandalkan cdi standard honda grand dan koil standardnya. Maklum ngirit biaya, lagipula cdi standard udah ga ada limiter, mana masih buatan jepang lagi hehehe… Busi? Standard honda denso, ga usah gaya beli iridium. Bahan bakar ? Premium… secara kompresi ga begitu tinggi, ngirit…

Rangka jadi, langsung di labur cat hitam dop, menjadi honda ulung black magic… Ganti velg dan ban dipinjam dari motor balap. Hehehe.. Ngga modal amat. H-2 motor jadi mepet banget setelah dilembur sistem kebut semalam. Besoknya daftar, scrutinering, dan datanglah hari yang dinanti…

Event nya luar biasa ramai, ratusan motor honda cub berkumpul, ribuan pengunjung datang dengan tiket paddock yang murah – meriah hanya rp. 2000,- saja. Sampe disana malah jadi orang katrok, tolah-toleh, motor-motor tua tapi sudah dirombak habis rapih dan keren, serta mesinnya sudah dimodifikasi minimal pada pakai cylinder head -blok grand, banyak pakai legenda , ada juga yang pakai cylinder head -blok honda blade, swap pakai blok dan head yamaha mio, atau jupiter. Lebih ekstreem lagi para peserta kelas FFA menanamkan cylinder head dan blok tiger. Waduh… !! Kok motor-motor dewa gini yang berkumpul… wakakkakaka…. :D keren-keren…

Ratusan honda ulung

Ratusan honda ulung

No comment… Gahar!! Keren!!

Di dalam auranya begitu hangat bersahabat –tatkala acara dimulai tepat pukul 9 pagi, para peserta dikumpulkan dan briefing oleh panitia tim Surabaya Drag Community atau lebih dikenal dengan SDC201. Bagaimana regulasi jalannya lomba, di demokan lampu startnya, bagaimana catatan waktu dikeluarkan setelah lomba. Seru sekali,  gathering seperti ini diimbuhi adanya balap drag. Wah jadi membayangkan kalau klub-klub lain juga mengadakan acara serupa, ramai deh pastinya…

Kaos kenangan…

Jawara FFA akan memperebutkan piala bergilir walikota Surabaya, waduh ngiler liat pialanya keren!! Jadi karena bergilir berarti masih ada kesempatan buat menggilir bukan sekarang, mungkin nanti ada yang pengen bikin motor c-70 spec FFA hehehe… bisa buat turing kok ^_^

Saat acara berlangsung saya malah muter-muter belanja merchandise, kaos, melirik part second honda c-70. Jadi tahu ternyata setir nya saja bisa  lebih dari 300,000,- wow, mendekati harga setir drag thailand. Untung kok saya kemaren cuma minta, hahaha.. setir dan selebor belakang minta semua wkwkwk, gak modal blas. Cuman jok aja bayar, soalnya gak kenal sama tukang bekleed jok. Hihihi… Ditengah-tengah acara kok penonton ramai pada sorak-sorak ramai berteriak dan tertawa liat peserta bergaya joki balap liar alias motor ditiruin seakan terbang layaknya superman, setelah saya toleh, walah ternyata si Abbyy sang mekanik bertingkah konyol.

Lagi enak-enaknya ambil dokumentasi foto-foto, terjadi heboh lagi di tengah paddock, para penonton berteriak ramai, ternyata  ada salah seorang peserta yang mencoba start motor di paddock dan tidak dapat mengerem motornya hingga menabrak motor panitia yang diparkir melintang di tengah jalan. Duh kasiannya, melas sekali… Belum keramas kali semalam, pikirku. Hahaha… Tapi setelah dilihat-lihat kok kaya motor kita, ya ampun… ternyata office boy RAT udah terjengkang di tengah jalan mengaduh-aduh , Hahahaha… bikin malu aja tuh anak koplak!

Hebatnya karena tema eventnya persaudaraan jadi ya malah ditolongin, coba dijalan pasti malah di pentungin orang wkwkwk… Motor kita velg depan melengkung, ban luar lubang, ban dalam pecah. Motor panitia footpegnya bengkok, spion pecah, pedal rem melesek. Hadee… lain kali dibuat penghalang kursi aja deh biar rada irit kalo ketabrak,,, wele-wele… Setelah si OB dan krew minta maaf dan menyelesaikan bersama panitia, bingung lah kita karena motor ga bisa dibuat jalan. Eh ternyata tetangga sebelah paddock yang berasal dari jember berkenan meminjamkan ban depannya, syukur…  Tanpa buang waktu langsung kita lukir ban depan, meski ban depannya Radial (alias Radi Alus sudah mau habis) gak papa lah, Hahaha… yang penting bisa gas lagi!! Si  OB ditanyain apa masih sanggup ngegas? karena kayanya kok kesakitan dada dan kaki nya… Ternyata si doi masih tetep semangat! Tidak ingin kehilangan kesempatan. Gass… Eh masih masuk 9 besar.

Jawara-jawara drag kelas bore up 115cc

Harapan terakhir jatuh pada didikan baru RAT , penampilan perdana joki bergigi bogang dan berambut keriwil, si Adi wil-wil… meski kakinya harus nge-jinjit pula masih ragu-ragu membuka gas namun mentalnya dihadapan banyak orang lumayan lah hehehe… tak ayal akhirnya si kriwil bisa dapat menapaki podium ke-3, dimana podium pertama pun jatuh pada teman mekanik dari bondowoso :D Mantap lah… Siang itu begitu heboh dan berkesan sekali. Hadiah-hadiah dan piala diserahkan, sesi foto-foto kemenangan , bersalam-salaman sebelum pulang, hingga konvoi beramai-ramai di jalan saat pulang. Semua adalah kenangan istimewa. Semoga kemesraan seperti itu tidak cepat berlalu… Dan menjadi contoh untuk klub-klub lain mengadakan acara serupa yang seru, kami pun pasti siap berpartisipasi merusuhi acara hahahhaha :D

Racing itu membahagiakan…

Meski besok si OB tetap menjadi OB kembali, dan motor honda cub nya dipakai untuk belanja dan mengantar part ke bengkel bubut, dan kami bekerja mereparasi motor-motor pelanggan serta mengerjakan orderan, namun kenanagan indah 11 Maret 2012 bersama keluarga kuntul surabaya dan keluarga besar pemilik motor honda c70 se-Indonesia akan tetap di hati. Si honda black magic pun setia menunggu hajatan berikutnya…

TETAP SEHAT – TETAP SEMANGAT, BIAR BISA MODIFIKASI MESIN TIAP HARI

RAT MOTORSPORT INDONESIA

RAYA BYPASS JUANDA NO 1

SIDOARJO

085645577007